KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 143 - Abaikan Mereka dan Lawan Aku


__ADS_3

Cang Mo melihat sekitarnya dan terkejut melihat semua orang menghilang, namun beberapa masih belum menghancurkan Tokennya dan masih berjuang.


"Apakah kalian pikir bisa pergi... ugh..." Cang Mo berniat untuk menyerang mereka yang belum pergi namun Xiao Yuan tidak akan membiarkan Cang Mo bertindak sesuka hatinya.


Xiao Yuan terus mendesak Kekuatan Jiwanya dan jika Cang Mo teralihkan sedikit saja maka dia akan mendapatkan luka yang fatal pada Laut Kesadarannya.


Cang Mo berpikir bahwa Xiao Yuan tidak akan mampu bersaing dalam Kekuatan Jiwa dengannya, karena basis Kultivasinya berada satu lapisan dibawahnya.


Namun Xiao Yuan terus memberinya kejutan dan Kekuatan Jiwa miliknya dapat diimbangi olehnya dengan santai. Cang Mo sama sekali tidak membenci hal ini dan semangat bertarungnya benar-benar sangat membara.


"Selain Xiao Sheng aku pikir Keluarga Xiao diisi dengan sekumpulan sampah. Namun penilaian kami ternyata salah, aku Cang Mo mengakui kekuatanmu sayangnya kau akan mati disini !" Cang Mo terlihat sangat bersemangat dan fokusnya hanya tertuju kepada Xiao Yuan.


"Persetan dengan pengakuan darimu... sangat jarang menemukan lawan yang kuat sepertimu. Lebih baik kau fokus padaku... jika perhatianmu teralihkan maka ini tidak akan menyenangkan !" Xiao Yuan sedikit memprovokasi agar Cang Mo tidak menyerang mereka yang masih ada disini.


Ye Lin yang melihat hal ini tidak bisa menahan kekesalan didalam hatinya dan kekagumannya pada Xiao Yuan. Bahkan dihadapan musuh yang kuat dia sama sekali tidak menunjukan rasa takut dan memprioritaskan keselamatan orang lain, berbeda dengannya yang tidak bisa menyingkirkan ketakutan akan kematian.

__ADS_1


"Apanya yang Jenius nomer satu semua ini hanya sebuah lelucon.... kembalilah hidup-hidup, jika kau mati disini maka aku tidak akan bisa membalas kekalahanku dimasa depan !" Ye Lin menghancurkan Token ditangannya dan menghilang dari tempatnya.


....


Disisi lain di Kediaman Keluarga Xiao semua orang sangat terkejut dengan kemunculan Cang Mo, saat ini mereka dilanda kepanikan dan kemarahan terlihat jelas diwajah mereka.


Ketiga Patriak diperintahkan oleh masing-masing Kepala Keluarga untuk mengirim bantuan, hal ini bukan lagi acara bertahan hidup. Kelompok Penyembah Naga sudah bergerak dan pastinya ini bukanlah hal yang baik.


"Bagaimana mungkin mereka bisa campur tangan dalam hal ini, seharusnya kita mengawasinya secara pribadi. Membutuhkan waktu satu minggu untuk kita sampai di Kota Awan, semuanya akan terlambat sebelum kita sampai disana !" Tang Ru berkata dengan cemas.


"Tenanglah... perhatikan baik-baik... Bocah Xiao Yuan itu sudah mengambil tindakan yang tepat dan mengulur waktu demi menyelamatkan banyak nyawa. Jika Monster itu membawa banyak orang seharusnya dia akan melakukan penyergapan, namun dia hanya melakukan seorang diri. Ini menandakan bahwa Monster itu hanya melakukan semua ini sendirian dan tidak membawa orang lain !" Kata Ye Sun dengan dingin.


Namun Xiao Sheng hanya menunjukan ekspresi yang dingin dan Aura Membunuh mulai bocor, Xiao Rong berjalan keluar Aula dan berniat pergi ke Kota Awan.


Xiao Yuan memang melakukan tindakan yang terpuji, namun jelas bahwa Xiao Yuan bukanlah lawan bagi Cang Mo. Xiao Yuan sama saja mengorbankan dirinya demi keselamatan semua orang yang tidak ada artinya dimata Xiao Sheng.

__ADS_1


"Xiao Sheng... percayalah padanya... dia kuat dan kami berhutang pada Cucumu itu. Jika dia memutuskan untuk tetap tinggal maka Cucumu itu pasti memiliki cara untuk keluar dari situasi ini, lebih baik kita melihat pertarungan mereka dengan tenang !" Kata Ye Sun dengan jujur.


"Pergi sekarangpun tidak ada artinya sama sekali, biarkan Xiao Ra dan lainya yang mengatasinya." Xiao Sheng tidak bisa berhenti melihat gambar didepannya.


....


Benturan dari Kekuatan Jiwa Xiao Yuan dan Cang Mo perlahan mulai mereda, saat ini hanya ada mereka berdua yang berada ditempat itu dan Aura mereka meledak dengan gila.


"Sebelum kita bertarung aku ingin bertanya satu hal, apa tujuanmu yang sebenarnya. Jika kau ingin menyergap kami maka kau tidak akan melakukannya sendiri, jadi aku dapat menyimpulkan bahwa tujuanmu pasti sesuatu yang lain bukan ?" Xiao Yuan bertanya dengan penasaran.


Cang Mo tersenyum dan berkata, "Setidaknya otakmu itu bukan sebuah pajangan... tujuanku adalah menyebarkan teror bagi kalian dan meratakan Kota Awan."


"Kau terlalu naif... hanya dengan dirimu sangatlah mustahil untuk melakukannya." Xiao Yuan berkata dengan jujur.


"Siapa bilang kalau aku yang akan menghancurkan Kota Awan !" Kata Cang Mo yang tersenyum licik.

__ADS_1


Xiao Yuan menyipitkan matanya dan berkata, "Apakah kalian memiliki Kultivator Tingkat Origin dan menyuruhnya untuk menghancurkan Kota Awan ?"


"Kelompok Penyembah Naga memang memilikinya, tapi itu terlalu berlebihan jika membuat mereka keluar." Cang Mo berkata dengan santai.


__ADS_2