
Keesokan paginya Xiao Yuan bersama yang lainya pergi kedepan Gerbang Pintu Sekte, setidaknya ada seribu orang yang berniat mendaftar untuk bergabung dengan Sekte Bulan Cerah.
Seribu orang ini memiliki basis Kultivasi yang sama yang berada di Tingkat Origin Lapisan pertama, namun ada beberapa yang berada di Lapisan kedua. Mereka mulai saling membentuk kelompok mereka masing-masing dan memutuskan untuk bekerjasama.
"Senior... apakah kau melihat pertarungan luar biasa Putra Dewa dan Kuda Hitam kemarin, Niat Pedangnya sangat luar biasa dan tidak kalah dari Senior ?" Tanya Shan Yie dengan santai.
"Kemarin juga aku berlatih didalam Arena Virtual, aku sama sekali tidak tahu apapun. Memangnya bagaimana jalannya pertarungan mereka ?" Xiao Yuan juga sedikit penasaran dengan hal ini.
"Kuda Hitam ini sangat luar biasa dan mengalahkan semua lawannya dengan mudah, orang ini sangat misterius dan bernama Dao Yuan." Kata Shan Yie dengan jujur.
Xiao Yuan membuka matanya lebar-lebar dan sangat terkejut, Dao Yuan adalah nama Arena Virtual miliknya dan sejak kapan dia memulai pertarungan dengan Putra Dewa. Setelah berpikir untuk beberapa waktu akhirnya Xiao Yuan mulai sadar dan mengingat wajah seorang Pria.
"Hm... apakah kau maksud Putra Dewa Chang Sheng yang bertarung dengan Dao Yuan itu ?" Tanya Xiao Yuan dengan keringat dingin.
Shan Yie mengangguk dan berkata, "Benar sekali... berita ini sudah menyebar sangat luas dan wajah dari Putra Dewa Chang Sheng saat ini jatuh. Sesaat aku berpikir kalau Dao Yuan adalah Senior, tapi aku rasa tidak mungkin karena Senior hanya Kultivator Tingkat Origin Lapisan pertama."
__ADS_1
Xiao Yuan menggaruk kepalanya dan tersenyum, "Benar sekali."
Tiba-tiba seseorang menabrak Xiao Yuan dari belakang dan membuatnya terjatuh, Xiao Yuan melihatnya dan seorang Gadis dengan pakaian yang cukup bagus tidak sengaja menabraknya.
Xiao Yuan berdiri dan membantu Gadis itu untuk bangun, "Nona... tolong berhati-hati jika berlari, ada banyak orang ditempat ini !"
Gadis itu berlari kebelakang Xiao Yuan dan memegang lengannya, "Kakak... tolong bantu aku menyingkirkan mereka, sekumpulan Bajingan itu terus memintaku untuk bergabung dengan mereka !"
Sekumpulan Pria mulai berdatangan dan salah satu dari mereka memiliki basis Kultivasi Tingkat Origin Lapisan kedua.
Xiao Yuan mengabaikannya dan merasakan niat membunuh yang samar, tidak jauh dari tempatnya ada beberapa orang tua yang sedang menyembunyikan hawa keberadaannya.
Xiao Yuan sama sekali tidak bisa mendeteksi Kultivasi mereka, namun mata mereka hanya tertuju kearah mereka dan sepertinya Gadis disampingnya memiliki latar belakang yang mengerikan karena mendapatkan pengawalan orang-orang kuat semacam ini.
"Apakah kau tuli... aku adalah orang yang akan masuk ke Puncak Ledakan Bumi dan menjadi bagian Fraksi Putra Dewa peringkat kedua. Jika kau tahu tempat maka minggirlah, atau aku akan mengurusmu nanti !" Teriak Pria itu dengan arogan.
__ADS_1
Semua orang yang mendengar keributan ini mulai berdatangan, Shan Yie merasa tidak senang dengan hal ini namun Xiao Yuan memintanya untuk tidak terlibat dan mundur.
"Hah... aku tidak bisa menyebutmu sebagai Karakter yang kuat, apakah menjadi Anjing dari Putra Dewa adalah sesuatu yang bisa kau sombongkan. Kita sama-sama Murid yang mendaftar dan lebih baik untuk tidak menyebar kebencian satu sama lain, jika Nona ini tidak menginginkan pergi bersama denganmu maka jangan paksa dia untuk pergi." Kata Xiao Yuan dengan santai.
"Anjing kau bilang.... sepertinya kau sangat ingin cari mati !" Aura Pria itu meledak dan membuat tanah berguncang.
Namun sebelum Pria itu membuat gerakan tiba-tiba Aura membunuh meledak dari atas langit dan menekan semua orang yang dibawahnya. Origin Qi menyelimuti tubuh Xiao Yuan dan Gadis disampingnya, semua orang kecuali mereka berdua dipaksa untuk berlutut ditanah.
"Beberapa Bocah yang baru tumbuh berani membuat keributan disini, apakah kalian tidak menganggap Tetua Sekte ini ?" Seorang Pria berjubah Putih melayang diatas langit dan Tingkat Kultivasinya berada di Tingkat Primordial Lapisan ketiga.
Gadis itu ingin berbicara namun Xiao Yuan menghentikannya dan mengepalkan tinjunya, "Tolong redakan amarah Tetua... kami sudah membuat kesalahan karena memperdebatkan masalah sepele. Murid ini siap menerima hukuman dan tidak akan mengeluh !"
"Bagus... karena kau masih memiliki sopan santun maka aku tidak akan memperpanjang masalah ini lagi. Ingatlah... Sekte Bulan Cerah juga memiliki aturan, walaupun kalian belum resmi menjadi Murid tapi kalian juga harus patuh dengan aturan kami. Setelah kalian menjadi Murid maka kalian bisa pergi ke Arena Hidup dan Mati untuk menyelesaikan masalah kalian." Kata Tetua itu dengan keras.
"Murid ini sepenuhnya paham." Xiao Yuan membungkuk dan memberi hormat.
__ADS_1