
Dai Zhen melesat kearah Xiao Yuan dengan Saint Qi yang menyelimuti tangannya, telapak tangannya diarahkan langsung kepada Xiao Yuan dan menciptakan gelombang kejut yang sangat kuat.
Xiao Yuan membuka matanya dan menggunakan Pedangnya untuk menahan serangan Dai Zhen, namun ketika Telapak Tangan itu mengenai Pedangnya. Xiao Yuan merasakan kekuatan besar yang mendorongnya, tubuhnya terseret cukup jauh kebelakang dan darah mengalir dari sudut mulutnya.
Dai Zhen mengeluarkan sebuah Tongkat dan yang merupakan Artifak yang diberikan Masternya, Aura Tongkat itu diselimuti oleh dua macam Dao yang berbeda dan Xiao Yuan menjadi sedikit waspada.
"Teknik Tubuh Emas Buddha." Saint Qi meledak dengan gila dan tubuh Dai Zhen berubah menjadi Logam Emas yang sangat kuat.
Xiao Yuan mengayunkan Pedangnya dan Qi Pedang melesat kearah Dai Zhen, namun dengan tubuh emas miliknya Dai Zhen menghancurkannya dengan lambaian tangannya seolah Qi Pedang yang ganas itu tidak akan mampu untuk menembus pertahanan fisiknya.
Dai Zhen menatap Xiao Yuan dengan tenang dan berkata, "Tuan Xiao tidak perlu menahan diri... jika Tuan tidak bersungguh-sungguh dan maka Tuan Xiao hanya akan menderita !"
Xiao Yuan merasa sangat kesal dengan kekuatan tubuh emas dari Dai Zhen, segera dia mengangkat Pedangnya keatas langit dan Niat Pedangnya menyembur dengan gila.
Sebuah Qi Pedang yang sangat besar mulai tercipta diatas langit dan Auranya terlihat sangat mendominasi. Dai Zhen mendesak kekuatan Jiwanya dan sebuah Jiwa Buddha dengan empat tangan dengan dua ekspresi keluar, kali ini Jiwa Buddha itu tersenyum dan menunjukan ekspresi bahagia.
__ADS_1
Xiao Yuan tidak terlalu memperdulikan hal ini dan mengayunkan Pedangnya, Qi Pedang diatas langit berayun kebawah dan menekan segala sesuatu yang ada dibawah jalur lintasannya.
Jiwa Buddha memancarkan cahaya emas yang menyilaukan dan membuat lapisan Pelindung yang sangat tebal. Qi Pedang itu menghantam lapisan Pelindung dan dihentikan secara paksa.
Xiao Yuan sangat terkejut dan ini adalah kali pertama Teknik Pedang Tak Terkalahkannya dihentikan. Namun Pelindung Cahaya itu hancur berkeping-keping dan Dai Zhen memuntahkan seteguk darah, vitalitas Dai Zhen perlahan menurun dan wajahnya terlihat pucat.
"Luar biasa... Dao macam apa yang kau gunakan sampai mampu menghentikan salah satu Teknik terbaikku ?" Tanya Xiao Yuan dengan kekaguman.
"Dao ini disebut Dharma... baik dan buruk memiliki masing-masing hitungan. Aku menggunakan karma baik dalam hidupku untuk menghentikan serangan Tuan Xiao menggunakan Jiwa Buddha." Jawab Dai Zhen dengan jujur.
Xiao Yuan menyimpan kembali Pedangnya dan mendesak kekuatan jiwanya. Jiwa Gagak Emas berkaki tiga keluar dari tubuh Xiao Yuan dan terbang keatas langit, Aura kehidupan yang sangat kuat menyebar kesegala arah dan Api Petir Emas terlihat sangat menakutkan.
Dai Zhen tidak berani meremehkan Jiwa Gagak Emas berkaki tiga milik Xiao Yuan, Tanah Suci Buddhis memiliki pengetahuan tentang Gagak Emas dan untuk alasan inilah Masternya sengaja mengundang Xiao Yuan untuk pergi ke Tanah Suci Buddhis.
Jiwa Buddha mulai merubah ekspresinya menjadi marah, Aura ungu kehitaman mulai terlihat sangat jelas. Keempat tangannya mulai bergerak kedepan dan sebuah Teratai muncul diantara keempat tangannya.
__ADS_1
"Teratai Kemarahan Buddha." Dai Zhen terlihat sangat marah dan Aura membunuhnya meledak.
Melihat perubahan ekspresi Dai Zhen, Xiao Yuan mulai mengerti dengan cara kerja kemampuannya. Hal ini tidak lebih seperti memainkan emosinya yang berubah-ubah, tapi setiap emosi yang ditunjukannya memicu kekuatan yang tersimpan dalam Jiwa Buddha.
Jiwa Gagak Emas membuka mulutnya dan menyemburkan Api Petir Emas yang memiliki daya hancur yang besar. Teratai Buddha itu menghilang dan muncul tepat didepan Xiao Yuan, hal ini membuatnya sangat terkejut dan tiba-tiba Teratai Buddha itu meledak tepat didepannya.
*Boom.*
Saint Qi ditubuh Xiao Yuan mulai mengamuk tak terkendali dan tulangnya mulai terasa panas, darah mengalir dari mulut dan hidungnya dan Vitalitas ditubuhnya mulai berkurang drastis.
Api Petir Emas membakar tubuh Dai Zhen dengan sangat ganas, namun Dai Zhen tidak berteriak sedikitpun dan menahannya dengan kekuatan tubuh emas miliknya.
Guan Zhi dan Lei Yun Ting sangat terkejut melihat hal ini. Teratai Buddha Dai Zhen memang tidak memiliki daya hancur yang besar, namun efeknya dapat menghancurkan tubuh lawan dari dalam dan sekarang Xiao Yuan dipaksa dalam pertarungan saling bertahan.
Siapa yang akan menang akan ditentukan oleh siapa yang akan bertahan lebih lama, namun Akar Spiritual Emas terus menyuplai Energi kepada Xiao Yuan dan Dai Zhen hanya bisa pasrah dengan kondisinya. Dalam waktu 15 menit tubuh Dai Zhen terbakar menjadi abu dan Xiao Yuan keluar sebagai pemenangnya.
__ADS_1