KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 441 - Kaisar Bayangan Jiwa Jia Shie


__ADS_3

Disisi lain di Monumen daftar peringkat posisi Xiao Yuan naik dengan sangat cepat dan berada dipuncak. Poin yang dikumpulkannya sangatlah banyak dan namanya cukup memberikan kejutan besar di Wilayah Leluhur.


Sekte Bulan Cerah Sun Sie sangat terkejut dengan kecepatan Xiao Yuan dalam pengumpulan poin, sedangkan Duan Rong hanya tertawa lepas melihatnya. Tetua lainya dan para Murid sangat takjub dengan Xiao Yuan, mereka tidak paham lagi bagaimana cara mengukur kekuatan Xiao Yuan yang sesungguhnya.


"Apa-apaan ini... aku tahu kalau Anak ini sangat kuat, tapi mendapatkan 3055 poin itu sangat berlebihan. Apakah Anak ini membantai banyak orang.... dari mana tenaganya itu berasal ?" Sun Sie terlihat sangat pusing dengan memikirkan hal ini.


"Hahaha... Anak ini tidak bisa diukur dengan akal sehat, dia bahkan bisa selamat dari Jiwa Leluhur Bulan dan Gedung Pembunuh. Sudah jelas kalau dia akan pergi ke Final, bahkan Pangeran Iblis hanya mengumpulkan 100 Poin dan menduduki peringkat kedua. Ini masih satu hari dan jelas kalau momentum Anak ini sangat luar biasa." Kata Duan Rong dengan tawa yang bahagia.


....


Disisi lain disebuah Kerajaan Bayangan Jiwa dan terdapat Istana Melayang yang sangat megah, disana duduk beberapa petinggi dan Kaisar Bayangan Jiwa bersama dengan semua Istrinya duduk dengan tenang melihat Perang Virtual.


Kaisar Bayangan Jiwa bernama Jia Shie dan dia terlihat sangat serius melihat Perang Virtual, namun perhatiannya saat ini tertuju kepada Xiao Yuan.


"Sun Ronghua... apakah ini Pria yang disukai oleh Jia Yie ?" Tanya Jia Shie dengan penasaran.

__ADS_1


Sun Ronghua mengangguk dan berkata, "Benar... apakah Suami memiliki pendapat tentangnya ?"


"Anak ini terlalu kejam dan mendominasi... apakah kau yakin Putriku yang polos itu tidak ditipu olehnya ?" Jia Shie sedikit tidak senang.


Sepuluh Istri dari Jia Shie tertawa bersama-sama dan berpikir bahwa Jia Shie ini terlalu khawatir dengan Jia Yie. Faktanya Jia Shie hanya memiliki satu Anak perempuan dan semuanya kesembilan Putranya adalah laki-laki, dia memberikan perhatian khusus untuk Jia Yie dan sangat menyayanginya.


"Yakinlah dia adalah Pria yang baik dan dengan kekuatannya dia sangat layak untuk menjadi menantu kita. Xiao Yuan berasal dari Dunia yang lebih rendah, dia memang berniat untuk mendapatkan Dunia Pasif ini dan menyatukannya dengan Wilayah Leluhur untuk menciptakan tempat tinggalnya dan keluarganya nanti."


Sun Ronghua melanjutkan, "Kejam terhadap musuh namun baik kepada Keluarganya, bukankah ini sudah cukup !"


"Apa yang dikatakan Ibu memang benar... dia sangat kuat. Aku bahkan sangat ingin mencoba bertarung dengannya, sepertinya Adik Jia Yie tidak buta dalam memilih Pria." Kata Jia Feng dengan jujur.


Sun Ronghua tersenyum dan berkata, "Apakah kau tidak takut jika dia akan merebut Warisan dari Ayahmu ?"


"Tolong jangan merendahkanku.... Dao yang dipelajari Ayah memang sangat mengagumkan, tapi aku juga tidak takut memulai persaingan dengannya.' Kata Jia Feng dengan bangga.

__ADS_1


Jia Shie tersenyum dan berkata, "Bagus... itu baru Putra Kaisar ini."


Sun Ronghua tersenyum dan menatap kearah Layar besar didepannya, "Tenang saja... Xiao Yuan tidak akan mau menerima warisan itu dan tidak akan bersaing dengan kalian sembilan Saudara."


"Mengapa... dengan mendapatkan Warisan Kaisar bukankah memiliki kemungkinan 50 persen untuk menjadi Kaisar Bergelar. Jika itu hanya karena cinta bukankah hal itu terlalu munafik !" Kata Jia Feng dengan jujur.


Semua orang yang ada di Aula sangat sependapat dengan Jia Feng. Bagi mereka para Kultivator yang mengejar Martial Dao, mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk mencapai Puncak. Jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak melewatkan kesempatan untuk menjadi Kaisar Bergelar.


Seorang Pria tiba-tiba masuk kedalam Aula dan itu adalah Kaisar Api Chao Yan dengan beberapa pengawalnya yang berada di Puncak Tingkat Saint.


Jia Shie berdiri dan memberikan salam dengan sopan, Chao Yan menjadi seorang Kaisar seratus tahun sebelum dirinya. Jadi dia hanya menghormati yang lebih tua dan Chao Yan sendiri juga memberikan salam untuknya.


"Tolong maafkan kedatanganku yang tiba-tiba... kali ini kau membuat acara yang menarik dan manarik perhatian orang tua ini untuk melihatnya. Terlebih ada bakat muda yang ingin orang tua ini lihat sampai akhir !" Kata Chao Yan dengan santai.


"Apakah maksud Kaisar Api adalah Su Ling yang merupakan Muridmu ?" Tanya Jia Shie dengan santai.

__ADS_1


"Orang yang aku maksud adalah Bocah yang sedang kau bicarakan yaitu Xiao Yuan, jarang sekali ada Generasi Muda yang membuat orang tua sepertiku mengaguminya. Jadi aku ingin melihatnya sampai akhir dan membuktikan apakah perkataannya waktu itu adalah omong kosong atau tidak !" Kata Chao Yan sambil melihat kearah layar.


__ADS_2