KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 431 - Aset Yang Besar


__ADS_3

Semua Tetua sangat terkejut dengan kebaikan yang diberikan Duan Rong kepada Xiao Yuan, Pulau Melayang adalah Aset yang sangat berharga dan tidak seharusnya diberikan kepada orang lain selain Putra Dewa yang mendapatkan pengakuan dari Leluhur.


Namun Duan Rong memiliki pertimbangannya sendiri, Xiao Yuan dengan santai membunuh Leluhur Bulan dan kekuatannya diatas Putra Dewa yang lainya.


Jadi wajar bagi Sekte untuk memelihara orang seperti ini dengan baik, bahkan jika Leluhur lainya tidak setuju maka mereka tidak bisa melakukan apapun kepada Xiao Yuan.


Duan Rong mengangkat tangannya dan meminta mereka semua untuk bubar. Semua masalah berakhir sampai disini dan tidak boleh ada orang yang mengungkitnya.


Setelah semua orang pergi Xiao Yuan bersorak untuk dirinya sendiri dan mengejutkan Tao Lingwan. Pulau Melayang penuh dengan Sumber Daya dan tempat latihan yang bagus, berkah semacam ini merupakan sesuatu yang spesial baginya.


"Aku pikir Suamiku ini memiliki sisi yang seperti Anak Kecil !" Kata Tao Lingwan sambil tertawa.


"Bagaimana mungkin aku tidak senang... kekayaan Huang Wuji di Pulau Melayang sudah menjadi milikku. Seharusnya akan ada banyak Bahan Obat dan Sumber Daya yang bisa aku gunakan disana." Kata Xiao Yuan dengan ekspresi bahagia.


Tao Lingwan setuju dengan perkataan Xiao Yuan dan mengangguk, Pulau Melayang memang sangat bagus dan hanya mereka Putra Dewa yang bisa mengaksesnya. Sekarang Xiao Yuan mendapatkan berkah semacam ini dan Sumber Daya dapat terjamin dimasa depan.

__ADS_1


Xiao Yuan menggandeng tangan Tao Lingwan dan segera pergi ke Pulau Melayang Bulan. Setelah beberapa waktu akhirnya mereka berdua sampai dan terdapat sebuah Istana dengan Desain yang sangat megah.


Tao Lingwan mengajak Xiao Yuan berkeliling dan ini bukan kali pertama dia datang ketempat ini. Didalam Gudang Harta terdapat banyak Artifak Tingkat Primordial dan Saint, terlebih kebun tanaman obat yang dibelakang cukup menghidupi Xiao Yuan selama bertahun-tahun.


Xiao Yuan mengeluarkan Bao dari dalam Dunia Liontin Emas, dia memintanya untuk mencari Biji dan menjaga tempat ini. Seharusnya tempat ini sangat cocok bagi Bao untuk tinggal dan untuk saat ini peningkatan kekuatannya sangatlah penting.


Ditengah Istana terdapat sebuah Kolam dan ditengahnya terdapat sebuah tempat yang biasanya digunakan untuk minum teh. Xiao Yuan dengan santai pergi kesana dan membawa Tao Lingwan untuk bersantai disampingnya.


"Tempat ini cukup bagus untuk dikatakan sebagai Rumah." Kata Xiao Yuan dengan santai.


"Aku lebih senang jika kau tinggal bersamaku disini !" Kata Xiao Yuan dengan jujur.


"Jarak antara Pulau Melayang Bunga dan Bulan tidaklah jauh, aku memiliki kewajiban untuk merawatnya. Dengan kekuatanmu saat ini hanya perlu satu kali lompatan dan Suami akan sampai disana, aku akan sering berkunjung disini. Tapi jika Suami sangat kesepian untuk tinggal aku bisa menyuruh Jia Yie untuk menemanimu disini !" Kata Tao Lingwan dengan santai.


Xiao Yuan tersedak dan berkata, "Huk... kau adalah milikku dan apa hubungannya dengan orang lain. Lagi pula dia adalah Putri dari Kaisar Bayangan Jiwa, aku tidak akan berani melakukan itu bahkan jika memiliki seratus nyawa."

__ADS_1


"Aku dengar dia berlatih sangat keras bersama Ibunya dan sekarang dia berada di Tingkat Primordial Lapisan pertama demi mengejarmu. Jia Yie sangat tulus padamu dan setidaknya berikan dia jawaban yang memuaskan."


Tao Lingwan melanjutkan, "Aku mengaku bahwa sulit untuk memaksakan dirimu... tetapi hal ini jauh lebih baik dari pada kau berbohong dan bermain dengan Wanita lain tanpa sepengetahuanku. Terlebih dia adalah Putri dari Kaisar Bayangan Jiwa, terlepas kau menyukainya atau tidak dia akan menjadi dukungan yang besar untuk jalanmu dimasa depan."


Tao Lingwan hanya berharap kalau dimasa depan Xiao Yuan akan berhasil dengan untuk meraih tujuannya. Terlebih Jia Yie tidak terlalu buruk dalam segi status dan kekuatan, dia juga sangat menyukai Xiao Yuan dan ini merupakan hal yang bagus.


"Aku harap kau tidak akan kecewa dengan keputusanmu ini !" Xiao Yuan sedikit menggoda Tao Lingwan.


Sejujurnya dia tidak peduli dengan hal semacam itu ataupun mencari dukungan dari Kaisar Bayangan Jiwa. Xiao Yuan akan bergerak berdasarkan hatinya dan ketetapan inilah yang dulu dia pegang sampai sekarang.


Pengalaman buruk dengan Ling Shan sudah cukup baginya, Xiao Yuan tidak ingin membangun hubungan yang tidak didasari dengan perasaan.


Tao Lingwan sangat tulus dan Xiao Yuan masih memiliki hal lain yang harus dilakukan, mencari keberadaan Lei Yun Ting dan membawa Keluarganya kemari. Sekarang fokusnya harus mendapatkan Dunia Pasif dengan begitu dia bisa tenang mengambil keputusan besar.


Tao Lingwan tersenyum dan berkata, "Jangan khawatir... aku tidak akan menyesal."

__ADS_1


__ADS_2