Jodoh Twins Yang Tertukar

Jodoh Twins Yang Tertukar
Bagas ketakutan


__ADS_3

Bagas langsung berangkat ke arah rumah Vera , Bagas sudah mengetahui alamat Vera karena dia pernah mengantar Vera pulang saat selesai les mereka.


dengan senyuman yang terukir di bibirnya Bagas melajukan mobilnya ke arah tujuannya dan tak lama Bagas sudah sampai didepan rumah Vera.


Bagas langsung turun dan melangkah masuk dengan kotak kado ditangan nya , Bagas yang hendak mengetuk pintu kaget karena pintu langsung terbuka dan terlihat laki laki yang seperti seumuran dengan Alfa dan Alfi.


" apa dia pacar kak Vera " gumam Bagas sudah gemetaran.


" ada apa dan kamu siapa bro ?? tanya laki laki tersebut.


" saya murid les nya kak Vera , dan saya ingin memberikan hadiah untuk kak Vera " ucap Bagas dengan suara gemetaran.


" hadiah apa itu ?? tanya laki laki tersebut menjahili bahas dengan menatap tajam ke arah nya.


" astaga kenapa dia menatap ku seperti itu " gumam Bagas.


" ini bukan dari ku tapi kakak ku , iya iya ini dari kakak ku , aku disuruhnya untuk mengantar ke sini " ucap Bagas sudah terlihat panik.


" siapa Kakak mu , apa dia berani mendekati Vera hmm ?? tanya Danial sudah melangkah mendekati Bagas tapi Bagas refleks mundur.


Bagas yang sudah ketakutan langsung mengeluarkan ponselnya dan melihatkan fotonya bersama Alfa.


" *maaf kan aku kak , aku tidak mau mati disini , aku tidak bermaksud untuk mengorbankan diri mu tapi ini darurat kak " gumam Bagas.


" apa ini Alfa , tapi perasaan Alfa hanya punya adik cewek dan adik kembar laki laki nya , sedangkan dia seperti baru anak SMA " gumam Danial memperhatikan foto tersebut*.


" siapa namanya ?? tanya Danial.


" Alfa " jawab Bagas refleks lagi.

__ADS_1


" sialan si Alfa , apa dia berencana untuk menjahili ku lagi " gumam Danial tersenyum tipis.


" sini berikan padaku " ucap Danial dan dengan tangan gemetaran Bagas memberikan nya.


" aku sungguh menyesal , aku sedang seperti uji nyali " gumam Bagas.


" saya permisi kak " ucap Bagas.


" mau kemana kamu , sini masuk , aku tidak akan membiarkan mu lolos begitu saja " ucap Danial membuat Bagas menelan Salivnya kasar.


" tapi......" ucapan Bagas terpotong oleh Danial.


" tidak ada tapi tapian , kalau kamu tidak masuk aku akan menggantung mu di pohon mangga ku , apa kamu lihat pohon mangga itu , coba perkirakan tinggi nya " ucap Danial yang semakin membuat Bagas Sangat ketakutan.


" dia sangat mengerikan , tolong aku kak Alfa , aku sungguh menyesal , kak Vera kamu dimana selamatkan lah aku dari monster didepan ku ini " gumam Bagas sudah Sangat ketakutan.


" duduk lah disitu " ucap Danial menunjuk sofa sederhana yang ada di dalam rumah nya.


Bagas duduk dengan perasaan yang sudah sangat campur aduk , dia seperti merasa akan tamat hari ini.


Danial ikut duduk dan meletakkan kotak kado di samping nya.


Danial diam diam mengambil gambar Bagas yang ketakutan dan mengirim nya ke Alfa.


tak lama ponsel Danial berdering dan itu adalah Alfa yang menelfon nya.


" halo , apa kabar kamu ?? tanya Danial.


" baik , dan aku menelfon mu bukan karena aku kangen bodoh , aku hanya kaget melihat foto yang kamu kirim , dari mana kamu dapat foto nya yang seperti sedang di hakimi seperti itu , apa kamu tau kalau dia adalah sepupu ku " ucap Alfa pada intinya.

__ADS_1


" lihat lah dia " ucap Danial mengarahkan kamera nya ke Bagas yang semakin gemetaran dan ketakutan.


" kenapa dia ada disana ?? tanya Alfa.


" bukan kah kamu yang menyuruh nya ?? tanya balik Danial membuat Bagas yang mendengar nya merasa kaget dan penasaran


" siapa yang dia telfon kenapa suaranya gak asing bagiku " gumam Bagas.


" aku tidak menyuruh apa apa ke dia " jawab Alfa bingung.


" dia membawa kado buat adik ku , dan katanya kamu yang menyuruh nya " ucap Danial membuat Bagas kaget


" fiks , itu kak Alfa , bagaimana dia bisa kenalan dengan kak Alfa , mampus gue " gumam Bagas.


" aku tidak pernah menyuruh nya , berikan ke dia " ucap Alfa dan dengan segera Danial memberikan ponselnya kepada Bagas yang masih gemetaran.


" hei bodoh , apa yang kamu lakukan ?? tanya Alfa.


" ti...tidak kak " ucap Bagas gugup.


" kenapa kamu keringatan , apa kamu habis dimakan hantu ?? tanya Alfa.


" ti..ti..tidak kak " jawab lagi Bagas.


" kenapa kamu tau alamat teman ku , dan buat apa kamu membawakan adik nya kado , apa kamu kenalan dengan adik nya ?? tanya Alfa bingung.


" dia ternyata kakak nya , astaga aku hampir mati dibuat nya , dan apa kak Alfa tidak tau jika kak Vera adalah adiknya " gumam bagas.


" sudah aku ada urusan penting , kamu selesai kan urusan mu disana " ucap Alfa yang terlihat buru buru mematikan ponselnya.

__ADS_1


__ADS_2