KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 172 - Pria Sialan


__ADS_3

Diatas Puncak yang tinggi terdapat Taman Bunga yang sangat indah, disana berdiri seorang Wanita cantik yang duduk dengan santai.


Angin menyapu wajahnya dan kecantikannya yang luar biasa terpancar dari dirinya. Wanita itu adalah Qin Yue dan Puncak Teratai merupakan tempat khusus yang hanya bisa diakses dirinya dan Master Sekte Ruan.


Ketika suasana hatinya sedang buruk maka tempat ini adalah satu-satunya yang sangat nyaman untuknya. Qin Yue sudah menerobos ke Tingkat Penciptaan dan melangkah lebih jauh, Masternya sangat senang dengan hal ini dan jika bukan karena keputusannya untuk bersama Xiao Yuan.


Qin Yue akan menjadi kandidat Master Sekte, namun dia lebih memilih bersama Xiao Yuan dan tidak ada satupun dari mereka yang memberikan penolakan.


Sekte Teratai ini sangat berbudi luhur dan menghargai setiap keputusan, namun setiap Murid yang keluar mereka harus menempatkan Sekte didalam hatinya. Jika Sekte dalam masalah maka mereka harus bersedia membantu Sekte bersama.


Bagi Qin Yue itu adalah hal yang wajar mengingat tidak sedikit hal yang diberikan Sekte Teratai kepada dirinya. Bahkan tanpa pernyataan ini dirinya akan tetap memperlakukan Sekte Teratai sebagai rumahnya.


Namun apa yang menjengkelkan untuknya adalah Pria yang dia tunggu selama sebulan lebih tidak pernah datang. Hal ini membuatnya sedih dan gelisah, bahkan Ibunya sendiri mengutuk kebodohan Putranya.


"Hah... Bajingan itu sepertinya tidak serius menanggapi perasaanku. Apakah aku seperti mainan untuknya !" Kata Qin Yue dengan kesal.


Namun tiba-tiba sebuah Bunga Ungu yang indah muncul didepannya, Qin Yue sedikit terkejut dengan hal ini dan melihat siapa yang dibelakangnya.

__ADS_1


"Bajingan ini sudah datang... apakah kau tidak ingin melihatku setelah berusaha datang kemari !" Xiao Yuan tersenyum dengan santai.


Qin Yue mengambil Bunga itu dan memeluk Xiao Yuan dengan hangat, "Kenapa kau baru datang sekarang dan tidak memberikan kabar apapun !"


Xiao Yuan membawanya duduk dan merangkulnya, "Aku memiliki banyak hal setelah kembali, jadi aku tidak memiliki banyak waktu untuk hal itu. Aku minta maaf karena membuatmu khawatir, dari pada memberikanmu surat yang tidak jelas lebih baik aku datang langsung melihatmu."


"Kau harus dihukum karena membuatku khawatir sepanjang waktu !" Kata Qin Yue dengan kesal.


"Lalu bagaimana caramu untuk menghukumku ?" Tanya Xiao Yuan yang terlihat senang.


"Aku akan memikirkannya nanti." Kata Qin Yue dengan santai.


Qin Yue memerah dan mendorong dada Xiao Yuan, "Terakhir kali kita hampir tertangkap basah oleh Ayahmu, aku tidak ingin hal ini terulang kembali dan menerima rasa malu."


"Hahaha... baiklah Gadis kecil aku tidak akan memaksamu, tapi berikan aku setidaknya ciuman hangat." Xiao Yuan mendorong dirinya dan mencium bibir Qin Yue.


Sensasi manis mulai memenuhi mulut mereka dan hal ini memberikannya kepuasan tersendiri. Hal ini mulai berlangsung untuk waktu yang lama dan Qin Yue mendorong Xiao Yuan.

__ADS_1


Nafasnya terengah-engah dan perlahan dia mengusap bibirnya, "Apakah kau sudah puas ?"


Xiao Yuan mengangkat bahunya dan berkata, "Bagaimana mungkin... terlebih kau sudah berhasil menerobos Tingkat Penciptaan dan kenapa masih lemah, kau harus sering berolahraga dan itu akan baik untuk tubuhmu !"


"Huh... itu dua hal yang berbeda... apakah kau akan tinggal disini untuk waktu lama atau hanya singgah sebentar ?" Tanya Qin Yue dengan penasaran.


"Selain untuk melihatmu aku berencana untuk pergi ke Menara Pil dan meminjam Tungku Obat mereka." Xiao Yuan berkata dengan jujur.


"Bagus sekali... kalau begitu bawa aku bersamamu. Master selalu memberikan latihan dan sesekali aku juga ingin keluar, jika kau yang memintanya maka Master akan setuju." Qin Yue terlihat dangat bersemangat dan tidak sabar untuk keluar.


"Hal itu bisa diatur dengan mudah... tapi kau harus tahu satu hal, aku tidak akan melakukan sesuatu secara gratis. Apa yang bisa kau berikan padaku dengan permintaan ini ?" Xiao Yuan sedikit menggoda Qin Yue.


"Kau sudah mencuri banyak hal dariku dan perlukah dirimu bertanya, aku akan melakukan apapun yang kau mau." Jawab Qin Yue dengan senyumnya.


"Kau sendiri yang menjanjikannya." Xiao Yuan menggendong Qin Yue dan masuk kedalam Dunia Liontin Emas.


Qin Yue melihat sekitarnya dan terkejut mendapati dirinya ditempat yang berbeda. Mereka saat ini didalam Rumah kecil miliknya dan Xiao Yuan melemparkannya ditempat tidur.

__ADS_1


"Dimana ini sebenarnya ?" Tanya Qin Yue dengan panik.


"Simpan pertanyaanmu untuk nanti... sekarang kau hanya perlu fokus dan menikmati apa yang akan terjadi kedepannya." Xiao Yuan membuka pakaiannya dan menerjang Qin Yue seperti Bintang Buas yang kepalaparan.


__ADS_2