
Xiao Yuan sangat terkejut mendengar hal ini, sejak kapan mereka berdiri dan jika ada Kultivator Tingkat Origin dibelakang mereka bukankah Kelompok Penyembah Naga sekuat salah satu Keluarga utama.
Cang Mo yang melihat Xiao Yuan yang sedang berpikir tersenyum seperti Iblis, segera dia melesat kearah Xiao Yuan dan kedua tangannya diselimuti Aura merah.
Cakar merah mulai terbentuk dan Aura membunuh Cang Mo meledak dengan gila. Xiao Yuan yang melihat hal ini tidak tinggal diam, dia mengangkat Pedangnya dan mengayunkannya kearah Cang Mo.
Kedua Cakar itu ditahan menggunakan Pedang Dewa Petir dan Aura yang kuat mulai mengamuk kesegala arah. Keduanya mundur secara bersamaan dan Xiao Yuan tidak memiliki niat untuk melarikan diri.
Aliran Petir Emas terlihat di Pedangnya dan Xiao Yuan mengejar kearah Cang Mo. Xiao Yuan mengayunkan Pedangnya dan setiap gerakannya menciptakan ledakan yang besar.
Cang Mo terlihat jauh lebih bersemangat dan seiring berjalannya waktu serangan yang dilakukan Xiao Yuan menjadi semakin kuat. Hal ini memacu semangat bertarungnya dan dia tidak menyangka akan menemukan lawan yang bagus.
*Boom... Boom... Boom...*
Ledakan terus menerus terdengar dari atas langit dan membuat medan disekitar mereka hancur dibawah penindasan mereka. Xiao Yuan merasa sangat kesal karena pertahanan Cang Mo yang sulit untuk ditembus.
"Hahaha... Pedangmu itu memang berbahaya, jika itu orang lain aku tidak yakin mereka akan baik-baik saja. Namun sisik ditubuhku bukanlah sesuatu yang bisa kau hancurkan dengan kekuatanmu yang masih lemah !" Kata Cang Mo dengan jijik.
Xiao Yuan mundur dan memutar Pedangnya, "Bisa atau tidak aku akan tetap melakukan yang terbaik, bahkan batu yang kuat bisa hancur dengan tetesan air yang terus jatuh. Bukanlah hal yang mustahil jika aku menyerangnya terus menerus !"
__ADS_1
Cang Mo tersenyum dan berkata, "Semakin kau berjuang maka semakin ingin aku membunuhmu dengan tanganku. Namun waktunya sudah hampir habis dan mari kita selesaikan dengan cepat, Teknik Bayangan Ganda."
Aura ditubuh Cang Mo meledak dengan gila dan Aura Merah ditubuh Cang Mo mulai terpisah, sebuah sosok bayangan merah terbentuk dan Auranya sama sekali tidak dibawah Cang Mo.
Bayangan merah itu melesat kearah Xiao Yuan dengan momentum yang ganas, tinju yang ganas diarahkan langsung kepadanya. Kecepatan ini membuatnya tidak dapat bereaksi dan tinju itu mengenai dadanya.
*Bang.*
Xiao Yuan memuntahkan darah dari mulutnya dan tubuhnya terlempar kebawah menabrak tanah, kekuatan dari Bayangan ini sangat luar biasa dan awalnya Xiao Yuan mengira ini hanyalah sebuah Teknik ilusi.
Tapi siapa yang menyangka kalau Bayangan ini terbentuk dari Aura Cang Mo dan kekuatannya tidak jauh dibawahnya.
Aura Membunuh Cang Mo terlihat sangat kuat dan rasa haus darah didalam hatinya sangat luar biasa tidak tertahankan. Bagaimanapun juga Xiao Yuan sudah membangkitkan semangatnya dan dapat bermain dengannya untuk waktu yang lama, bagi Cang Mo hal ini sangat menyenangkan dan dia berniat mematahkan semangat Xiao Yuan sebelum membunuhnya.
"Sepertinya aku harus menunjukan hasil latihanku bersama Bing !" Kata Xiao Yuan dengan santai.
Bing yang berada didalam Liontin merasa sangat senang dan berkata, "Tunjukan padanya kalau rekan dari Tuan ini bukanlah orang lemah, kau mewarisi kemampuanku walaupun belum sempurna seharusnya mampu untuk menghajarnya !"
Xiao Yuan mengangguk dan tato dipunggungnya mulai menyala. Aura disekitarnya mulai masuk kedalam tubuhnya dalam jumlah yang besar, Cang Mo mengerutkan keningnya dan merasakan udara disekitar Xiao Yuan mulai terasa berbeda.
__ADS_1
Api Emas muncul didahinya dan Auranya meledak seperti badai, Sayap Api Emas muncul dipunggung Xiao Yuan dan kekuatannya mengalami lonjakan yang besar.
"Dua lawan satu... aku masih mampu untuk mengatasinya, majulah dan mari kita akhiri disini !" Xiao Yuan mengundang Cang Mo dengan tangannya dan memintanya untuk menyerangnya.
"Ini baru menyenangkan." Cang Mo bergerak kearah Xiao Yuan dengan kesepatan yang luar biasa.
Bayangan Merah menghilang dan muncul dibelakang Xiao Yuan, Cang Mo dengan cepat berada didepan Xiao Yuan dan melakukan serangan dari dua arah yang berbeda.
Tinju yang ganas diarahkan langsung dari depan dan belakang, Aura yang ganas dari tinju itu menciptakan sebuah Gelombang kejut yang kuat dan Cang Mo memulai serangan terus menerus dengan brutal.
Xiao Yuan tidak berniat untuk lari dan menangkis tinju ganas dari Cang Mo dengan kedua tangannya. Sedangkan untuk bagian belakang Xiao Yuan menggunakan kedua Sayap Api untuk menangkis tinju Bayangan Merah Cang Mo tanpa kesulitan sedikitpun.
Cang Mo terus menerus memompa Qi miliknya dan tinjunya menjadi semakin ganas, namun Xiao Yuan juga menyerap Aura disekitarnya dalam jumlah yang besar dan kekuatannya berada di Tingkat yang sama dengan Cang Mo.
"Sudah cukup permainannya... sekarang gilaranku yang menyerang !" Xiao Yuan memusatkan Qi miliknya kedalam Tato dipunggung tangan kananya.
Sayap Api Emas menampar bayangan Cang Mo dengan keras dan membuatnya hancur menjadi asap merah diudara. Xiao Yuan mengepalkan tinjunya dan meninju Cang Mo dengan kekuatan penuhnya, "Tinju Raja !"
Tinju Xiao Yuan tepat mengenai dada Cang Mo dan cahaya putih menyeretnya sangat jauh kebelakang. Cang Mo menghantam tebing dibelakangnya dan ledakan besar terdengar sangat mengerikan.
__ADS_1