
Gou Che sudah menebak kalau hasilnya adalah penolakan, Die Yao sudah memahami hal ini dengan baik namun tidak ada salahnya untuk mencoba merekrutnya.
Xiao Yuan memiliki kekuatan dan berada di Tingkat Primordial yang bisa disetarakan dengan Putra Dewa. Bagaimana mungkin dia mau berada dibawah Putra Dewa, dengan kekuatannya sendiri sudah cukup untuk membuat pijakan di Sekte Bulan Cerah.
"Tuan Die Yao sudah menebak kalau Saudara Xiao akan menolak tawarannya, namun lebih mudah untuk menyampaikan keinginan kami secara langsung dan aku harap Saudara Xiao tidak mempersulitnya." Kata Gou Che dengan jujur.
"Terimakasih atas niat baik dan pandangan Putra Dewa yang luas, aku sangat menghargainya." Xiao Yuan berkata dengan sopan.
Sekelompok orang tiba-tiba datang dan itu adalah bawahan dari Putra Dewa Yang Shen yaitu Kuan Shou. Sebagai orang nomer dua dibawah Yang Shen, Kuan Shou sangatlah sombong dan hanya menatap Xiao Yuan dengan mengabaikan Gou Che.
Kuan Shou menatap Xiao Yuan dengan dingin dan berkata, "Sebuah kehormatan besar bagimu karena Tuan Muda ini datang secara pribadi, masih tidak berlutut dan menyambut kedatangan Wakil Ketua Fraksi Matahari !"
Xiao Yuan tersenyum mengejek dan berkata, "Anjing mana ini... datang dan memintaku untuk berlutut."
__ADS_1
Xiao Yuan mendesak Origin Qi dan menjentikan jarinya, Bola Cahaya yang sebesar kelereng melesat kearah Kuan Shou dan menghantam dadanya dengan sangat keras.
Tubuh Kuan Shou terlempar beberapa meter kebelakang dan memuntahkan seteguk darah, Gou Che menghentikan Xiao Yuan agar tidak melanjutkan hal ini lebih jauh. Kecuali tantangan hidup dan mati di Arena, maka semua Murid tidak diizinkan untuk bertarung didalam Sekte Bulan Cerah.
"Cari mati... aku adalah utusan dari Putra Dewa Yang Shen, kau hanya semut kecil yang beruntung bisa menerobos Lapisan pertama Tingkat Primordial. Kau berani memukulku dan sudahkah kau tahu konsekuensi dari tindakanmu !" Teriak Kuan Shou dengan marah.
"Konsekuensi... jika kau hanya berbicara tentang kekuatan maka Tuanmu itu tidak layak berdiri didepanku !" Aura Membunuh Xiao Yuan meledak dan menciptakan Badai Aura yang sangat besar.
Mata Gao Che terbuka sangat lebar karena terkejut dan Kuan Shou menjadi sangat ketakutan, dada semua orang merasa sangat sesak dan tekanan Aura ini jauh lebih mengerikan dari Yang Shen ataupun Huang Wuji.
Xiao Yuan berjalan kearah Kuan Shou dan tekanan Auranya membuat dia berlutut dengan paksa, darah mengalir dari sudut mulutnya dan teman-teman dibelakangnya lari kebelakang.
"Katakan ini kepada mereka dan sebarkan... aku tidak akan bergabung dengan Fraksi manapun dan jangan buang waktu kalian untuk datang kemari membujukku. Jika Putra Dewamu itu tidak dapat menerima hal ini dan berniat untuk balas dendam untukmu maka aku hanya akan menerima pertarungan hidup dan mati !" Xiao Yuan berkata dengan santai namun Auranya bukanlah sesuatu yang bisa ditangani oleh Kultivator Tingkat Origin.
__ADS_1
Xiao Yuan meminta Kuan Shou agar menyebarkan hal ini, dia tidak akan mau berada dibawah orang yang lebih lemah darinya. Apanya yang Putra Dewa Peringkat pertama, bahkan jika mereka adalah Kultivator Tingkat Saint Xiao Yuan tidak akan mau diperintah oleh siapapun.
Xiao Yuan memegang kerah baju dari Kuan Shou dan melemparkannya kearah teman-temannya, "Selagi aku masih baik maka aku akan melupakan kejadian ini. Bawa orang itu pergi !"
Kuan Shou mengeratkan giginya dengan marah dan segera mundur, ini adalah penghinaan besar dan orang-orang dibelakangnya mundur bersama-sama.
Gao Che tersenyum dan sudah melihat pertunjukan yang bagus, dia berniat untuk mundur dan memberi Xiao Yuan beberapa peringatan.
"kalau begitu aku tidak akan mengganggu Saudara Xiao, tapi berhati-hatilah... Putra Dewa Yang Shen dan Huang Wuji memiliki tempramen yang buruk. Mungkin dimasa depan mereka akan memiliki niat yang buruk kepada Saudara Xiao !" Kata Gao Che dengan jujur.
"Jika mereka berniat untuk mengambil nyawaku maka mereka juga harus siap untuk mati, terimakasih atas peringatan Saudara Gao Che dan sampaikan salamku untuk Putra Dewa Die Yao." Kata Xiao Yuan dengan sopan.
"Kalau begitu aku pamit... semoga dimasa depan kita dapat berhubungan dengan baik." Gao Che berjalan keluar dan segera melaporkan hal baik ini kepada Die Yao.
__ADS_1
Kali ini dia sudah melihat hal yang menarik dan pasti akan membuat Die Yao senang. Terlebih Xiao Yuan secara terang-terangan memukul wajah Putra Dewa Yang Shen, reaksi apa yang ditunjukannya itu pantas untuk dinantikan.