
Pertempuran sengit terus menerus berlangsung dan sudah memakan korban jiwa, Kultivator Tingkat Langit yang digaris depan melakukan tugasnya dengan baik dan secara bergiliran bertarung.
Zheng Qu sesekali membantu penyerangan dan membantu mengalahkan Beast Tingkat Penciptaan bersama dengan yang lainya. Qin Yue, Ye Lin dan Tang Yu juga tidak kalah hebat dan terus menerus bertarung tanpa henti.
Ye Lin saat ini jauh lebih baik dari sebelumnya dan perlahan dia mengatasi ketakutan didalam hatinya akan kematian. Tang Yu tidak memiliki stamina yang lebih, sesekali dia mundur dan beristirahat dengan baik.
Satu lengannya masih patah karena perselisihan dengan Xiao Yuan, namun dia tidak akan berani untuk membalasnya karena perbedaan kekuatan mereka yang jauh.
Bahkan jika dia bisa Tang Yu tidak akan menggunakan cara yang licik, dia kalah karena kelemahannya dan suatu saat dia akan menang dengan adil mengembalikan nama baiknya.
Song Sie melihat kearah Xie Tan dan berkata, "Ayo lakukan !"
"Hahaha... kita hanya perlu menembaknya kedepan dan semuanya akan baik-baik saja bukan !" Xie Tan berkata dengan santai.
Mereka berdua melompat kelangit dan masing-masing dari mereka memegang Belati, Aura mereka meledak dengan gila dan mereka mengayunkannya bersama.
Api dan Angin saling menyatu menciptakan pusaran Api besar yang berniat melahap segala sesuatu yang ada dibawah mereka. Puluhan Beast mati dibawah Teknik gabungan dari Song Sie dan Xie Tan, namun salah seekor Beast melompat keatas langit dan mengayunkan kedua cakarnya.
__ADS_1
Song Sie dan Xie Tan menahan Cakar Beast itu dengan Belati mereka, tubuh mereka terlempar kebawah dan menabrak tanah dengan keras.
Artifak Belati mereka hancur dibawah cakar keras dari Beast itu dan kemarahan jelas terlihat diwajah mereka. Zheng Qu yang melihat hal ini segera membantu mereka, dia memusatkan Qi miliknya kedalam tinjunya dan meninju kearah Beast itu.
Tinju yang terbentuk dari Qi menabrak langsung Beast Tingkat Penciptaan, darah mulai berjatuhan dari atas langit dan Beast itu terpental sangat jauh kebelakang.
"Jangan lengah... untuk sekarang kita memang unggul, namun Beast ini cukup kuat dan jebakan yang kita buat sangat terbatas. Jika kalian mati disini maka kemungkinan menang kita akan menjadi lebih sempit."Zheng Qu memberikan peringatannya.
"Terimakasih sudah membantu... kami terlalu bersemangat karena sudah lama tidak melakukan ini." Kata Xie Tan dengan santai.
Song Sie dan Xie Tan mengangguk setuju dengan perkataan Zheng Qu, bahkan mereka berpikir kalau bakat Xiao Yuan akan jauh melebihi pendahulunya dan akan meraih puncak.
*Groar.*
Raungan Beast terdengar sangat keras dan tiba-tiba terjadi suatu keanehan. Tanah mulai bergetar dan Akar tanaman yang panjang mulai muncul dari dalam hutan.
Sekumpulan Beast ini mencoba untuk melarikan diri dan menerobos dinding api dengan paksa. Zheng Qu menyuruh semua orang untuk mundur dan melihat perkembangan yang terjadi kali ini.
__ADS_1
Mereka merasakan Aura yang mengerikan dari Akar ini dan sepertinya hal ini akan segera mencapai puncak. Semua Beast yang terjerat oleh Akar itu mulai mengering dan hanya meninggalkan Tulang.
Xiao Yuan perlahan membuka matanya dan sepenuhnya memahami wawasan dari Teknik Kaisar Perang. Bing yang selalu berada disampingnya sedikit terkejut dengan hal ini.
"Berhati-hatilah Nak... aku sarankan untuk segera lari dari tempat ini. Aura yang tidak menggangguku sebelumnya berasal dari Makhluk ini. Bahkan jika kau berada di Tingkat Penciptaan lapisan ketiga masihlah hal yang mustahil untuk mengalahkannya." Kata Bing dengan cemas.
"Sebenar apa Makhluk ini dan apakah ini sekuat dirimu dimasa lalu ?" Tanya Xiao Yuan dengan dingin.
"Jangan bercanda... jika dia melihatku maka dia tidak akan berani menunjukan wajahnya. Makhluk ini disebut Roh Kayu Penjaga Hutan, namun karena dia diberikan darah dan daging Beast sebagai Nutrisinya maka Auranya terlihat sama sekali tidak menyenangkan." Kata Bing dengan sungguh-sungguh.
"Aku mengerti... jika kau tidak takut mengapa aku harus takut. Sejak awal aku sudah memutuskan untuk bertarung, jika aku pergi tanpa melakukan pertarungan maka ini hanya mempermalukan diriku sendiri." Kata Xiao Yuan dengan tegas.
Bing melihat kearah Xiao Yuan dengan serius dan berkata, "Apakah kau mendapatkan sesuatu dari pencerahanmu ?"
"Ya... lebih tepatnya aku mendapatkan pemahaman yang jauh lebih sempurna dari Teknik Kaisar Perang yang sebenarnya. Aku merasa bahwa sekarang adalah kesempatan yang bagus untuk melakukannya." Kata Xiao Yuan dengan sungguh-sungguh.
"Kalau begitu kita akan bertarung bersama." Bing berniat untuk membantu Xiao Yuan dalam memberikan beberapa saran.
__ADS_1