Jodoh Twins Yang Tertukar

Jodoh Twins Yang Tertukar
ciuman secara tidak langsung.


__ADS_3

mereka berdua kembali diam , sibuk dengan layar hp nya masing masing , Danial menoleh ke arah Bagas yang terus melihat foto tersebut sambil tersenyum aneh.


" jangan ikut campur dalam hal ini " ucap Danial dengan suara serius.


" maksud nya ?? tanya Bagas.


" jangan ngomong apa apa ke Alfa , mungkin Alfa belum tau jika Vera adalah adikku begitu pun sebaliknya mungkin Vera juga belum tau jika Alfa adalah teman yang selalu ku ceritakan saat di London " ucap Danial membuat Bagas hanya mengangguk dengan wajah penuh kebingungan.


...........


Kini Alfa sedang duduk bersandar untuk menghilangkan rasa penat nya di sebuah restoran dekat perusahaan nya.


seraya menunggu pesanan nya datang Alfa memilih mengambil hp nya dan melihat pesan Bagas , Alfa dengan wajah bingung membuka dan kaget melihat foto nya bersama Alfa dan Alfi.


" sial bagaimana mungkin si Danial bodoh itu membiarkan nya mengambil foto tersebut " gumam Alfa kesal.


singkat cerita Alfa kini sudah menikmati makanan didepan nya tapi Alfa kaget saat perempuan datang menghampiri nya.


" kak Alfa " ucap perempuan tersebut yang seketika membuat Alfa menoleh ke arah nya.


Alfa menyipitkan matanya ke arah nya mencari tahu siapa perempuan yang baru saja menyapa nya , sedangkan perempuan yang tatap Alfa menjadi salting.


" kamu yang di rumah tadi kan ?? tanya Alfa dan dengan malu malu perempuan tersebut mengangguk.


" apa ada yang bisa saya bantu ?? tanya Alfa dingin.


" tidak " jawab elena cepat dengan kepala yang ikut menggeleng.


" trus ?? tanya Alfa lagi kembali melanjutkan aktivitas makan nya.


" kenapa aku jadi kaku begini " gumam Elena.


Elena yang tidak menjawab membuat Alfa kembali menoleh ke arah nya dengan tatapan dingin.


" apa kamu tidak mendengar pertanyaan ku ?? tanya Alfa.


" dengar kok , tapi...." ucapan Elena terhenti karena tidak tau mau mengeluarkan alasan apa saat ini.

__ADS_1


" aku mau ikut makan bersama kak Alfa " gumam Elena.


" duduk dan pesan lah makan " ucap Alfa seakan tau apa yang di inginkan oleh Elena.


" benarkah ?? tanya elena dengan cepat dan wajah yang sangat senang.


" aku benar benar tidak akan mengulangi kata kata ku , jadi terserah mu " ucap Alfa tanpa menoleh ke arah Elena.


" hiks...hiks..dia kenapa sangat dingin , tapi kenapa aku terpesona dengannya hihihi " gumam Elena langsung ikut duduk.


Elena memesan makanan nya , saat menunggu hanya ada keheningan di meja tersebut membuat elena semakin dibuat keringat dingin.


Ayu , Davira dan Azkia yang tadinya ingin menemui Alfa di kantor tapi saat sudah sampai mereka bertiga tidak melihat keberadaan kakak nya membuat mereka bertanya kepada karyawan disana.


Mereka mendapatkan informasi dari salah satu karyawan yang tidak sengaja melihat Alfa saat hendak makan siang , mereka bertiga dengan wajah imut nya langsung menuju ke arah tempat yang di katakan karyawan tadi.


" mana kak Alfa berada " ucap ayu mengintai ke tempat makan tersebut.


" apa kamu melihat nya Azkia , Vira ?? tanya ayu tapi tidak mendapat jawaban drai sepupunya.


" ayu sini " ucap Azkia langsung menarik tangan Ayu dan bersembunyi.


" lihat lah di pojok sana , kak Alfa sama perempuan " ucap Vera membuat ayu menoleh ke arah yang di tunjuk oleh Azkia.


" wah kak Alfa sudah besar " ucap Davira membuat ayu dan Azkia menatap nya kesal.


" aku akan melaporkan ke bunda " ucap ayu ingin mengeluarkan ponselnya tapi di tahan oleh Azkia.


" tunggu dulu " ucap Azkia mengambil ponselnya dan memotret Alfa beberapa kali.


" itu bukannya kak Elena ya ?? tanya Davira membuat mereka berdua kaget dan langsung menatap nya.


" iya yah , itu kak Elena " ucap Azkia.


" aku ada ide " ucap Davira.


" kita rekam saja dan kita melangkah ke sana untuk menciduk mereka " ucap Davira.

__ADS_1


" tapi apa tidak ada masalah nantinya ?? tanya Azkia.


" let's go " ucap Davira sudah melangkah duluan dengan hp yang sudah berada dalam keadaan merekam.


Ayu dan Azkia hanya mengikuti drai Belakang dan saat sudah dekat Davira mengedipkan matanya ke arah Ayu dan Azkia yang membuat mereka kebingungan maksud dari kode tersebut.


" kagetkan " ucap Davira berbisik dan hanya di angguki oleh mereka.


Davira memberikan hitungan dengan jarinya saat sudah tiga mereka dengan kompak mengagetkan Alfa.


" waaaaaahh " ucap Mereka bertiga kompak.


" uhuk...uhuk.. " Elena yang kaget keselek dengan makanan nya membuat Alfa refleks memberikan minum yang ada didepannya tanpa melihat gelas terlebih dahulu.


" cieeeeeeee " ucap mereka bertiga yang membuat Alfa menatap nya kesal.


" kenapa rasa nya beda " gumam Elena dan melihat minuman yang diminum nya.


*Elena seketika terdiam menatap minuman tersebut dengan dada yang sudah dag dig dug deg dog.


" ini minuman kak Alfa , ini bukannya sama saja ciuman secara tidak langsung " gumam Elena semakin merona merah*.


" kenapa kalian disini , dan apa apaan kalian mengagetkan orang seperti itu , itu bukan hal yang lucu , itu kejahilan yang bisa membuat orang mati seketika jika mempunyai riwayat jantung " ucap Alfa.


" apa aku punya riwayat jantung , jantungku berdegup sangat kencang " gumam Elena.


" maaf kak " ucap mereka bertiga dan langsung ikut duduk.


" kalian diam diam ya , tenang ayu tidak akan lapor ke bunda " ucap Ayu.


" kenapa wajah kak Elena merah , apa kak elena malu ketahuan kami hahaha , kak elena tidak perlu malu anggap kami orang lain saja " ucap Azkia.


" ti...ti...tidak " ucap elena gugup.


" bentar lagi kita akan merayakan pesta pernikahan kak Alfa dan kak elena " ucap Davira.


" kasih mereka makanan yang mereka mau " ucap Alfa dan di angguki oleh pelayan yang datang karena di kasih kode panggilan oleh Alfa.

__ADS_1


" Kakak duluan , kalian sarapan lah " ucap Alfa langsung pergi begitu saja.


__ADS_2