
Udara disekitar mereka mulai berubah dan Xiao Yuan mengaktifkan Fase kedua dari Teknik Binatang Suci. Rambutnya perlahan berubah menjadi Putih keemasan dan Tato emas mulai menyebar dilengannya.
Auranya terlihat sangat tenang namun Cheng Hangji merasakan sedikit kegelisahan didalam hatinya. Seolah instingnya mengatakan bahwa Pria didepannya saat ini merupakan sebuah Gunung yang tidak bisa dihancurkan.
Xiao Yuan memegang Pedang Dewa Petir dan kegelapan yang kuat menyelimuti Pedangnya, Petir Emas mulai menyatu dengan Kegelapan dan memancarkan perasaan yang sangat berbahaya.
*Ngung.*
Pedang ditangan Xiao Yuan mulai berdengung dan Auranya meledak, "Kau memaksaku menggunakan Teknik ini, sekarang pilihanmu satu-satunya hanyalah mati !"
"Berani ?" Cheng Hangji berteriak dengan marah dan tangannya yang besar diselimuti Api Merah yang ganas.
Cheng Hangji melompat keatas langit dan menukik kebawah seperti meteor, tinjunya yang ganas diarahkan langsung kearah Xiao Yuan dan Aura Panas menyebabkan kehancuran ditempat itu.
"Teknik Pedang Pembunuh para Dewa." Pedang ditangan Xiao Yuan mulai berdengung.
Kedua Atribut saling bercampur dan Qi Pedang yang ganas sudah seperti ombak besar yang bergerak kearah Cheng Hangji. Tubuh Cheng Hangji ditelan oleh Ombak Qi Pedang dan Petir Emas yang kuat menyiksa tubuhnya.
__ADS_1
Cheng Hangji berteriak kesakitan dan tubuhnya perlahan mulai membeku. Indranya dilemahkan oleh Atribut Kegelapan dan Petir Emas membuatnya tidak dapat bergerak.
Cheng Hangji berpikir kalau dirinya terlalu ceroboh, sejak awal dia harus mengikuti instingnya dan lari. Setelah Xiao Yuan menggunakan Teknik yang aneh, kekuatannya berlipat ganda dan jauh mengungguli dirinya.
Xiao Yuan melesat kearah Cheng Hangji dan dengan kecepatan yang luar biasa dia sudah berdiri didepannya. Tangan Xiao Yuan dialiri dengan Api Petir Emas dan menusuk dada Cheng Hangji.
Akar Spiritual Emas mulai berdengung dan menyerap Energi Spiritual didalam tubuh Cheng Hangji. Perlahan ukuran tubuhnya kembali normal dan Cheng Hangji mengerang kesakitan, darah menyembur dari mulutnya dan ekspresinya terlihat sangat panik.
"Berhenti... aku kalah... jangan bunuh aku !" Cheng Hangji berteriak dengan panik, "Jika kau melakukannya maka Pemimpin kami akan membunuh kalian semua. Kau memiliki kekuatan yang luar biasa dan selama kita pergi bersama di Dunia yang lebih tinggi kita..."
*Cough.*
Perlahan Xiao Yuan kembali normal dan Cheng Hangji mati ditangannya. Segera dia mengambil Cincin Ruang milik Cheng Hangji dan membuang tubuhnya ketengah medan perang.
Segera dia perlahan turun dan duduk berkultivasi, dia memurnikan Kekuatan Spiritual yang diserap Akar Spiritual dari Cheng Hangji dan mulai berkultivasi.
Disisi lain medan perang menjadi lebih ganas bahkan setelah kematian Cheng Hangji, Kelompok Penyembah Naga seperti orang gila dan tidak mundur dalam pertarungan.
__ADS_1
Ular Naga terlihat sangat kuat dan Bao dapat menahannya dengan cengkraman cakarnya. Qin Yue menyerang bersama dengan Lei Yun Ting, namun sisik ditubuhnya terlalu keras dan sulit untuk melukainya.
Ratusan Kultivator Tingkat Penciptaan bergerak kearah mereka dan berniat untuk membantu Ular Naga. Namun Asap Racun Chen Jian membuat mereka tidak berani mendekat.
Chen Jian menuangkan Origin Qi kedalam Tombak dan mulai berdengung. Sisiknya yang keras memang sulit untuk ditembus, namun bukan berati tidak ada kelemahan.
Chen Jian tidak tahu Beruang Batu ini, tapi sepertinya mereka berada dipihak yang sama dan Bao menahan Ular Naga dengan baik.
Chen Jian melemparkan Tombak dengan sekuat tenaga dan daya hancur Artifak Tingkat Origin terlihat mengerikan, Tombak itu mengenai mata dari Ular Naga dan membuatnya kesakitan.
Salah satu matanya buta dan Racun mulai menyebar, Qin Yue yang melihat hal ini berkata, "Saudari Lei Yun Ting... Matanya adalah bagian yang tidak terlindungi, selama kita bisa membuat serangan yang cukup dalam. Seharusnya kita bisa membunuhnya dengan cara menghancurkan otaknya !"
"Kalau begitu mari lakukan... dukung aku dengan serangan terkuatmu." Kata Lei Yun Ting dengan tegas.
Sebelum mereka mengambil gerakan tiba-tiba sebuah Anak Panah Hitam melesat melewati mereka dan meledak diatas langit. Sebuah Anak Panah Hitam dengan ukuran yang besar mulai terbentuk dan melesat kebawah dengan Aura membunuh yang mengerikan.
*Boom.*
__ADS_1
Panah Hitam itu tepat mengenai kepala Ular Naga dan menciptakan lubang, darah menyembur dan lilitan Ular Naga perlahan mulai melemah. Bao akhirnya dapat bergerak dengan bebas dan kembali ke ukuran semula.
Xiao Yuan menghela nafas dan kembali menyimpan Busurnya. Perlahan dia mulai menyerap Aura Dunia dan mengisi kembali Origin Qi miliknya. Kali ini dia benar-benar kelelahan karena menggunakan dua serangan besar untuk membunuh lawannya.