KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 466 - Ijin Diberikan


__ADS_3

Jia Shie mengangguk dan mengerti dengan informasi baru yang dikatakan Xiao Yuan, Wilayah Leluhur tidak lebih hanya sebuah potongan dari lima tempat yang besar.


Keempat tempat ini saling mendekat dan suatu saat nanti akan menyatu menjadi satu tempat yang besar. Jika Wilayah Leluhur memiliki lima Kaisar Bergelar maka setidaknya setiap masing-masing dari Wilayah ini juga memiliki jumlah yang sama.


Tidak masalah jika mereka menerima semuanya dengan damai, namun takutnya beberapa orang mungkin akan serakah dan memakan satu sama lain untuk keuntungan mereka.


Sulit untuk percaya jika hal ini dikatakan oleh orang lain, tapi informasi ini berasal dari Xiao Yuan yang sumbernya tidak lain adalah Kaisar Perang.


"Untuk sekarang lebih baik menyimpan berita ini untuk diri sendiri dan tidak menciptakan kepanikan. Siapa saja yang mengetahui hal ini ?" Tanya Jia Shie dengan dingin.


"Tidak ada... aku juga memikirkan hal yang sama dan tidak berani menyebar luaskan informasi ini." Jawab Xiao Yuan dengan jujur.


"Bagus... aku harus memberitahu ini kepada Kaisar Api. Aku dengar kau memiliki konflik dengan Gedung Pembunuh, apakah kau perlu bantuanku ?" Tanya Jia Shie dengan penasaran.

__ADS_1


"Tidak... Anak ini memiliki masalahnya sendiri dan orang dewasa tidak perlu untuk membantu." Kata Xiao Yuan dengan tegas.


"Gedung Pembunuh memiliki dukungan dari Kaisar Darah dibelakangnya. Awalnya kami para Kaisar juga tidak senang dengan hal semacam ini, tapi Kaisar Darah sangatlah kuat dan sulit untuk menggoyahkannya. Sebelum kau cukup kuat maka jangan bertindak gegabah... atau mungkin pertempuran antara kami akan pecah sekali lagi karena tindakan gegabah yang kau lakukan." Kata Jia Shie dengan jujur.


"Anak ini sepenuhnya mengerti." Kata Xiao Yuan dengan hormat.


"Aku akan mengirim dirimu kembali dan sisanya serahkan padaku. Jika kau merasa memerlukan sesuatu maka pergilah ke Kerajaan Bayangan Jiwa bersama Jia Yie." Kata Jia Shie dengan jujur.


Xiao Yuan mengangguk dan lingkaran cahaya muncul dibawah kakinya, segera dia menghilang dari tempat itu dan kembali ke Sekte Bulan Cerah.


Duan Rong tidak bisa menahan diri untuk tidak bangga. Sekte Bulan Cerah dibawah arahannya sudah melahirkan bakat yang luar biasa, bahkan mendapatkan peringkat pertama dan mengharumkan nama Sekte.


Tian Du menepuk pundaknya dan berkata, "Kau sudah bekerja keras... bahkan pemahaman Dao milikmu jauh melebihi diriku."

__ADS_1


"Murid ini tidak sebaik Master." Kata Xiao Yuan dengan hormat.


"Kau bisa beristirahat di Pulau Melayang Bulan, jika aku membutuhkanmu maka aku akan memanggilmu nanti. Untuk sekarang beristirahat saja terlebih dahulu !" Kata Tian Du dengan santai.


"Tapi aku ingin meminta ijin terlebih dahulu kepada Master Sekte Duan Rong !" Kata Xiao Yuan dengan serius.


"Apakah ada sesuatu yang kau butuhkan... selama tidak berlebihan maka aku tidak keberatan untuk memberikannya." Kata Duan Rong dengan jujur.


Xiao Yuan tersenyum dan berkata, "Istriku Lei Yun Ting akan datang ke Sekte Bulan Cerah... bisakah aku membawanya tinggal di Pulau Melayang Bulan ?"


"Pulau Melayang bukanlah aset pribadi dari Sekte Bulan Cerah dan milik dari Leluhur, karena kau adalah pemiliknya sekarang maka kau bebas membawa siapapun. Tapi tetap saja ada batasan bagi orang luar... Istrimu bukan Murid Sekte dan tidak memiliki hak untuk menggunakan semua jenis latihan ditempat ini atau membuat keributan." Duan Rong setuju dengan permintaan Xiao Yuan dengan sedikit batasan.


"Terimakasih Master Sekte." Xiao Yuan membungkuk dan berpamitan kepada semua Tetua.

__ADS_1


Semua orang sangat ingin bergaul dengan Xiao Yuan dan menanyakan beberapa saran, namun Xiao Yuan tidak terlalu senang untuk menghadapi mereka semua dan sangat malas.


Xiao Yuan membawa Jia Yie dan Tao Lingwan bersama dengannya ke Pulau Melayang Bulan, satu persatu semua orang mulai bubar dan memulai kegiatan mereka masing-masing.


__ADS_2