KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 270 - Sosok Yang Tersembunyi


__ADS_3

Qin Yue merasakan perubahan ekspresi Xiao Yuan dan bingung. Sedangkan Lei Yun Ting hanya tersenyum dengan santai, jika bukan karena Roh Artifak miliknya dia juga tidak akan menyadari hal ini.


"Darimana kau bisa tahu tentang keberadaan lain di Dunia Liontin Emas, kau sendiri tidak pernah melihatnya dan sejak kapan kau menyadari hal ini ?" Tanya Xiao Yuan dengan penasaran.


"Baru saja... seseorang memberitahuku semuanya, tentang asal usul dari kekuatanmu. Setidaknya biarkan aku melihatnya dan berterimakasih karena menjagamu dari bahaya !" Kata Lei Yun Ting dengan santai.


"Tunggu sebentar... sebenarnya apa yang sedang kalian bicarakan dan siapa dia ?" Tanya Qin Yue dengan wajah yang bingung.


Bing yang berada didalam Liontin Emas memberikan pesan Kesadaran Ilahi kepada Xiao Yuan. Wajah Xiao Yuan berubah menjadi terkejut dan dia tidak menyangka kalau Bing akan mau menemui Lei Yun Ting dan berbicara dengannya.


Selama tidak ada niat buruk didalamnya maka Xiao Yuan tidak keberatan untuk mengantar Lei Yun Ting. Xiao Yuan membungkus Lei Yun Ting dengan Aura miliknya dan Jiwanya masuk kedalam Dunia Liontin Emas.


*Swosh.*


Sebuah Jiwa Binatang Suci Legendaris melayang diatas langit dan Bing mulai menunjukan wujud Jiwa miliknya. Tekanan Binatang Suci menyebar dan memblokir Dunia itu dengan sangat cepat, walaupun sebentar Xiao Yuan kehilangan koneksinya dengan Dunia Liontin Emas.


Lei Yun Ting memberi hormat dan berkata, "Salam untuk Senior... terimakasih karena membantu Pria itu dan menjaganya dengan baik, Gadis ini berhutang kepada Senior !"

__ADS_1


"Tidak ada hutang... Tuan ini berteman dengan Priamu itu dan memiliki hubungan yang saling menguntungkan." Bing sangat terkejut dengan Lei Yun Ting.


Dibawah Tekanan Binatang Suci Legendaris seperti dirinya, Lei Yun Ting dapat berdiri seolah dia setara dengannya. Bahkan Xiao Yuan tidak akan bisa melakukan hal ini dengan santai.


Mata Bing bersinar terang dan melihat kedalaman dari diri Lei Yun Ting, "Kau... dari mana kau bisa memadatkan Jiwa Phoenix, terlebih ini bukan Phoenix yang aku kenal."


"Pemberian dari Ibuku." Lei Yun Ting berkata dengan santai.


"Tolong jangan berbohong... aku tidak ingin melukai Istri dari Temanku. Kami lima Binatang Suci Legendaris bukanlah makhluk yang dapat kalian bunuh, walaupun aku sudah tersegel untuk waktu yang lama namun aku masih tahu bahwa mereka berempat masih hidup sampai saat ini." Kata Bing dengan dingin.


Bing mengatakan semuanya dengan jujur, jika Lei Yun Ting memadatkan Jiwa Burung Phoenix didalam dirinya maka dia harus mengekstrak Jiwa dari Phoenix itu sendiri.


Terlebih Burung Phoenix yang Bing kenal memiliki Atribut yang berupa Api Abadi, namun apa yang didalam diri Lei Yun Ting sangat berbeda dan jauh lebih kuat.


Phoenix dengan Api Dingin yang sangat mengerikan seolah dapat membekukan segala sesuatu yang ada didepannya.


Tiba-tiba muncul sebuah Mahkota dikepala Lei Yun Ting dan sebuah Roh Artifak keluar, Bing mulai mengingat bahwa Artifak ini merupakan sesuatu yang dia temui ketika berada di Gunung Salju dan hampir membunuh Xiao Yuan.

__ADS_1


"Ho... bukankah ini Roh Artifak waktu itu ?" Bing melihat Roh Artifak dengan dingin.


"Panggil aku Zie... Binatang Suci Kunpeng... lebih baik kau menjaga sopan satunmu kepada Putri." Kata Zie dengan kesal.


Aura Bing meledak dan dia tertawa dengan gila, ini adalah kali pertama dia dibentak oleh kehadiran yang lebih rendah. Tekanan Binatang Suci meledak dengan gila dan Dunia Liontin Emas mulai berguncang.


"Hanya sebuah Roh Artifak berani memerintah Raja ini, apakah pelajaran yang terakhir kali tidak membuatmu paham. Apakah perlu aku harus melahapmu dan menjadikanmu makananku ?" Bing berkata dengan bangga.


"Huh... kau memang hebat sebagai Binatang Suci namun sebagai salah satu bidak yang tidak berharga dimata Tuanku." Kata Zie dengan kesal.


"Aku tidak peduli siapa Tuanmu... bahkan jika dia seorang Kaisar, aku tidak akan peduli !" Kata Bing dengan bangga.


*Krak.*


Tiba-tiba Kekuatan Jiwa yang kuat meledak dari tubuh Lei Yun Ting dan Jiwa Burung Phoenix keluar dari tubuhnya. Aura Binatang Suci meledak dengan gila dan Cakarnya yang tajam menekan punggung Bing.


Area tempat itu dalam sekejap berubah menjadi daratan es dan Bing ditekan oleh Burung Phoenix yang ganas. Bing membuka mulutnya dan meraung dengan gila, Aura dingin disekitarnya dilahap dengan gila dan perlahan dia mulai bangkit.

__ADS_1


Namun Burung Phoenix itu menekannya lebih kuat dan Api Putih mulai membakarnya. Bing merasakan Sensasi dingin yang menusuk Jiwanya dan meraung kesakitan.


Lei Yun Ting mencoba menarik kembali Jiwa Burung Phoenix miliknya yang lepas kendali dan dengan cepat menariknya kembali.


__ADS_2