KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 370 - Permintaan


__ADS_3

Huang Wuji kembali ke Pulau Melayang Bulan dan mengeratkan giginya dengan kesal, "Bajingan itu jika aku memiliki kesempatan aku akan merobek tubuhnya dan meminum darahnya !"


Seorang Pria bernama San De masuk kedalam dan gayanya terlihat sangat elegan, "Tuan terlihat sangat kesal, apakah ada sesuatu yang mengganggumu ?"


"Sialan itu selalu memiliki rencana yang sama denganku, bahkan dia juga berencana untuk mendekati Anak dari Kaisar Bayangan Jiwa. Apakah kau memiliki rencana dalam hal ini ?" Tanya Huang Wuji dengan kesal.


"Tidak bertindak agresif dan tenang adalah pilihan yang tepat, kita harus menjaga garis itu. Saat ini apa yang perlu diperhatikan adalah mereka Anak Burung yang mengepakkan sayapnya." San De berkata dengan santai.


"Benar katamu... Tao Lingwan sudah menunjukan perkembangan besar, tapi Chang Sheng... apakah kita harus mewaspadai Pria yang sudah kehilangan martabatnya sebagai Putra Dewa ?" Tanya Huang Wuji dengan penasaran.


"Tidak akan ada ramalan yang dapat diprediksi dengan akurat, seperti halnya Putra Dewa Chang Sheng. Ketika dia gagal dan berhasil bangkit dari keterpurukan, dia akan mendapatkan perkembangan besar. Mengabaikan orang sepertinya adalah sebuah kesalahan, takutnya jika kita lengah maka cakarnya akan menyeret kita turun kebawah." Kata San De dengan serius.


Huang Wuji harus mengakui bahwa San De ini sangat hebat dalam menyusun strategi, dia memikirkan semua peluang dan memberikan pukulan keras kepada lawan dalam keadaan lemah mereka.


Karena itulah dia membawanya sebagai penasihat sekaligus tempat baginya untuk mencari solusi kemenangan yang pasti.

__ADS_1


San De tersenyum dan berkata, "Tuan tenang saja... saat ini mereka berdua dikirim ke Perbatasan Wilayah Iblis, disana terdapat Dunia Fasif yang baru terbuka dan aku sudah mengirim orang untuk berurusan dengan mereka."


"Benar... aku juga mendapatkan penawaran ini dari Tetua untuk pergi, tapi aku tidak berani mengambil resiko mengingat Dunia ini tidak memiliki seseorang yang mengendalikannya. Bahayanya masih tidak diketahui dan siapa yang menyangka kalau mereka akan berani melakukannya." Kata Huang Wuji dengan tersenyum puas.


San De selalu berpikir selangkah kedepan karena hal inilah Huang Wuji memberikannya kebebasan dalam mengambil keputusan. Sang De sudah menyuruh beberapa orang yang memiliki kemampuan dan sepertinya akan menciptakan keributan.


....


Disisi lain Xiao Yuan memutuskan untuk berhenti dan pergi menemui Tian Du, disana dia melihat Tian Du duduk diatas kursi sambil menikmati tehnya.


Tian Du melirik kearah Xiao Yuan dan tersenyum, "Sudah seminggu lebih kau mempelajarinya, apakah kau tidak bosan dan tidak ingin melihat tempat latihan di Sekte ini. Kau juga belum mendaftar kedalam peringkat !"


"Siapa yang tahu jika kau melihatnya sendiri mungkin kau akan tertarik. Lalu apa yang kau butuhkan dariku ?" Tanya Tian Du dengan penasaran.


"Tidak ada... Murid ini hanya ingin mengambil Bahan Obat di Ruang Harta, walaupun Master sudah memberikan hak penuh namun tetap saja aku merasa tidak enak !" Xiao Yuan mengusap kepalanya dan meminta ijin.

__ADS_1


"Gunakan saja... lagi pula setiap bulannya Puncak ini akan mendapatkan Pasokan. Tidak ada barang yang bagus tetapi seharusnya cukup untuk membuatmu berada di Lapisan ketiga selama beberapa tahun kedepan." Kata Tian Du dengan santai.


Xiao Yuan membungkuk dan berterimakasih dengan tulus, mereka berdua melihat keatas langit dan melihat kedatangan Master Sekte Duan Rong. Xiao Yuan membungkuk dan memberi hormat untuk menyapa dan berdiri dibelakang Tian Du.


"Murid ini tidak akan mengganggu dan segera mundur !" Kata Xiao Yuan dengan hormat.


"Tetaplah disini... ada sesuatu yang ingin kau lakukan dan membutuhkan persetujuanmu !" Kata Duan Rong dengan santai.


Xiao Yuan tidak berani bergerak dari tempatnya dan Tian Du merasa kalau ada yang salah dengan Duan Rong.


"Apakah ada sesuatu sampai Master Sekte mencari Muridku ?" Tanya Tian Du dengan dingin.


"Kau tahu kalau beberapa minggu yang lalu muncul Dunia Pasif yang mulai terbentuk, kita mengirim Putra Dewa peringkat ketiga dan keempat. Tapi situasinya saat ini menjadi sangat kacau disana dan sudah menjadi medan tempur, karena terdapat batasan yang mencegah Kultivator Tingkat Saint masuk maka aku tidak perlu meminta bantuan Muridmu !" Kata Duan Rong dengan kesal.


"Lalu apa gunanya Putra Dewa yang lainya ?" Tian Du berteriak dengan marah.

__ADS_1


"Sayangnya mereka memiliki kebebasan untuk menolak, mengingat resiko akan kehilangan nyawa mereka dan terdapat banyak Ras yang berada di Tingkat Primordial." Kata Duan Rong dengan jujur.


"Kau sangat tahu situasinya saat ini... dia memang hebat tapi dia juga baru datang dan bergabung. Apakah kau memintanya untuk bertarung dan meresikokan dirinya kedalam bahaya." Teriak Tian Du dengan marah.


__ADS_2