KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 453 - Final


__ADS_3

Disisi lain semua orang sedang berjuang mati-matian untuk berusaha lolos dari Medan Bilah Angin. Namun kekuatan mereka sangat terbatas dan tidak sedikit dari mereka yang tereliminasi.


Tao Lingwan dan yang lainya tidak mampu melanjutkan keputaran final dan hancur dibawah Bilah Angin yang tajam. Mereka semua yang gagal dikirim kembali ketempat awal keberangkatan mereka.


Duan Rong sama sekali tidak kecewa dengan peforma mereka dan ini merupakan pengalaman yang bagus. Umur mereka masih sangat muda dan mendapatkan pencapaian ini sudah sangat bagus untuk mereka.


Jia Yie pergi kearah Tao Lingwan dan berkata, "Kakak... bagaimana dengan Kakak Xiao, apakah dia bisa melalui semuanya dengan aman ?"


"Suami sangatlah kuat dan dapat bersaing untuk gelar pemenang. Terlebih ada Saudariku yang merupakan Istri pertama dari Suami yang bernama Kakak Lei Yun Ting. Selama ada dia maka semuanya akan baik-baik saja." Kata Tao Lingwan dengan santai.


Jia Yie sedikit terkejut dan melihat kearah Monumen Peringkat, disana nama-nama yang sudah gugur sudah hilang dan hanya tersisa dua puluh orang yang masih bertahan.


Nama Lei Yun Ting berada di Peringkat ketiga berada dibawah Guan Zhi dan Feng Lei, sesuai urutan kedatangan maka disesuaikan dengan peringkat. Sedangkan Xiao Yuan berada diurutan terakhir dibawah Yang Shen, namun ini bukan masalah besar mengingat Xiao Yuan sendiri sangat kuat.

__ADS_1


Disisi lain Tian Du sudah kembali dari tugasnya di Wilayah Iblis, disana dia mendengar kabar dari Duan Rong tentang keributan yang dibuat oleh Xiao Yuan beberapa bulan yang lalu.


Tian Du tidak menyalahkan Xiao Yuan namun dia merasa sangat marah dengan pengaturan Sekte, Leluhur Bulan bertindak langsung menyerang Murid dan Putra Dewa Huang Wuji menggunakan tangan dari Gedung Pembunuh untuk berurusan dengan Xiao Yuan.


Sebagai Gurunya maka Tian Du tidak akan terima jika Muridnya diperlakukan tidak adil, urusan para Murid hanya bisa diselesaikan oleh mereka sendiri. Menggunakan tangan orang lain atau membuat Leluhur menindas para Murid bukanlah contoh yang baik, jadi dia tidak bisa menyembunyikan kemarahannya kepada Duan Rong.


Untungnya Xiao Yuan baik-baik saja dan Leluhur Bulan mati ditangannya, walaupun ini terlihat aneh tapi dia tidak akan mempermasalahkan apapun selama Xiao Yuan baik-baik saja.


Ledakan Kekuatan Jiwa yang sangat kuat mulai terasa dimasing-masing Monumen dan ini adalah keagungan dari kekuatan Kaisar Bayangan Jiwa yang sebenarnya. Sebuah layar besar mulai muncul dan disana terlihat semua peserta yang berhasil lolos kebabak final.


Saat ini mereka berada didataran sangat luas dan dua puluh pilar yang tinggi mulai terbentuk, masing-masing Pilar ditempati oleh para Peserta dan Kaisar Bayangan Jiwa muncul ditengah tempat itu.


Untuk yang lainya mereka dikirim kembali ke Istana Bayangan Jiwa, karena ini adalah babak final dan disiarkan langsung disemua tempat maka hanya dirinya sendiri yang perlu turun langsung agar tidak ada kecurigaan dari pihak manapun.

__ADS_1


"Selamat untuk kalian semua yang berhasil masuk keputaran Final, sekarang kita akan masuk keputaran final dan pertarungan kali ini akan dilihat langsung oleh semua orang di Wilayah Leluhur. Untuk babak final kali ini akan dilakukan dengan pertarungan satu lawan satu dan untuk mendapatkan lawan maka akan dilakukan undian, siapa yang mendapatkan nomer yang sama maka itu akan menjadi lawannya. Apakah ada dari kalian yang keberatan ?" Jia Shie menjelaskan semua aturan kepada mereka.


Semua orang mengangguk dan terlihat tidak sabar untuk memulai pertarungan, ini sudah bukan lagi masalah tentang Dunia Pasif namun ini adalah kompetisi besar tentang siapa yang akan memegang kendali penuh digenerasi mereka sekarang.


Jia Shie mengeluarkan Kotak Kayu dan didalamnya sudah berisi nomer satu sampai sepuluh. Kotak itu melayang kearah mereka satu persatu dan semua orang dapat mengambil sesuai nomer sesuai giliran mereka.


Xiao Yuan mendapatkan nomer dua sedangkan Lei Yun Ting mendapatkan nomer lima, namun tiba-tiba niat bertarung yang sangat besar meledak dan itu berasal dari Yang Shen.


Yang Shen mendapatkan nomer satu dan lawannya tidak lain adalah Guan Zhi yang mendapatkan nomer yang sama.


Jia Shie menggelengkan kepalanya dan berpikir kalau Anak-Anak ini terlalu bersemangat, tapi ini bukan hal yang buruk baginya. Segera dia melambaikan tangannya dan Pilar-Pilar itu mundur dalam jarak yang sangat jauh.


Jia Shie tersenyum dan berkata, "Sekarang mereka yang mendapatkan nomer satu dapat pergi ketengah Medan Pertarungan. Menggilalah sesuka hati kalian !"

__ADS_1


__ADS_2