KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 467 - Memberikan Momen


__ADS_3

Sampainya mereka di Pulau Melayang Bulan Xiao Yuan membawa mereka ketempat minum teh ditengah Kolam. Tao Lingwan membuat teh untuk mereka dan aromanya sungguh sangat menyegarkan.


"Kapan Kakak Lei Yun Ting akan datang kemari ?" Tanya Tao Lingwan dengan penasaran.


"Dia akan datang tapi aku tidak tahu kapan dia akan sampai disini, kita hanya perlu menunggunya dan dia akan tiba dengan sendirinya." Kata Xiao Yuan dengan santai.


"Kakak Lei Yun Ting sangat mencintai Suami... aku yakin dia akan langsung berangkat dan tiba dengan cepat ketempat ini." Kata Tao Lingwan dengan jujur dan duduk disamping Xiao Yuan.


Jia Yie tersenyum dan berkata, "Bukankah ini tidak adil... Kakak Tao memiliki kesempatan untuk mengenal Kakak Lei Yun Ting, aku menyesal karena tidak lolos keputaran kedua."


Tao Lingwan hanya bisa tertawa kecil dan berkata, "Jangan pedulikan masalah kecil."


Xiao Yuan memegang tangannya yang lembut dan berkata, "Jangan dibingungkan... Lei Yun Ting tidak akan mempermasalahkan diriku yang memiliki kalian."


"Lalu apakah kau sudah mendapatkan persetujuan dari Ayahku ?" Tanya Jia Yie dengan penasaran.

__ADS_1


"Tuan Bayangan Jiwa tidak mempermasalahkan hubungan kita. Beliau menitipkan dirimu kepadaku dan memintamu untuk berlatih dengan keras." Kata Xiao Yuan dengan jujur.


Tao Lingwan tersenyum dan berkata, "Selamat Adik Jia Yie... kau sudah mendapatkan Pria yang kau inginkan. Mulai sekarang kau harus menbantuku mengurusnya dan panggil dia Suami mulai sekarang !"


Jia Yie merasa sangat malu namun dia tidak bisa menyembunyikan ekspresi bahagia diwajahnya, bersama dengan Xiao Yuan sudah menjadi pilihannya sendiri, terlebih Tao Lingwan juga sangat baik dan mereka dapat rukun dimasa depan.


"Aku akan memberimu hadiah." Tao Lingwan mengangkat tangannya dan gumpalan cahaya masuk kedalam kepala Jia Yie, "Itu adalah Teknik Kultivasi Ganda yang aku gunakan bersama dengan Suami. Luangkan waktumu untuk menggunakannya... aku yakin tidak akan membutuhkan waktu lama sampai kau menyusul kami."


"Terimakasih... aku tidak sabar untuk mencobanya !" Kata Jia Yie dengan bahagia.


Tao Lingwan tidak bisa menahan diri karena malu, "Tidak... aku akan memberikan waktu untuk kalian menghabiskan waktu bersama. Terlebih aku punya hal yang harus dilakukan di Pulau Melayang Bunga, jadi aku akan pergi meninggalkan Suami dibawah perawatanmu."


"Apakah Kakak Tao Lingwan tidak ingin berlatih bersama kami ?" Kata Jia Yie dengan bingung.


"Adik akan mengerti maksudku dan ini adalah waktu untuk kalian." Tao Lingwan segera pergi dan terbang ke Pulau Melayang Bunga.

__ADS_1


Bagaimanapun Xiao Yuan dan Jia Yie adalah pasangan baru. Tao Lingwan harus sedikit mengalah dan memberikan mereka berdua kesempatan untuk membuat momen indah mereka.


Xiao Yuan memiliki lima orang Istri sekarang dan mau atau tidak mereka berlima harus bersikap adil. Memang harus diakui bahwa mereka memiliki perasaan untuk memonopoli Xiao Yuan sendiri, namun demi kebaikan mereka bersikap adil sangat diperlukan.


Setelah Tao Lingwan pergi Xiao Yuan menjentikkan jarinya dan Pelindung besar mulai terbentuk. Jia Yie sedikit bingung untuk membuka pembicaraan dengan Xiao Yuan, namun dengan cepat Xiao Yuan menariknya dan menggendongnya untuk masuk kedalam.


"Ini ?" Jia Yie merasa sangat malu dan terlihat gugup.


"Bukankah kau sangat ingin berlatih... maka kita harus melakukannya sekarang. Terakhir kali aku menahan diri kepadamu sewaktu berada di Dunia Pasif, karena kau sekarang merupakan Wanitaku maka aku tidak akan menahan diri." Kata Xiao Yuan sambil menggoda Jia Yie.


Setelah mereka sampai dikamar Xiao Yuan meletakkannya ditempat tidur. Jantung Jia Yie berdegup dengan cepat dan dia mulai sedikit panik.


"Kaka.. tidak... Suami... bukankah ini terlalu cepat untuk kita, apakah yang dimaksud dengan Kultivasi Ganda adalah berlatih dengan cara seperti ini ?" Jia Yie berkata dengan malu.


"Ya... begitulah... Tao Lingwan sengaja pergi untuk memberikan momen kepada kita berdua. Atau apa mungkin kau tidak mau bersama denganku, jika kau tidak mau maka aku bisa berjanji untuk tidak menyentuhmu !" Kata Xiao Yuan dengan santai.

__ADS_1


"Tolong jangan... aku bukannya tidak mau tetapi aku sangat malu. Aku tidak memiliki pengalaman apapun dalam hal ini dan sedikit takut." Kata Jia Yie dengan malu.


__ADS_2