KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 350 - Gagak Emas Berkaki Tiga


__ADS_3

Jiwa Burung itu mulai mengecil dan memancarkan Aura yang sangat luar biasa, dia memiliki hubungan koneksi dengan Xiao Yuan dan bagian dari dirinya.


Yong Nan tersenyum dan berkata, "Selamat Bocah... kau sudah menciptakan keberadaan yang mengerikan, Kunpeng tidak salah dengan memilihmu !"


"Harimau Langit... Bing sudah mengatakan semua situasimu dan aku sendiri tidak bisa menjanjikan apapun. Kau tahu bahwa aku memegang Prinsip Dunia dan memiliki peluang untuk menjadi Kaisar, namun kekuatanku memiliki keterbatasan dan membantumu adalah hal yang sulit untuk aku lakukan dengan kekuatanku yang sekarang." Kata Xiao Yuan dengan jujur.


"Tidak masalah... dendamku itu bukan urusanmu dan aku akan melakukannya sendiri, selama kau membiarkanku tinggal dan memperbaiki Jiwaku maka aku sudah sangat berterimakasih. Tentu saja namaku adalah Yong Nan, kau bisa memanggilku dengan namaku." Kata Yong Nan dengan santai.


"Baiklah Yong Nan... karena kau adalah Kenalan dari Bing maka aku tidak keberatan, pastikan untuk memulihkan Jiwamu dan jika ada sesuatu yang kau butuhkan aku akan membantumu sebisa mungkin !" Kata Xiao Yuan dengan sungguh-sungguh.


Bing terlihat sangat puas dan berkata, "Ingat Harimau Langit... kau harus melakukan apa yang sudah menjadi kesepakatan kita !"


"Tentu... tapi ini bukan waktu yang tepat, biarkan Xiao Yuan menyelesaikan tugasnya terlebih dahulu. Setelah itu akan melakukannya." Kata Yong Nan dengan serius.


"Hei... kesepakatan apa yang kalian buat ?" Tanya Xiao Yuan dengan penasaran.

__ADS_1


"Kau nanti akan tahu... pastinya ini akan sangat bermanfaat bagimu nanti !" Kata Bing dengan santai, "Pergilah... Gadis kecil itu sudah menunggumu, jangan lupa kau berhutang padaku tentang kelembutannya !"


Xiao Yuan mengerutkan keningnya dan berkata, "Sudah kuduga itu ulahmu... Jia Yie memiliki latar belakang yang kuat, aku tidak ingin mati muda karena hal bodoh yang kau sebabkan."


Xiao Yuan menghilang dari tempatnya dan masuk kembali kedalam Laut Kesadaran Ilahi miliknya, Jiwa Burung itu perlahan mulai tenang dan Auranya masih terlihat sangat megah. Xiao Yuan merasakan pertumbuhan kekuatan Jiwanya menjadi lebih cepat dan kekuatannya meningkat berkali-kali lipat.


"Karena Burung ini mirip seperti Gagak maka aku akan menamainya dengan Jiwa Gagak Emas berkaki tiga." Xiao Yuan berkata dengan serius.


Perlahan Xiao Yuan membuka matanya dan melihat Pembabtisannya sudah selesai, dia akan mempelajari hal ini nanti dan tidak bisa berdiam diri ditempat ini lebih lama.


Setelah merasa cukup aman Xiao Yuan dan Jia Yie masuk kedalam hutan, Kesadaran Ilahi Xiao Yuan menyebar dan tidak ada bahaya sama sekali didekat mereka.


"Kakak Xiao... ambilah ini dan gunakan untuk menstabilkan Kultivasimu !" Jia Yie memberikan sebuah Pil Roh Tingkat Primordial kepada Xiao Yuan.


"Tidak perlu... aku baik-baik saja." Xiao Yuan menolaknya dan tidak ingin mengambil lebih.

__ADS_1


Gadis ini terlalu sederhana dan baik, bahkan barang yang sangat berharga dia berikan dengan santai seolah tidak ada artinya. Jika Xiao Yuan mengambilnya maka hal ini akan terkesan seperti memanfaatkannya.


Jia Yie terlihat tidak senang karena Xiao Yuan menolak kebaikannya, "Ya sudah... sebenarnya ada di Tingkat apa Kakak sekarang, Malapetaka seperti itu bukanlah sesuatu yang bisa ditahan Tingkat Origin. Katakan padaku yang sebenarnya atau aku akan mati penasaran !"


Xiao Yuan tersenyum dan berkata, "Benar-benar Gadis yang bersemangat... aku berada di Tingkat Primordial Lapisan kedua, tolong rahasiakan ini dan jangan beritahu siapapun !"


"Oh... sekarang aku mengerti... Kakak Xiao adalah Putra Dewa yang sengaja menyamar menjadi Murid Baru untuk melihat potensi mereka." Jia Yie sedikit membuat tebakan.


"Hahaha... aku bukan Putra Dewa ataupun itu, yang jelas aku adalah Putra Ayah dan Ibuku. Jangan mengarang cerita yang tidak-tidak !" Xiao Yuan tertawa dengan geli.


"Mustahil... hanya Putra Dewa peringkat pertama dan kedua yang berada di Lapisan kedua Tingkat Primordial. Jika itu Putra Dewa ketiga aku pernah melihatnya bertarung, jelas Kakak Xiao membohongiku bukan !" Kata Jia Yie dengan kesal.


"Umurku masih 24 tahun dan terserah mau percaya atau tidak, nanti kau juga akan paham dengan sendirinya." Xiao Yuan berkata dengan santai.


Jia Yie tersenyum dan tidak menyangka kalau Xiao Yuan akan memiliki umur yang muda, dia sendiri baru berusia 22 tahun dan hanya berjarak dua tahun.

__ADS_1


Namun perbedaan Kultivasi mereka sangatlah jauh, walaupun Keluarganya membantunya untuk mendapatkan Bentuk Jiwa. Namun semuanya tidak berguna dihadapan Xiao Yuan yang jauh melampaui dirinya dan bisa disetarakan dengan Putra Dewa.


__ADS_2