
Xiao Yuan dan Keluarganya memutuskan untuk kembali ke tempat Keluarga Xiao, mereka bertiga membicarakan beberapa hal mengenai apa yang akan dilakukan Xiao Yuan dimasa depan.
Untuk saat ini Xiao Yuan akan tetap berada di Keluarga Xiao, Kakeknya sangat cemas mengingat Kelompok Penyembah Naga mungkin sudah menargetkan dirinya.
Xiao Rong dan Hu Yan tidak bisa terus bersama Xiao Yuan, mereka memiliki Kota yang harus mereka urus jadi mereka memutuskan untuk kembali. Xiao Yuan meminta Song Sie pergi dan Pasukan Bayangan lainya, namun Xie Tan tetap tinggal sebagai Pelayan yang setia.
Perlakuan yang dia terima dari Keluarga Xiao yang sekarang sungguh sangat berbeda, dia diberikan tempat yang sangat luas sebagai sarana untuk tempat latihan pribadinya dan rumah sederhana yang bagus.
Xiao Sheng memberikannya buku latihan yang bagus, namun dari sekian banyak hal yang dipelajari hanya ada dua Teknik yang mampu menarik minat Xiao Yuan.
Teknik pertama adalah Dragon Blazing yang sebelumnya digunakan Xiao Sheng untuk membunuh Roh Kayu. Xiao Yuan membutuhkan waktu seminggu untuk mempelajari hal ini didalam Ruang Latihan Liontin Emas.
Untuk yang kedua adalah Teknik Tubuh Logam yang membuat penggunanya memiliki tubuh yang sekekar logam baja. Namun kesulitan Teknik ini berada didalam latihannya, namun hal ini sangat cocok untuknya mengingat tubuhnya Xiao Yuan sudah cukup keras untuk manggung beban latihannya.
Xiao Yuan sedang berlatih dengan tenang memahami gerakannya dengan baik, dia menoleh kearah Xie Tan dibelakang dan tersenyum.
Xie Tan yang melihat ini menggaruk kepalanya dan berkata, "Apa ada sesuatu yang Tuan Muda butuhkan ?"
__ADS_1
"Pukul aku dengan kekuatan penuhmu !" Kata Xiao Yuan dengan wajah yang bersemangat.
Xie Tan memobilisasi Sumber Qi miliknya dan Auranya meledak dari tubuhnya. Sesuai perintah Song Sie, jangan pernah mempertanyakan keputusan Xiao Yuan.
Mereka hanya perlu melakukan apa yang Tuan Muda mereka perintahkan dengan kepercayaan penuh. Melihat hal ini Xiao Yuan merasa senang dan saat ini bawahannya sudah menjadi lebih tegas dari sebelumnya.
Xie Tan berlari kearah Xiao Yuan dan meninju dadanya dengan kemampuan terbaiknya. Kekuatan Tinju itu mendorong Xiao Yuan beberapa meter kebelakang, dia merasakan sedikit sakit namun dia bisa merasakan aliran Qi dari Tinju Xie Tan.
Xiao Yuan mulai memahami bahwa setiap kemurnian dan kepadatan Qi seseorang akan berbeda. Namun penggunaan Qi bukan hanya sesederhana yang dia pikirkan, jadi dia ingin melatih kontrol Qi miliknya sampai membuahkan hasil.
"Sesuai apa yang Tuan Muda inginkan." Kata Xie Tan dengan hormat.
Angin yang ganas mulai menyelimuti kedua tangan Xie Tan, walaupun dia belum lama menerobos namun kekuatan dari Ras Petarung bukanlah hal yang mudah untuk ditangani.
Xie Tan melesat kedepan dan Xiao Yuan memejamkan matanya, dia menyerap Aura dalam jumlah yang besar dan mulai merasakan pergerakkan Qi disekitarnya.
*Bang... Bang... Bang...*
__ADS_1
Xie Tan meninju Xiao Yuan berkali-kali dan ledakan Angin yang ganas mengaliri setiap tinjunya. Xiao Yuan sama sekali tidak melakukan serangan balik dan fokus dalam bertahan.
Xiao Sheng dan Xiao Ra yang sudah memperhatikan ini dari awal melihatnya dengan tenang dari samping. Xiao Ra sedikit tidak paham dengan metode latihan yang sederhana ini.
"Ayah... bukankah keponakan hanya berniat merasakan Aliran Qi, kenapa dia harus bertindak berlebihan seperti itu !" Kata Xiao Ra dengan penasaran.
"Karena itulah tidak ada kemajuan darimu... Xiao Yuan memang berusaha mengasah pemahaman dalam merasakan Aliran Qi, namun dia juga mengasah Indra tubuh secara maksimal. Kemungkinan dia mempelajari Teknik Tubuh Logam, hal ini mungkin terbilang sulit dan bahkan aku hanya bisa memainkan sedikit dari kemampuan Teknik ini."
Xiao Sheng melanjutkan, "Metode ini memang terlihat sangat brutal, namun Anak ini mengasah dirinya dalam rasa sakit dan mengembangkannya. Tidak heran dia memiliki mentalitas yang luar biasa, bahkan dihadapan Tingkat Origin dia tidak menunjukan rasa takut sedikitpun !"
Xiao Ra juga memikirkan hal yang sama dengan Xiao Sheng, seseorang akan mengeluarkan potensi mereka hanya saat keadaan terdesak.
Mungkin Xiao Yuan bisa menggunakan metode yang lebih lembut seperti melempar batu, namun dia lebih suka hasil yang pasti. Tidak masalah mengalami sedikit rasa sakit asalkan mencapai tujuannya.
Setelah beberapa waktu melakukan pemukulan yang berat, perlahan-lahan Xiao Yuan mulai berkembang dan mampu menghindari tinju yang diarahkan padanya.
Xiao Yuan dapat memanipulasi Qi didalam tubuhnya dan membuat dinding tipis tak terlihat, namun kontrolnya masih sangat buruk dan masih harus membiasakan hal ini.
__ADS_1