
Xiao Yuan dan Tao Lingwan memutuskan pergi ke Gua, perkataan Wanita Iblis itu sangatlah masuk akal. Karena Giok Pasif yang merupakan perwujudan pengendalian Dunia Pasif ini akan muncul dua bulan kedepan, akan jauh lebih baik bagi mereka untuk menghindari pertarungan.
"Nona Tao Lingwan... aku sudah memberimu kesempatan untuk kembali dan mengapa kau memilih untuk tetap tinggal. Bukankah seharusnya kau sadar bahwa tempat ini sangatlah berbahaya."
Xiao Yuan berkata dengan kesal, "Gadis Iblis itu memang tidak menyerang kita, namun bukan berati tidak ada orang sepertinya ditempat ini. Aku masih sangat lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk melindungimu !"
Tao Lingwan merasa sangat senang dan menerima perkataan Xiao Yuan, "Maafkan aku... disini adalah tempat dimana aku bisa menemukan semua jawaban dari segala keluhanku. Masterku bahkan mengorbankan pecahan jiwanya dan membantuku meramal masa depan, Beliau memintaku untuk tetap berada disini sampai akhir !"
Xiao Yuan merasa tidak enak dengan Tao Lingwan dan dari sorot matanya yang sedih, jelas bahwa dia tidak membodohi dirinya sama sekali.
"Jadi Leluhur Pulau Melayang milikmu sudah tiada dan sekarang kau memiliki kendali penuh atas segala sesuatu yang berada didalam Pulau Melayang. Aku akan melindungimu semampuku dan mencari solusi atas keluhanmu, tapi maaf... aku tidak sekuat orang itu dan tidak bisa menjamin hidupku sendiri." Kata Xiao Yuan dengan jujur.
Tao Lingwan tersenyum dan merasakan perasaan hangat didalam hatinya, biasanya mereka hanya mendekatinya karena dia memiliki gelar Putra Dewa dan Tao Lingwan tidak akan mau menerima mereka.
__ADS_1
Namun sekarang dia merasakan perasaan dilindungi oleh orang lain dan itu membuatnya sangat nyaman.
"Aku penasaran dengan Tuan Xiao... dengan kekuatan sehebat ini mungkin Tuan bisa bersaing dengan Putra Dewa lainya. Tapi nama Tuan baru kali ini aku dengar dan sepertinya Tuan tidak ingin terlalu mencolok." Kata Tao Lingwan dengan jujur.
"Apa yang Nona katakan itu benar tapi aku baru bergabung dengan Sekte dan merupakan Murid baru. Singkatnya aku berada ditempat yang asing dan kekuatanku sangat terbatas, semakin sedikit perhatian yang tertuju kearahku maka akan semakin baik." Kata Xiao Yuan dengan jujur.
Tao Lingwan sangat terkejut mendengar Xiao Yuan adalah Murid baru, namun sekarang semuanya masuk akal. Mustahil orang yang memiliki kemampuan hebat sepertinya tidak memiliki nama, jika ini adalah Murid baru maka semuanya sangat masuk akal.
"Jadi seperti itu... ngomong-ngomong aku mendapatkan Teknik Pemurnian Yin Qi dari Wanita Iblis itu, apa yang Tuan dapatkan ?" Tanya Tao Lingwan dengan penasaran.
"Apakah Tuan Xiao tidak marah setelah menukar Nyala Api Ilahi milik Tuan dan mendapatkan Teknik tidak berguna ini ?" Tanya Tao Lingwan dengan santai.
"Untuk apa... itu hanya nyala Api Ilahi dan bukan sesuatu yang berharga. Jujur saja jika Gadis Iblis itu berniat membunuh kita maka aku bukan lawannya, aku sangat yakin bahwa Kultivasinya berada di Tingkat Saint dan alasan mengapa dia bisa masuk kesini karena dia menggunakan Teknik Khusus yang membuatnya bisa bergerak dengan bebas." Kata Xiao Yuan dengan jujur.
__ADS_1
Tao Lingwan sependapat dengan Xiao Yuan mengenai Gadis Iblis itu. Mereka bahkan tidak bisa membaca Tingkat Kultivasinya dan Hawa keberadaannya saja sudah bisa menekan segala sesuatu yang disekitarnya.
Xiao Yuan mengingat bahwa Gadis Iblis itu memberikannya sebuah Slip Giok, segera dia mengeluarkannya dari dalam Cincin Ruang dan menuangkan Sumber Origin Qi miliknya.
Hanya dua kata yang tertulis disana, "Silahkan nikmati kesenangannya !"
Xiao Yuan dan Tao Lingwan mendengar pesan ini dan merasa bingung, Slip Giok itu perlahan hancur dan dua cahaya merah melesat masuk kedalam Laut Kesadaran Ilahi mereka berdua.
Cahaya merah itu meledak didalam Laut Kesadaran Ilahi dan berubah menjadi Gas Merah yang menyatu didalam Laut Kesadaran Ilahi.
Tubuh mereka merasa sangat panas dan jantung mereka berdegup kencang, Xiao Yuan menggigit lidahnya dan darah perlahan menetes dari sudut mulutnya.
Jika ini racun maka itu bukan masalah besar, namun asap merah itu merangsang semua bagian tubuhnya dan membuat dirinya sangat bersemangat. Jika Xiao Yuan kehilangan kendali maka dia akan dikendalikan oleh nafsunya dan melukai Tao Lingwan.
__ADS_1
Tao Lingwan sangat merah dan dadanya mulai naik turun, "Tuan... ini adalah takdir, jika itu dirimu maka aku tidak akan menyalahkannya."
Mereka berdua kehilangan kesadaran mereka dan dikendalikan oleh nafsu. Xiao Yuan menerjang kearah Tao Lingwan seperti Singa yang kelaparan.