
Dua minggu sudah terlewat dan Xiao Yuan berhenti didekat reruntuhan Tembok Kota untuk beristirahat. Xiao Yuan sedikit sedih karena melihat banyak sekali mayat Manusia yang menjadi makanan Beast.
Kota Pelabuhan berada dipinggiran dan orang-orang disana memiliki banyak waktu untuk melarikan diri. Namun semakin kedalam Xiao Yuan melihat banyak sekali Mayat orang biasa yang mungkin tidak bisa melarikan diri.
Pemandangan ini sudah seperti kuburan yang mengerikan. Namun tidak ada yang bisa dia lakukan mengingat mereka semua sudah mati.
Xiao Yuan sedikit khawatir dengan keadaan Liu Zhi dan yang lainya, Xiao Yuan berharap mereka tidak bertindak bodoh dan menerobos sekumpulan Beast ini untuk lari.
Bing melihat ekspresi marah Xiao Yuan dan berkata, "Mereka mati karena mereka lemah, Hukum Alam akan selalu berlaku. Pemandangan seperti ini adalah sesuatu yang biasa, dimasa depan kau mungkin akan melihat hal yang jauh lebih parah."
"Apakah hal seperti ini tidak bisa dihindari ?" Tanya Xiao Yuan dengan pelan.
"Waktu akan terus berjalan... sama halnya bagi kami Bintang Suci Legendaris. Dulu kami hanya menganggap makhluk lain tidak lebih seekor semut, namun seiring berjalannya waktu mereka terus tumbuh dan mendapatkan kekuatan yang dapat menyaingi kami."
Bing melanjutkan, "Tentu saja orang-orang seperti mereka yang mengejar kekuatan bahkan sudah melihat pembantaian, ketidakadilan dan menjalani perang yang tidak terhitung jumlahnya. Untuk pertanyaanmu itu kau hanya bisa mencari jawabannya sendiri !"
__ADS_1
Xiao Yuan mengangguk dan memiliki pandangan yang baru, Bing sendiri tidak terlalu peduli dengan apa yang dilakukan Manusia dan hal seperti ini sudah terlalu sering dia melihatnya.
"Baiklah... kita akan melanjutkan perjalanan, mungkin dalam tiga hari kita akan mencapai Kerajaan Xuan." Xiao Yuan terbang keatas langit dan segera pergi dari tempat itu.
....
Disisi lain di Sekte Pagoda Harta yang lokasinya tidak jauh dari Wilayah Terlarang, seekor Ular Raksasa terlihat sedang beristirahat diatas bangunan Utama Sekte.
Dibawahnya terdapat beberapa orang yang merupakan anggota Kelompok Penyembah Naga, salah seorang Pria sedang berada ditengah dan membuka Tudungnya.
"Hei... Ketua saat ini sedang berada di Wilayah Terlarang, bisakah aku pergi dan bermain dengan tikus-tikus yang sedang bersembunyi ?" Cang Mo berkata dengan santai.
"Jangan abaikan perintah Ketua... kau baru diangkat menjadi salah satu Tetua dan bahkan untuk menyelesaikan tugasmu saja kau sudah gagal. Jangan membuat keributan lagi... kau tahu bukan tempramen dari Ketua !" Kata salah seorang Tetua yang bernama Jie Chen.
"Hei Orang Tua... bagaimana mungkin semua itu menjadi kesalahanku. Sejak awal Zong Tian yang tidak berguna... jangan bawa-bawa aku kedalam masalahnya." Kata Cang Mo dengan kesal.
__ADS_1
"Kau bisa pergi... tapi jangan lama-lama, jika Ketua tahu bahwa kau berbuat seenaknya maka kau harus siap menanggung konsekuensi dari tindakanmu sendiri." Kata Zhao Wei dengan dingin.
"Oke." Cang Mo segera terbang pergi dan menuju kearah Sekte Langit.
Jie Chen terlihat kesal dan berkata, "Apakah perlu kau membiarkan Bocah sialan itu pergi, bagaimana jika Ketua menyalahkan kita nanti ?"
"Biarkan saja... walaupun dia berhasil memurnikan darah Ular Naga kedalam tubuhnya, namun itu semua tidak terlalu sempurna. Selamanya dia akan haus akan darah dan keinginannya untuk membunuh tidak akan bisa ditahan, bukankah kau seharusnya mengerti tentang hal ini !"
Zhao Wei melanjutkan, "Lagi pula tidak akan ada satupun orang yang dapat menghentikannya, Kultivator Benua Zien tidak akan peduli dengan Benua Tianxuan dan mustahil mereka mengirim orang pergi ketempat ini."
"Sialan... jika bukan karena dia berguna dan Zong Tian memiliki keterampilan yang bagus, aku akan membunuh mereka karena gagal menguasai Menara Pil. Jujur saja hal ini membuatku sangat kesal dan kita harus menyusun rencana ulang untuk menggulingkan ketiga Keluarga Besar." Kata Jie Chen dengan marah.
"Bukan mereka yang tidak kompeten tapi lawan mereka yang terlalu kuat. Tuan Muda keempat Keluarga Xiao ini menyembunyikan dirinya terlalu dalam, bahkan dia bisa bertarung seimbang melawan Cang Mo pada saat di Kota Awan. Jika Ketua tidak melarang kita untuk bergerak maka orang pertama yang akan aku cari adalah Tuan Muda keempat Keluarga Xiao yaitu Xiao Yuan."
Zhao Wei melanjutkan, "Bakatnya terlalu hebat dan membiarkannya tumbuh akan sangat mengancam diri kita. Terlebih keberadaan Xiao Sheng yang sulit dihadapi dan memaksa Ketua harus mundur untuk berlatih demi mengimbanginya !"
__ADS_1
"Kau benar... kita harus memberikan perhatian lebih kepada dua orang ini." Jie Chen berkata dengan tegas.