Jodoh Twins Yang Tertukar

Jodoh Twins Yang Tertukar
season 2 (makan bersama )


__ADS_3

Mereka semua menikmati makan malamnya dengan sangat meriah , Vera yang ikut sangat merasa senang dengan kehangatan keluarga Ayu


" Ayo nambah lagi Nak Vera , anggap rumah sendiri " ucap Bunda nya kembar


" sudah kenyang Bun " ucap Vera sudah sangat tenang.


" Alfi juga sudah kenyang Bun " ucap Alfi


" gak nanya " ucap bunda nya yang membuat Alfi seketika Skatmat


" hahahaha , makanya jadi orang jangan kebanyakan caper anak cicak " ucap Bimo membuat Alfi yang menatap nya sinis


" om kalau makan tu tau diri , lihat makanan nya , itu porsi buat 5 orang " ucap Alfi


" makanya jangan panggil om kesini kalau makanan mu gak mau habis " jawab Bimo santai


" iya panggil aja anak nya " saut Bagas


" ini juga kutu air , kamu sama bapak mu gak ada bedanya " ucap Alfi kesal


" kok malah ribut sih , makanan buat dimakan bukan buat di buang " ucap Ayu


" tu dengar kata ponakan ku anak cicak " ucap Bimo


" memangnya Alfi bukan ponakan om?? tanya Alfi


" gak Sudi " jawab Bimo lagi santai


" Daddy liat ni om Bimo " ucap Alfi kalah debat sama Bimo , sekarang dia sudah kewalahan meladeni Bimo padahal dulu saat kecil , dia selalu menang melawan aduh mulut siapa saja


" huh , sana ke Amerika lagi , datang kesini masih jaya bocah " ucap Bagas


" Dulu Oma sudah berdoa agar Bagas dan ayah nya gak sama tingkah nya tapi mungkin Tuhan tidak merestui nya " ucap Mami Yani


" siapa juga yang mau ikutin ayah , ternyata ayah yang nakal pas masih mudah sekarang Bagas yang di tendang kalau buat kenakalan dikit aja " ucap Bagas membuat orang menahan tawanya


" kau bersyukur sudah lahir didunia ini jadi anak ku " ucap Bimo


" kenapa malah bahas ini sih mas , sudah ahg , malas kalau kaya gini " ucap Dara


" wih kayaknya ada yang mau punya Adek lagi Gas " ucap Aidil cekikikan


" siapa Daddy ?? tanya Bagas


" kamu hahahaha " ucap Aidil membuat semua orang menatap Dara

__ADS_1


" apa ibu hamil ?? tanya Bagas tanpa ada rasa bersalah sama sekali


" apa kami akan punya Adek aunty ?? tanya Azkia tak kalah auntusias


Dara semakin panik dengan lontaran pertanyaan ponakannya tersebut


" yes , akhirnya Kami akan punya Adek " ucap Davira sangat senang


" Wei kenapa kalian mengambil keputusan begitu saja , kamu juga Dil kenapa mulut mu ingin di kacak " ucap Bimo tak kalah panik


"aunty gak hamil , kalian jangan percaya sama Daddy kalian " ucap Dara


" ibu , jangan lagi punya anak dari ayah , nanti ketularan lagi sikap ayah ,cukup Bagas saja yang merasakan nya " ucap Bagas lagi tanpa rasa berdosa sama sekali


" hahahaha trus kamu mau nya Ibu mu mengandung anak siapa gas " ucap Kevin tak bisa menahan tawanya sedangkan Bimo sudah menatap sinis putranya


" Gas , kamu durhaka sekali wahahaha " ucap Rei tak bisa juga menahan tawanya


" Bagas , gak boleh ngomong seperti itu Lo , kalau memang rezeki kenapa harus di tolak ya kan Dara " Ucap Yuli


" ini cucu ku kenapa mulut nya mau Oma tonjok aja ya " ucap mami Yani


" maksudnya Bagas itu Oma , cukup Bagas saja yang jadi anak kesayangan ibu dan ayah " ucap Bagas


" bukan anak kesayangan Ponakan aunty yang tampan tapi cukup Bagas saja yang jadi anak Durhaka Dara " ucap Siska


" iya sama kaya Mommy , dari dulu Davira minta tapi Mommy selalu bilang , nanti kalau ada waktu luang " ucap Davira membuat semua orang tertawa , kecuali Nurul yang sangat malu


" wahahahhaha , memang nya mau main bola , waktu luang " ucap Kevin


" maksudnya nanti waktu luang baru buat " ucap Rei santai


" apa kamu masih belum ada waktu luang berdua hahaha " ucap Siska


" astaga ni ibu ibu bapak bapak , anak anak pada disini , mereka gak boleh dengar kek gitu " omel Yuli


" iya padahal Alfi masih polos " ucap Alfi


" polos dari mana , kak Alfi aja sering ketemuan sama cewek " ucap Bagas membuat Alfi menatap nya tajam


" menakut kan sekali matanya kak Alfi " ucap Bagas yang sudah tak takut karena sudah banyak yang akan menolong nya


" Alfi " ucap Bunda nya tegas membuat Alfi hanya menoleh dengan wajah imut nya


" gak Bun , Bagas memang tukang bohong " ucap Alfi

__ADS_1


Alfi selamat karena Vera tiba tiba membuka suara membuat semua orang menoleh ke arah nya


" maaf , seperti nya saya akan pulang , ibu saya pasti sudah khawatir dengan saya " ucap Vera merasa tidak enak memotong pembicaraan mereka semua


" cepat bangat kak , nginap di kamar Ayu saja kak " ucap Ayu


" ide yang bagus tuh ayu " ucap Alfi dengan semangat 85 nya


" cepat bangat kalau mau caper " ucap Bagas


" maaf ayu , tapi ibu saya sendirian di rumah , kak Vera gak bisa tinggalkan ibu sendiri " jawab Vera menolak secara lembut


" Bagas antar ya kak " ucap Bagas ingin memancing Alfi dan benar saja , Alfi langsung menolaknya


" Wei kutu air , kamu masih kecil gak bisa jagain dia kalau ada apa apa , kalau aku pasti sudah bisa , jadi aku saja yang antar " ucap Alfi


" bilang aja mau dekatin kak Vera , susah banget ngomong nya " ucap Bagas


" jangan mau sama cucu Oma ya Vera , dia orang nya agak miring kaya om nya Bimo " ucap mami Yani


" kok ada nama ku barusan " ucap Bimo


" terimakasih tawarannya tapi Vera bisa pulang sendiri kok " jawab Vera


" loh , kok gitu Ver , kamu mau pulang sama siapa ?? tanya Yuli


" Vera pesan ojek online saja Bun " jawab Vera


" tidak , tidak , mendingan gak usah pulang kalau pakai ojek online malam malam gini , apalagi kamu perempuan , kamu di antar sama Bagas atau Alfi saja , Bunda gak mau dengar kata penolakan " ucap Yuli tegas


" siap Bun " ucap bareng Bagas dan Alfi


" kamu ngapain ikut ikutan " ucap Alfi


" tadi Bunda sebut namaku paling awal jadi Bagas yang secara resmi mengantar kak Vera " ucap Bagas


" aku sudah lebih mahir bawa mobil , jadi keselamatan Vera sudah terjamin " ucap Alfi


" Rumah kamu Dimana Nak ?? tanya Rei


" Di jln xxxxxxx " jawab Vera


" yasudah ayo kami antar sekaligus mau pulang , kebetulan searah " ucap Rei membuat Alfi dan Bagas menoleh ke arah Rei dengan wajah yang sangat kesal


" hahahaha , ayo kak , sama Davira dan orang tua ku , kalau sama Bagas dan kak Alfi nanti kakak di gombal " ucap Davira

__ADS_1


" loh , kok uncle ganggu aja sih " ucap kesal Alfi duduk


" sudah lah Alfi , lagian benar kata uncle mu , dia searah dan juga pasti aman " ucap Daddy nya


__ADS_2