KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 128 - Konflik Dalam


__ADS_3

"Dunia Tersembunyi... kau menemukan sesuatu seperti ini. Berapa banyak yang kau miliki ?" Tanya Xiao Ra yang terlihat sangat bersemangat.


"Awalnya aku memiliki lima... aku menjual satu dan mendapat 10 Juta Batu Roh, satunya lagi aku berikan kepada Ibuku dan setelah aku membicarakan hal ini dengan Ayahku. Maka sudah diputuskan sisanya akan diberikan kepada Keluarga Xiao. Karena Ayahku sangat menghargai Keluarga ini maka sebagai Anak aku tidak bisa menolak permintaanya." Xiao Yuan sedikit membual dan mencari wajah yang baik untuk Ayahnya.


"10 Juta Batu Roh ?" Xiao Ra terkejut dengan sumber kekayaan Xiao Yuan.


Ini sama dengan pendapatan keluarga mereka selama satu tahun dan jumlah ini sungguh sangat banyak. Bahkan Artifak Tingkat Penciptaan dengan Kualitas yang bagus hanya berharga kurang dari dua juta.


"Sebuah keberuntungan memiliki Ayah dan Anak yang merupakan satu Keluarga." Xiao Sheng berkata dengan jujur.


Xiao Ra terlihat bersemangat dan berkata, "Jika kita memberikan hal ini kepada mereka bertiga, bukankah Jenius nomer satu akan berpindah tangan ke Xiao Kang. Putraku akan mencapai pencapaian yang besar dan segera menerobos Tingkat Penciptaan."


Xiao Sheng menyimpan Kotak Obat kedalam Cincin Ruang dan berkata, "Dalam mimpimu... aku sudah memiliki wawasan yang baru, jika mereka menginginkannya maka membuat pencapaian yang bagus. Mereka harus merasakan kesulitan untuk menjadi kuat, jika tidak mereka tidak akan berguna dan akan memiliki ketergantungan kepada kita."


"Ayah benar dan Anak ini akan mengikuti keputusannya." Kata Xiao Ra dengan jujur.


Xiao Ra memang Ayah Kandung dari Xiao Kang, namun dia sekarang adalah Patriak Keluarga Xiao dan dia harus mengutamakan kebaikan Keluarga Xiao.

__ADS_1


Masih belum terlambat untuk menyerahkan hal ini dikemudian hari dan para Generasi Muda harus belajar untuk merasakan kesulitan.


"Disisi lain Anak yang paling muda memiliki pemikiran yang jauh lebih unggul dari para Kakaknya." Xiao Sheng terlihat sangat senang karena Xiao Yuan dapat hidup dengan mandiri.


"Kakek terlalu memuji... Anak ini hanya belajar dari pengalaman hidup yang dipaksakan. Ketika berada di Sekte Langit aku harus membiayai hidupku sendiri dan merasakan kelaparan." Xiao Yuan berkata dengan jujur.


"Sepertinya keputusan Xiao Rong mengirim dirimu kesana adalah pilihan yang tepat. Dirimu yang sekarang sudah pantas mewarisi jabatannya sebagai Tuan Kota." Xiao Sheng berkata dengan jujur.


"Anak ini masih ingin berpetualang dan melihat Dunia yang indah." Xiao Yuan menolak hal ini dengan keras.


"Kalau begitu kami akan pergi... istirahatlah dengan baik dan bersiap untuk besok." Xiao Sheng membawa Xiao Ra dan tidak berencana untuk mengganggu Xiao Yuan.


Keesokan harinya semua orang sudah berkumpul didepan Pintu. Ketika Xiao Yuan muncul ketiga Saudaranya bergegas menemuinya.


"Adik... jika kau memiliki barang sebagus itu mengapa tidak langsung menyerahkan kepada Kakak keduamu ini. Bukankah kita memiliki waktu yang panjang saat itu !" Kata Xiao Dong dengan kesal.


"Itu benar." Xiao Yang juga sependapat dengan Xiao Dong.

__ADS_1


"Apa yang sedang kalian lakukan... Adik keempat memiliki alasannya sendiri. Lagi pula Pil Roh itu memang ditujukan untuk kita, kalian berdua hanya perlu membuat pencapaian dan tidak mengecewakan Kakek." Kata Xiao Kang dengan kesal.


Xiao Yuan tersenyum dan mengepalkan tinjunya, "Aku minta maaf... sebelumnya aku memiliki niat untuk memberikannya kepada kalian. Namun Ayahku meminta agar hal ini diatur oleh Patriak dan membiarkannya memutuskan, Adik ini tidak berani bertindak lancang dan tidak mematuhi Ayahnya !"


Xiao Kang memegang pundak Xiao Yuan dan berkata, "Tidak apa-apa... aku menghargai niat baikmu itu. Perintah dari Paman Xiao Rong itu sudah benar, lagi pula Pil Roh itu memang ditujukan untuk kami bertiga. Kakek hanya mengulur waktu dan membiarkan kita fokus dalam acara ini, jadi aku berterimakasih karena sudah membawa hal baik ini untuk kami !"


"Huh... kita diminta untuk membuat pencapaian terlebih dahulu dan Kakak pertama adalah orang yang paling dekat dengan Tingkat Penciptaan. Secara otomatis Kakak pertama akan mendapatkannya lebih dulu, apakah aku salah !" Kata Xiao Yang dengan dingin.


Xiao Dong mengangguk dan setuju dengan hal ini, terlebih Xiao Kang adalah yang Tertua dan sudah mewarisi Gelar Patriak Masa depan. Jika dia berhasil menerobos Tingkat Penciptaan maka hal ini akan memperkuat posisinya dimasa depan.


"Hahaha... jangan salahkan aku... salahkan saja diri kalian yang lemah." Xiao Kang berkata dengan bangga.


"Cuih... untuk seseorang yang sudah dihajar oleh seorang wanita, kau menyebut dirimu itu kuat. Jika aku jadi kau maka aku akan bersembunyi dilubang untuk seumur hidupku." Xiao Dong mencibir dengan jijik.


Niat membunuh terlihat jelas dimata Xiao Kang dan berkata dengan dingin, "Untuk seseorang yang masih dibawahku kau terlalu sombong, lain kali berbicaralah dengan sopan atau aku yang akan mendisiplinkan dirimu nanti."


Mereka bertiga terlihat sangat berapi-api dan Xiao Yuan merasa tidak senang dengan hal ini.

__ADS_1


"Kalian jangan bertengkar atau Kakek akan marah melihat hal ini. Jika hal ini dilihat orang lain kalian bertiga akan kehilangan wajah dan Paman akan menghukum kalian bertiga." Kata Xiao Yuan dengan kesal dan segera masuk kedalam Kereta.


Mereka bertiga mendengar perkataan Xiao Yuan dan menghentikan pertengkaran kecil ini, segera mereka bertiga naik dan berangkat ke Kota Awan.


__ADS_2