KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 327 - Sebab Masalah


__ADS_3

Xiao Yuan kembali ke Kamarnya dan menggunakan Pil Roh Saint Qi untuk berlatih, dia merasakan bahwa Shan Yie berada didepan kamarnya dan berlutut untuk meminta bimbingan.


Xiao Yuan sendiri sudah menolaknya tetapi keinginan Shan Yie dalam mempelajari Teknik Pedang jauh lebih besar dari egonya. Setelah melihat Qi Pedang yang ditunjukan Xiao Yuan yang sangat kuat membuatnya sangat kagum, Keluarganya juga merupakan Ahli Pedang namun tidak sekuat Niat Pedang milik Xiao Yuan.


Bing keluar dari dalam Liontin Emas dan berkata, "Bocah itu memiliki Niat yang kuat... sikapnya yang sekarang mungkin karena sering dimanja oleh orang tuanya. Pemahamanmu tentang Teknik Pedang sudah sangat tinggi, bagaimana jika kau membangun kekuatan dimasa depan dan Bocah itu akan menjadi tangan kananmu nanti !"


"Aku tidak menyukai sifatnya." Xiao Yuan menjawab dengan tegas.


"Karakter seseorang bisa berubah seiring berjalannya waktu. Bukankah aku adalah contoh yang bagus, jika itu aku yang dulu... maka kau sendiri tidak layak untuk menjadi Temanku dan seperti semut bagiku. Kau harus banyak menjalin hubungan pertemanan, suatu saat kau pasti akan membutuhkan bantuan." Kata Bing dengan santai.


Apa yang dikatakan Bing adalah sebuah kebenaran, ego Binatang Suci yang berada dipuncak lebih tinggi dari sekedar Bocah Manja yang ada diluar.


Dalam segi apapun Binatang Suci seperti Bing adalah eksistensi yang menyaingi Kaisar Bergelar, Xiao Yuan merubah kembali pandangannya dan sedikit membuka hatinya.


Xiao Yuan mengangkat satu jarinya dan tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, "Masuk dan bicara !"


Shan Yie terlihat sangat senang dan buru-buru masuk kedalam, "Terimakasih atas kebaikannya Senior !"

__ADS_1


"Kau ingin belajar Niat Pedang bukan ?" Tanya Xiao Yuan dengan santai.


"Benar." Jawab Shan Yie dengan tegas.


"Teknik Pedang setiap orang itu berbeda-beda... namun karakteristiknya hampir sama. Sampai mana pencapaian yang kau dapatkan ?" Tanya Xiao Yuan dengan santai.


"Junior ini memiliki pencapaian yang masih rendah, hanya menyelimuti Pedang dengan Niat Pedang." Shan Yie mengeluarkan Pedangnya dan perlahan Niat Pedang membungkusnya.


Xiao Yuan sangat sensitif terhadap Niat Pedang dan dalam sekali lihat dia sudah dapat menebak ciri khas Teknik Pedang milik Shan Yie.


"Tolong pencerahannya Senior ?" Shan Yie meminta sebuah saran.


"Kemarahan bukanlah inti dari Niat Pedang, hal itu hanya digunakan sebagai pacuan. Pedang itu tenang namun tajam, itu adalah sifat asli dari Pedang itu sendiri. Jika kau bergantung dengan memanfaatkan kemarahan maka kau sudah salah jalur, santai tapi mematikan. Simpan kemarahan didalam hati dan curahkan segalanya dalam gerakan Pedangmu, ikuti Instingmu dan kau akan mencapai Jalan Pedang yang sebenarnya." Xiao Yuan menjelaskan semuanya dengan santai.


"Memahami karakteristik Pedang... tenang namun tajam, santai namun mematikan. Ikuti Instingmu dan menggunakan Gaya Pedang sesuai kehendakmu." Shan Yie bergumam dan menyerap semua pengetahuan baru dikepalanya.


Sekarang dia mengerti untuk memunculkan Qi Pedang, dia harus mempelajari karakteristik Pedang itu sendiri. Menyembunyikan kemarahan didalam Pedangnya dan meledakan dengan Instingnya.

__ADS_1


"Terimakasih Senior atas bimbingannya." Shan Yie membungkuk dan memberi hormat.


"Pergilah dan berlatih... jangan buang waktu dengan hal yang bodoh. Ketika kau sudah dapat memunculkan Qi Pedang, aku akan bersedia melakukan latih tanding nanti !" Kata Xiao Yuan dengan santai.


"Sebelumnya Junior ini meminta maaf... Junior ini dibutakan rasa cemburu yang berlebihan, mulai detik ini Junior tidak akan mengganggu hubungan Senior dengan Qing Zhu dan memilih mundur !" Shan Yie berkata dengan jujur dan sedikit sedih.


Sekarang selama ada keberadaan Xiao Yuan maka dia tidak mungkin memiliki kesempatan, dari dulu sampai sekarang dia sudah mengejar Qing Zhu dengan segala usaha.


Paviliun Baofeng memang lebih kuat dari Kota kecil ini, namun Shan Yie tidak pernah menyerah dan mencoba ssgala cara untuk menarik perhatian Qing Zhu. Namun upayanya selalu diabaikan dan kemunculan Xiao Yuan membuat dirinya marah dan mulai berbuat seenaknya.


Xiao Yuan membuka matanya, "Jadi hanya masalah itu ?"


Shan Yie terlihat bingung dengan ekspresi Xiao Yuan dan menganggukkan kepalanya, dia tidak tahu apa yang salah dari perkataannya.


Xiao Yuan memegang kepalanya dan berkata, "Pelajaran terakhir untukmu... lain kali berpikir dahulu sebelum membuat kesimpulan, aku dan Junior Qing Zhu tidak memiliki hubungan yang istimewa. Hanya pertemanan dan Bisnis... selengkapnya aku tidak bisa memberitahumu."


Xiao Yuan melanjutkan, "Walaupun umurku masih muda tapi aku sudah memiliki tiga orang Istri, jadi terserah kau mau mengejarnya atau tidak."

__ADS_1


__ADS_2