KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 301 - Manfaat Yang Diluar Nalar


__ADS_3

Xiao Yuan merasakan kekuatan yang meluap didalam tubuhnya dan menerobos Tingkat Origin Lapisan ketiga. Keuntungan merasakan Hukum Ilahi secara langsung sangat bermanfaat bagi Kultivasinya, walaupun Xiao Yuan tidak dapat mengerti apapun namun selama itu baik maka dia harus berterimakasih.


"Luar biasa... harta didalam tubuhmu itu sangat menakjubkan, lebih baik kau tidak mengatakannya kepada siapapun. Manusia memang tidak bersalah tetapi Harta yang berharga menjadi sumber masalah." Kata Pria itu dengan santai.


"Terimakasih atas pembelajaran yang Senior berikan." Xiao Yuan membungkuk dan memberi hormat dengan tulus.


Pria itu melihat kearah langit dan berkata, "Waktu yang aku punya sudah tidak banyak, katakan pada Istrimu kalau kami sangat merindukannya dan selamat atas pernikahannya."


Pria itu mengangkat tangannya dan tanah mulai berguncang, dari kejauhan sebuah cahaya merah melesat kearah mereka dan Beast disekitarnya meraung keatas langit.


*Bang.*


Cahaya merah itu adalah sebuah Pedang yang memiliki tekanan yang mengerikan, Pedang itu berhenti tepat didepan mereka dan menancap ditanah dengan kuat.


"Aku tahu bahwa kedatanganmu kemari untuk mencari Artifak, Pedang ini adalah Artifak terbaik di Wilayah Terlarang dan berasal dari Dunia yang lebih tinggi."

__ADS_1


Pria itu melanjutkan, "Pedang ini bermandikan dengan Darah Naga dan menyerap esensi dari Naga Sejati. Pedang ini hampir mustahil untuk dihancurkan mengingat karakteristiknya yang hampir mirip dengan Naga Sejati. Bagi Kultivator Pedang ini merupakan Harta yang tidak ternilai dan sangat cocok digabungkan dengan Mata Iblis itu !"


Xiao Yuan membeku ditempatnya dan tidak tahu harus bereaksi apa. Kenyamanan yang diberikan Ayah Mertuanya ini membuat jantungnya ingin melompat keluar karena senang.


Pria itu mencabut Pedangnya dan sebuah bola mata muncul ditangannya, dia dengan paksa mengambilnya dari dalam Cincin Ruang milik Xiao Yuan dan menyatukannya dengan Pedang.


Gelombang Aura mulai menyebar dan Kekuatan Jiwa meledak dengan gila. Dalam sekejap kedua Harta ini sudah menyatu dan memancarkan Tekanan yang mengerikan.


Namun dengan cepat Ayah dari Lei Yun Ting sedikit menambahkan beberapa Array Ukiran yang kecil. Fluktuasi Aura dari Pedang itu perlahan mulai menghilang dan seolah hanya Artifak Tingkat Origin, segera Pria itu melemparkannya kearah Xiao Yuan.


Ayah Lei Yun Ting memegang kepala Xiao Yuan dan perlahan Api Hitam Kekacauan keluar dari dalam tubuh Xiao Yuan.


"Api ini adalah pecahan kecil dari Api milikku dan tidak seharusnya berada di Dunia ini. Sebelum terjadi hal yang buruk maka aku harus mengambilnya kembali." Kata Ayah Lei Yun Ting dengan santai.


Dia sudah mengawasi Xiao Yuan untuk waktu yang lama dan tahu segalanya. Api Hitam ini mengandung Aura penghancur dari Qi Kekacauan, jika dibiarkan terlalu lama akan menjadi masalah besar kedepannya.

__ADS_1


Singkatnya Xiao Yuan adalah sebuah Bom yang dapat menghancurkan Dunia kapan saja, jika Xiao Yuan mati maka Api Hitam ini akan meledak dan tidak ada satupun makhluk hidup di Dunia ini yang bisa menghentikannya.


Selain dirinya sendiri tidak ada satupun orang yang bisa berurusan dengan Qi Kekacauan yang sangat kuat. Daripada dirinya kerepotan dimasa depan akan jauh lebih baik untuk menghilangkan masalah lebih awal.


Xiao Yuan sendiri tidak memiliki komentar, pemilik yang sebenarnya sudah mengambilnya dan dia tidak memiliki hak untuk menahannya. Walaupun perkembangan Dunia didalam tubuhnya akan terhenti dan dia tidak bisa menggunakan Teknik Siklus Kekacauan, itu bukan masalah besar karena sejak awal Xiao Yuan tidak dapat mengendalikannya.


"Sudah waktunya bagiku untuk pergi dan aku sudah meninggalkan Teknik Pedang yang aku banggakan didalam Laut Kesadaranmu. Pelajarilah terlebih dahulu sebelum kau melangkahkan kakimu di Dunia yang luas. Itu akan sangat bermanfaat untukmu kedepannya !" Kata Pria itu dengan tegas dan tubuhnya mulai meredup.


"Anak ini sungguh sangat berterimakasih." Xiao Yuan berlutut ditanah dan memberikan penghormatan.


"Bakatmu memang buruk tapi kekuatan tidak dinilai dengan bakat. Ambil semua manfaat didepanmu dan jangan menyianyiakan peluang, dimasa depan kau mungkin akan dihadapkan dengan kesulitan dalam memilih. Jangan mati terlalu cepat dan membuat Putriku bersedih karena mendengar kematianmu !" Sosok yang luar biasa itu menghilang dari penglihatan Xiao Yuan dan kendalinya terhadap Dunia Liontin Emas kembali.


Xiao Yuan bersumpah akan memperjuangkan harapan pendahulunya, sekarang dia mendapatkan lebih banyak pengetahuan dan pandangannya tentang Dunia semakin meluas.


Segera dia menyimpan Pedangnya kedalam Dunia Liontin Emas dan pergi keluar. Xiao Yuan tidak sabar untuk mencerna semua manfaat dan memberitahu Lei Yun Ting tentang pertemuannya dengan Ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2