KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 212 - Tangisan Cai Lin


__ADS_3

Penjaga Toko menatap Xiao Yuan dengan ngeri dan tidak berani membuka mulutnya, dilihat dari pakaiannya Xiao Yuan mungkin memiliki identitas yang luar biasa dan semua orang yang berkumpul melihat keributan segera melarikan diri.


Xiao Yuan membawa Hei So duduk dikedai teh dan berkata, "Sekarang kau bisa berbicara tanpa ada gangguan, dimana mereka semua dan ceritakan keadaan Sekte Langit saat ini !"


"Gelombang Beast dalam skala besar muncul di Benua Tianxuan. Master Sekte dan yang lainya tertinggal disana demi mengulur waktu bagi semua orang untuk lari melewati Array Pemindahan di Kota Pelabuhan, karena kami tidak memiliki Batu Roh semua Murid yang berhasil kemari terpaksa tinggal di Hutan."


Hei So menundukkan kepalanya dan menangis, "Kami sudah melalui hari yang berat dan bekerjasama, namun masih saja orang yang berbuat jahat. Senior Hong Feng mati ditangan mereka dan sekarang Saudari Lei Yun Ting yang melindungi semua orang dibawah tekanan dari Sekte Seribu Ular dan Sekte Daun Gugur."


*Krak.*


Xiao Yuan meremas cangkirnya dan membuatnya hancur. Aura membunuh terlihat jelas dimatanya dan saat ini hatinya penuh dengan amarah yang besar.


"Lalu... dimana Cai Lin ?" Tanya Xiao Yuan dengan pelan.


"Saudari Cai Lin saat ini berada dibawah Perlindungan Lei Yun Ting. Awal mula kedua Sekte ini menyerang disebabkan oleh Saudari Cai Lin, kemampuan Alkemisnya menarik perhatian mereka dan sepertinya akan digunakan untuk kerja paksa oleh mereka." Hei So berkata dengan jujur.


"Bagus... bawa aku bertemu dengan mereka." Xiao Yuan membungkus Hei So dengan Qi miliknya dan membawanya terbang keluar Kota.

__ADS_1


Hei So menunjukkan arah dan Chen Jian mengikuti mereka dari belakang. Chen Jian berpikir kalau mungkin ini adalah kali pertama dia melihat Xiao Yuan frustasi dan marah.


Kemungkinan kedua Wanita ini bisa disejajarkan dengan Qin Yue dan kedua Sekte ini tidak akan berakhir dengan baik. Xiao Yuan bukanlah tipe orang yang akan memaafkan seseorang setelah mengarahkan niat jahat kepadanya.


Setelah beberapa waktu mereka masuk kedalam Hutan dan terlihat banyak orang yang berkumpul dibawah membuat perkemahan. Tidak hanya Murid Sekte Langit, namun ada beberapa orang yang berasal dari kelima Sekte yang ikut bersama-sama.


Mereka bertiga perlahan turun dan semua orang memasang sikap waspada, namun Hei So segera menjelaskan semuanya kepada mereka dan salah seorang Pria yang terlihat tidak asing berjalan kearah Xiao Yuan.


"Saudara Xiao lama tidak bertemu !" Kata Bu Feng dengan sopan.


"Ya." Xiao Yuan tersenyum dan berkata, "Sepertinya Saudara Bu Feng sudah mengalami hari-hari yang berat, dimana Lei Yun Ting dan Cai Lin sekarang ?"


Xiao Yuan memegang pundak Bu Feng dan segera pergi untuk menemui Cai Lin. Disana terdapat seorang Wanita yang duduk didepan makam, pakaiannya terlihat lusuh dan dia hanya menangis seharian penuh.


Cai Lin sudah kehilangan Kakaknya dan bahkan hidup atau mati Keluarganya dia tidak tahu pasti, Benua Zien sungguh sangat keras dan yang kuat memakan yang lemah.


Mereka datang ketempat ini untuk mencari perlindungan namun siapa yang menyangka bahwa mereka akan mendapatkan nasib yang sangat buruk. Jika bukan karena Lei Yun Ting yang merupakan Ahli Tingkat Penciptaan, mungkin semua orang sudah mati dibawah serangan kedua Sekte yang serakah.

__ADS_1


Cai Lin tahu bahwa satu-satunya harapan bagi mereka adalah dengan bertemu Xiao Yuan, namun mereka tidak bisa pergi karena tertahan ditempat ini dan hal ini membuatnya sangat sedih.


Suara langkah kaki terdengar dari belakang dan Cai Lin berbalik untuk melihatnya, "Siapa ?"


Sosok Xiao Yuan mulai terlihat sangat jelas dan Cai Lin sangat terkejut. Perlahan Xiao Yuan duduk disampingnya dan melihat kuburan Hong Feng.


Xiao Yuan memegang tangan Cai Lin dan berkata, "Mulai dari sini kau bisa beristirahat dengan tenang, aku akan menjaga Adikmu dan tidak akan membiarkannya menderita. Aku akan membunuh kedua Sekte ini dan membalaskan dendamu !"


Cai Lin memeluk Xiao Yuan dan menangis dengan keras, tangisannya bahkan terdengar sampai ditelinga semua orang dan perasaannya saat ini bercampur aduk hingga membuatnya kebingungan.


Xiao Yuan memeluk Cai Lin dan mengusap punggungnya, dia akan membiarkan Cai Lin untuk menangis sepuasnya sampai dia tenang. Xiao Yuan memberikan Pesan Kesadaran Ilahi kepada Chen Jian dan menyuruhnya untuk segera datang.


Chen Jia berdiri didepan Xiao Yuan dan berkata, "Apa yang bisa saya lakukan Tuan ?"


"Lokasi Sekte Seribu Ular dekat dari sini bukan ?" Tanya Xiao Yuan dengan dingin.


"Benar." Chen Jian menjawab dengan jujur.

__ADS_1


"Seret Master Sekte mereka kemari dan ambil semua Harta mereka." Perintah Xiao Yuan dengan tegas.


"Baik Tuan." Chen Jian segera pergi dan melaksanakan perintah Xiao Yuan.


__ADS_2