
Waktu berlalu selama seminggu dan Xiao Yuan keluar dari Aula Pemurnian, dia membayar sebanyak 140 Poin dengan meminjam Tungku Pil Roh Tingkat Primordial dan memiliki sisa 860 Poin.
860 Poin sudah cukup untuk mendapatkan tempat di Menara Latihan selama dua bulan, Xiao Yuan sendiri juga ingin merasakan manfaat berkultivasi disana.
Segera dia pergi ke Menara Pelatihan dan setelah beberapa waktu dia melihat pemandangan laut yang dibelakang Sekte. Terdapat sebuah Pulau besar dan disana sebuah Menara menjulang tinggi memancarkan Fluktuasi Aura yang sangat kaya.
Tepat diatasnya terdapat puluhan Pulau Melayang yang merupakan kediaman Putra Dewa, namun hanya tujuh yang digunakan dan sisanya sama sekali tertutup.
Xiao Yuan bergegas menyebrang dan melihat antrian yang cukup panjang, namun dia dengan tenang masuk ke Antrian dan salah seorang Tetua berjalan kearahnya.
"Anak ini... jika kau ingin menggunakan Menara Pelatihan kau harus melaporkan kepada kami terlebih dahulu sebelum mengantri !" Kata Tetua itu dengan kesal.
"Maafkan Murid baru ini." Xiao Yuan mengeluarkan Token Murid miliknya dan menyerahkannya kepada Tetua itu.
Tetua itu terkejut dan tidak menyangka kalau Anak didepannya ini adalah orang yang ditargetkan oleh kedua Putra Dewa. Dirinya sendiri sudah mendapatkan perintah dan ribuan Kristal Saint dari Yang Shen dan Huang Wuji, mereka memintanya agar Xiao Yuan ini tidak diijinkan menggunakan Menara Pelatihan.
__ADS_1
"Silahkan pergi... kehadiranmu tidak diterima disini !" Kata Tetua itu dengan santai.
Xiao Yuan mengerutkan keningnya dan berkata, "Maaf... mengapa Murid ini tidak diterima disini, aku memiliki Poin yang cukup dan Menara Pelatihan sejak awal digunakan untuk para Murid. Alasan apa yang membuat Tetua mengusir Murid ini sehingga tidak dapat menggunakan Menara Pelatihan ?"
"Alasan... apakah perlu alasan untuk mengusirmu dari sini, aku adalah Tuan dari tempat ini dan bisa atau tidaknya kau menggunakan Menara Pelatihan itu adalah keputusanku. Jika kau ingin menyalahkan seseorang maka salahkan saja dirimu sendiri, kau sudah menyinggung dua orang hebat dan kau harus meminta pengampunan mereka jika ingin menggunakan Menara Pelatihan." Kata Tetua itu dengan santai.
Xiao Yuan merasa sangat marah dan keributan ini menjadi pusat perhatian para Murid, dia awalnya curiga bahwa Yang Shen ataupun Huang Wuji pasti menargetkannya. Sekarang dengan identitas dan kekayaan mereka, pasti Tetua ini sudah diberikan sesuatu yang berharga sehingga membantu mereka.
"Apakah seperti ini cara Sekte Bulan Cerah memperlakukan Muridnya, bahkan seorang Tetua rela menjilat sepatu Putra Dewa dan menjadi Anjing mereka. Orang sepertimu tidak layak untuk dihormati, fakta ini sangat menyedihkan bukan !" Kata Xiao Yuan dengan marah.
Tetua itu mengayunkan tangannya dan Auranya terlihat sangat ganas, Xiao Yuan mendesak Origin Qi miliknya dan menangkap tangan Tetua itu.
Kekuatan Jiwa yang sangat kuat membombardir area dan memaksa antrian itu bubar, semua Murid berlari dan menjaga jarak dari keganasan mereka berdua.
Tetua itu merasakan tekanan yang sangat besar dan mengerang kesakitan, pergelangan tangannya seolah akan hancur dan Xiao Yuan meremasnya dengan sangat kuat.
__ADS_1
"Hentikan !" Teriak seorang Pria dari kerumunan dan itu adalah San De, "Apakah begini cara seorang Murid memperlakukan Tetuanya, ini sungguh penghinaan bagi Tetua dan kau akan dihukum untuk itu !"
Xiao Yuan melepaskan tangan Tetua itu dan berkata, "Kau memintaku untuk bersikap sopan, tapi apakah layak orang ini mendapatkannya ?"
San De tersenyum dan berkata, "Kau hanyalah seorang Murid baru, jadi wajar jika Tetua mengujimu. Apakah ada yang salah dengan hal itu ?"
Xiao Yuan menghela nafas dan berpikir kalau San De ini hanya ingin bermain dengan kata-kata, dia ingin menarik kebencian atas penilaian orang lain kepadanya.
"Hahaha... apakah kau tahu apa hal yang paling penting di Dunia ini ?" Tanya Xiao Yuan dengan dingin.
"Kekuatan." Kata San De dengan senyum yang mengejek.
Xiao Yuan memadatkan Niat pedangnya dan menancapkannya ditanah, hal ini membuat semua orang mundur dan wajah Tetua itu merosot. Aura Membunuh meledak dengan sangat gila dan keringat dingin mulai mengalir didahi semua orang.
"Putra Dewa mana yang kau ikuti... lupakan... sampah macam apa yang kau ikuti itu sama sekali tidak berarti didepan Tuan Muda ini. Karena kau ingin sekali membuat namaku menjadi buruk maka aku akan memenuhi harapanmu, aku akan membunuh bajingan tua ini dan kau juga akan mati bersamanya."
__ADS_1
Xiao Yuan mengangkat Pedangnya dan berkata, "Mari bertaruh... jika kau mengatakan iya maka aku akan membunuh kalian berdua ditempat ini, sekarang mari kita lihat... apakah Putra Dewa yang kau ikuti itu memiliki keberanian untuk menghentikanku atau tidak !"