
Setelah beberapa hari sejak kepergian dari Lei Yun Ting, Xiao Yuan mengumpulkan semua orang-orang di Istananya dan membuat pengaturan besar.
Setelah membagi tugas diantara masing-masing petinggi, Xiao Yuan memutuskan untuk mundur dan mempelajari Teknik Pedang yang baru. Qin Yue dan Cai Lin tidak berniat untuk mengganggu dan membiarkan Xiao Yuan untuk berlatih.
Han Jun dan Cai Lin kembali ke Menara Pil, Chen Jian diperintahkan untuk menjaga Cai Lin. Sedangkan Qin Yue tetap tinggal di Istana bersama Pasukan Bayangan.
Xiao Rong dan Xiao Sheng mengunjungi Qin Yue di Istana dan masuk kedalam. Qin Yue disana terlihat sangat senang dan meminta orang untuk melayaninya dengan sopan.
"Salam untuk Ayah dan Kakek... saat ini Suami sedang melakukan pelatihan tertutup dan Gadis ini tidak berani mengganggunya !" Kata Qin Yue dengan sopan.
"Tidak apa... kami tidak mengabari kedatangan kami sebelumnya, bagaimana... apakah kau bahagia ?" Tanya Xiao Rong dengan santai.
Qin Yue mengangguk dan berkata, "Kami sudah selesai bersenang-senang dan waktunya untuk melanjutkan latihan. Suami akan menyusul Kakak Tertua pergi dan sudah sewajarnya baginya untuk bekerja keras."
"Xiao Yuan tidak salah dalam memilih kalian, tetapi Hu Yan memberikan kalian beberapa pesan sebelum Xiao Yuan pergi menyusul Lei Yun Ting. Ibumu itu menginginkan sebuah keturunan dari kalian, jadi berusahalah dengan keras !" Kata mereka berdua dengan jujur.
__ADS_1
"Maafkan Gadis ini... tapi kami berdua tidak bisa melakukannya. Lei Yun Ting merupakan Istri pertama dan kami berdua setuju dengan hal ini, sebelum kami semua berkumpul maka tidak ada alasan untuk membuat keturunan. Tapi kami akan membicarakan hal ini kepada Suami kita nanti !" Kata Qin Yue dengan jujur.
Qin Yue sedikit membuat alasan dalam hal ini, lagi pula dia juga ingin pergi dan menyusul mereka berdua nanti. Bukan berati dia menolak untuk memiliki Anak dengan Xiao Yuan, hanya saja dia takut niatnya akan menghentikannya untuk mengejar mereka.
Lebih baik menunggu semua orang berkumpul dan belum terlambat untuk meneruskan garis keturunan. Jika dia memberitahu Cai Lin tentang hal ini seharusnya dia akan setuju dengan keputusan yang dia ambil.
"Biarkan mereka yang memutuskan... mereka memiliki Keluarganya sendiri sekarang dan kalian tidak boleh ikut campur." Xiao Sheng berkata dengan santai.
Xiao Sheng melanjutkan, "Kedatangan kami kemari hanya untuk meminta Xiao Yuan datang kembali ke Keluarga, namun sepertinya dia tidak akan keluar dalam waktu yang dekat !"
"Xiao Ra memutuskan untuk turun dan Kursi Patriak akan diteruskan oleh Xiao Kang, bukan hanya itu saja. Setelah Perang waktu itu hampir semua Patriak ketiga Keluarga mundur dari jabatannya dan digantikan oleh Generasi muda yang baru. Kau dan Cai Lin harus datang untuk menggantikan Suamimu... lagi pula hal ini sangat penting untuk wajah Keluarga Xiao !" Kata Xiao Sheng dengan tegas.
"Anak ini akan mematuhi perintah Kakek dan akan membawa Adik Cai Lin pergi." Qin Yue mengeluarkan dua botol Pil Roh dan memberikan mereka masing-masing, "Ini adalah Pil Roh yang dimurnikan Adik Cai Lin, seharusnya Ayah akan bisa menerobos Tingkat Origin sedangkan Kakek bisa menerobos Lapisan ketiga."
Xiao Rong tersenyum dan berkata, "Ayah... bisakah Hu Yan yang mewakilkan diriku, aku ingin mundur dan segera menerobos ?"
__ADS_1
"Kentut... jika kau berani tidak datang aku akan menyeretmu nanti. Berlatihlah ketika upacaranya selesai dan itu tidak akan terlambat untukmu." Kata Xiao Sheng dengan marah.
Qin Yue tertawa kecil dengan melihat kerukunan mereka berdua, Xiao Rong menghela nafas panjang dan terlihat tidak senang.
Xiao Sheng sejujurnya ingin segera berlatih, dia terlalu malu karena kedua Bocah yang tidak ada setengah dari umurnya sudah melampaui dirinya.
Walaupun luka yang dia derita waktu pertarungan dengan Si Yingxia sudah sembuh, namun sekarang dia mengalami kemacetan. Hanya dengan bantuan Pil Roh ini maka dia akan dapat menerobos Lapisan ketiga dan mendapatkan wajahnya kembali.
Jika dia tahu hal ini akan terjadi maka dia akan memundurkan upacara pengangkatan Xiao Kang menjadi Patriak berikutnya. Namun undangan sudah tersebar dan dia hanya perlu bersabar.
Qin Yue sendiri tidak buruk dan hanya masalah waktu sampai dia menerobos Lapisan ketiga, sekarang Keluarga Xiao mendapatkan kehormatan besar karena memiliki barisan orang-orang yang mengerikan.
Semua ini adalah berkat yang dimiliki oleh Xiao Yuan, bahkan setengah Kekuatan Keluarga Xiao yang sekarang dapat menandingi kekuatan penuh dari Keluarga Ye dan Tang.
Namun mereka semua berhubungan dengan baik dan tidak ada permusuhan. Karena itu merupakan kedamaian jadi tidak ada alasan bagi Keluarga Xiao untuk bersikap sombong.
__ADS_1