KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 325 - Pedang Dileher


__ADS_3

Disisi lain dihalaman yang tidak jauh dari kamar Xiao Yuan, Gang Wei merasakan perasaan yang tidak enak dan merasa tidak senang dengan Qing Zhu membawa laki-laki lain.


Gang Wei merupakan Keluarga dari Tuan Kota dan Tuan Muda dari Kota ini yang bernama Shan Yie sudah mengejarnya. Shan Yie sudah mengejar Qing Zhu untuk waktu yang lama dan jika dia tahu kalau Qing Zhu membawa Pria lain maka ini akan menjadi hal yang buruk.


Kekuatan Jiwa Gang Wei meledak dan sebuah sinar Jiwa melesat menuju kamar Xiao Yuan, Gang Wei berniat untuk menyingkirkan Xiao Yuan secara diam-diam dan menyingkirkan masalah dimasa depan.


Xiao Yuan perlahan membuka matanya dan Niat Pedang yang kuat terpancar, kekuatan Jiwanya meledak dan memukul keras kekuatan Jiwa Gang Wei.


Gang Wei memuntahkan darah dari mulutnya dan merasakan kerusakan di Laut Kesadaran Ilahi miliknya. Perlahan Xiao Yuan membuka jendela dan melihat kearah Gang Wei yang menyembunyikan hawa kehadirannya.


"Kita tidak pernah bertemu sebelumnya dan bersinggungan, tapi jika kau sangat ingin mati maka aku tidak keberatan untuk membantumu. Demi hubunganku dan Qing Zhu aku akan melupakan masalah ini, orang tua harus menyayangi nyawanya sendiri !" Xiao Yuan menutup jendelanya dengan keras dan memberikan peringatan.


Gang Wei tersenyum dan merasa sangat marah dengan penghinaan ini, Tingkat Origin Lapisan pertama dapat memukul mundur kekuatan jiwanya. Hal ini sungguh sangat mengejutkan dan mungkin Bocah ini memiliki beberapa hal yang sulit untuk dilawan.


"Tunggu saja... aku akan berurusan denganmu nanti !" Kata Gang Wei dengan kesal.

__ADS_1


Selama lima hari penuh Xiao Yuan fokus untuk memurnikan Pil Roh dan tidak keluar dari dalam kamarnya. Seratus Bahan obat sudah dibuat menjadi 500 Butir Pil Roh, dua ratus menjadi miliknya dan sisanya dia akan memberikan kepada Qing Zhu.


Xiao Yuan memasukkan Pil Roh kedalam mulutnya dan menelannya. Perlahan perutnya merasakan kehangatan dan Sumber Qi Origin sedikit berubah menjadi Aliran Saint Qi.


Namun hanya sedikit dan prosesnya terlalu lambat, Xiao Yuan berpikir bahwa jika dia menelan ratusan ribu Pil Roh Saint Qi, itu hanya akan merubah setengah Sumber Origin Qi menjadi Saint Qi.


Kemungkinan ini jauh lebih sulit dari pada menerobos Tingkat Origin, Xiao Yuan waktu itu menggunakan harta dari kakeknya dan sekarang dia hanya bisa menggunakan metode ini secara perlahan.


Xiao Yuan memutuskan untuk keluar dan mencari Qing Zhu, Bing sendiri sedang sibuk dengan urusannya dan Xiao Yuan tidak ingin mengganggunya.


Ditaman Xiao Yuan melihat banyak sekali orang yang seumuran dengannya. Qing Zhu yang melihat Xiao Yuan keluar merasa senang dan buru-buru menghampirinya.


"Tempat ini terlihat lebih hidup... apakah ada sebuah acara yang kau bangun ?" Tanya Xiao Yuan dengan santai.


"Besok kita akan berangkat... mereka semua adalah Jenius Kota ini, setelah lulus dari Sekte kecil mereka menginginkan peluang untuk pergi ke Sekte Bulan Cerah untuk melanjutkan pendidikan." Kata Qing Zhu dengan jujur.

__ADS_1


"Bukankah hal semacam ini adalah tugas dari Tuan Kota sendiri, mengapa Paviliun Baofeng yang mengurus semuanya ?" Tanya Xiao Yuan dengan penasaran.


"Kota ini terafiliasi dengan Paviliun Baofeng, maaf jika terdengar sombong tetapi Ayahku sendiri memiliki nama yang besar. Aku sendiri suka berjalan-jalan dan membawa mereka bersama, bahkan jika mereka tidak lolos tes masuk kami dapat memberikan penawaran yang bagus." Kata Qing Zhu dengan jujur.


Xiao Yuan mengangguk dan memahami maksud dari Qing Zhu, sepertinya perjalanan ini dia tidak sendirian dan semua orang ditempat ini terlihat sangat menjanjikan.


Semua mata tertuju kepada Qing Zhu dan Xiao Yuan, mereka semua tidak menyangka bahwa Qing Zhu akan menempatkan perhatian yang lebih untuk Pria yang tidak memiliki latar belakang.


Salah seorang Pria berdiri dan terlihat sangat marah, dia berjalan kearah mereka berdua dengan Aura Tingkat Origin Lapisan kedua. Pria itu adalah Shan Yie yang memiliki identitas Anak dari Tuan Kota.


"Oh... Adik Qing Zhu sepertinya memiliki kenalan yang menjanjikan, apakah Adik bersedia memperkenalkan rakyat jelata ini kepadaku ?" Tanya Shan Yie dengan mengejek.


Qing Zhu mengerutkan keningnya dan berkata, "Lebih baik kau diam dan tahu tempat... terlebih jangan memanggilku Adik, itu sangat menjijikan."


Xiao Yuan tidak bisa menahan tawanya dan hal ini semakin membuat Shan Yie marah. Aura membunuhnya bocor dan berniat untuk menyerang Xiao Yuan, namun Gang Wei menghentikannya dan mencoba untuk menenangkan amarah keponakannya.

__ADS_1


"Tolong maafkan kekasarannya Senior !" Qing Zhu meminta maaf kepada Xiao Yuan dengan tulus.


"Tidak masalah... sedikit kesombongan memang dibutuhkan, tapi kesombongan tanpa keberanian hanya akan menjadi bahan tertawaan. Ketika Pedang sudah berada didekat leher musuh, itu artinya mereka harus siap untuk mati dan tidak memohon belas kasih." Xiao Yuan berkata dengan dingin.


__ADS_2