KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 276 - Nomer dua Cheng Hangji


__ADS_3

Seorang Pria Tua bernama Cheng Hangji yang merupakan Petinggi dari Kelompok Penyembah Naga melihat kesatu arah. Disana dia merasakan bahwa terdapat tiga orang yang menyembunyikan dirinya.


Namun dia sudah tahu tentang mereka sejak tiga hari yang lalu. Kekuatan Cheng Hangji berada di Tingkat Origin Lapisan kedua dan posisinya tepat berada dibawah Si Yingxia.


Xiao Sheng juga merasa bahwa musuh sudah mengetahuinya dan dia menunjukan dirinya, Xiao Sheng duduk diatas sebuah Tebing dan menatap kebawah dengan percaya diri.


"Apa yang kau lakukan... apakah kau berencana untuk memulai pertarungan ?" Teriak Tang Ru dengan panik.


"Tidak ada gunanya menyembunyikan diri, mereka sudah tahu tentang keberadaan kita dan tidak melakukan gerakan. Bukankah tidak sopan jika bersembunyi seperti pengecut !" Kata Xiao Sheng yang menatap ribuan orang dibawah.


Ye Sun mengangguk dan mereka menunjukan wajahnya, Aura mereka meledak dan mengintimidasi pihak lawan. Semua orang Kelompok Penyembah Naga tersenyum dan tidak sabar memulai pertarungan.


Jika mereka bisa mendapatkan kepala dari ketiga Tuan Keluarga Besar, maka nilai dan status mereka akan melonjak dalam sekejap. Namun Cheng Hangji memberitahu mereka untuk tidak memulai pertempuran lebih awal.


Si Yingxia memerintahkannya untuk tidak menyentuh ketiga Tuan dari Keluarga Besar dan membiarkan mereka lewat. Karena alasan inilah Cheng Hangji tidak memulai pertarungan lebih awal.


Cheng Hangji menghilang dari tempatnya dan segera muncul didepan Xiao Sheng dan yang lainya, disana mata mereka saling bertemu dan niat membunuh meledak dengan gila.

__ADS_1


Sebelum Cheng Hangji membuka pembicaraan, Ye Sun dengan cepat berdiri disampingnya. Pedang ditangannya memancarkan Aura membunuh yang kuat dan Ye Sun mengayunkannya dengan kekuatan penuh.


Cheng Hangji menangkap bilah Pedang dengan kedua jarinya yang berubah menjadi cakar Naga dan membanting Ye Sun kebawah, Tang Ru yang melihat hal ini berinisiatif untuk menyerang namun Xiao Sheng segera menghentikannya.


"Senang rasanya ada orang yang masih menggunakan otaknya untuk berpikir !"Cheng Hangji mencibir dengan jijik.


Ye Sun keluar dari tumpukan batu dan wajah Tang Ru terlihat sama sekali tidak senang. Xiao Sheng mengangkat tangannya dan menenangkan mereka berdua.


"Kau sangat berani untuk datang kemari seorang diri... apakah kau pikir dirimu bisa mengalahkan kami bertiga tanpa bantuan Pasukanmu ?" Tanya Xiao Sheng dengan dingin.


"Sayang sekali Pemimpin kami ingin mengatasi kalian sendiri, jika tidak aku sendiri sudah lebih dari cukup untuk mengatasi kalian bertiga. Tidak ada yang akan menghentikan kalian dan segeralah lewat, Pemimpin kami sangat bosan hanya menunggu disana !" Kata Cheng Hangji dengan percaya diri.


"Hmph... hanya sekumpulan Bocah dan beberapa Kultivator Tingkat Origin Lapisan pertama, jika itu dirimu maka akan sedikit menyenangkan. Tapi apakah kau pikir mereka bisa menandingiku ?" Kata Cheng Hangji dengan percaya diri.


"Kau bisa mencobanya !" Tiba-tiba suara Xiao Yuan bergemuruh diatas langit dan mengejutkan mereka bertiga.


Xiao Yuan turun dari balik awan dan menatap kebawah dengan ganas, Aura membunuh yang kuat meledak dengan gila dan segera dia melesat kebawah.

__ADS_1


Xiao Yuan berdiri dihadapan Cheng Hangji dan berkata, "Suasana hatiku saat ini sedang buruk, jika kau ingin memulainya lebih awal aku tidak keberatan untuk melakukannya. Majulah kalian semua dan jangan menahan diri !"


Xiao Sheng dan yang lainya tidak bisa menahan senyum diwajah mereka, tapi tidak ada satupun orang dibelakang Xiao Yuan yang dapat mendukungnya.


Xiao Yuan terbang dengan kecepatan yang luar biasa dan meninggalkan semua orang dibelakangnya. Dalam 3 hari Xiao Yuan sudah mencapai tempat ini tanpa beristirahat sedikitpun.


Matanya memancarkan niat bertarung yang sangat kuat dan kali ini dia tidak sabar untuk melakukan pertarungan penentu.


Cheng Hangji menepuk pundak Xiao Yuan dan Auranya terlihat sangat luar biasa, Ye Sun dan Tang Ru perlahan mundur karena keganasan Aura Cheng Hangji.


Namun hal ini hanya sedikit memberikan Tekanan pada Xiao Yuan, Kekuatan Jiwa yang sangat kuat meledak dan Cheng Hangji tersenyum dengan puas.


Apa yang dikatakan Xiao Sheng bukanlah sebuah candaan. Xiao Yuan ini sudah mirip seperti Monster yang sesungguhnya.


*Bang.*


Tubuh Cheng Hangji terhempas oleh kekuatan jiwa yang kuat dari Xiao Yuan, namun dia tidak berhenti tersenyum dan merasa sangat puas.

__ADS_1


Perintahnya adalah untuk membiarkan ketiga Tuan untuk bebas maju kedepan, namun tidak untuk Xiao Yuan. Cheng Hangji merupakan seorang maniak pertarungan, dia berpikir kalau perang ini akan membosankan jika dia tidak bertarung dengan Xiao Sheng.


Namun siapa yang menyangka bahwa terdapat sosok seperti Xiao Yuan yang membangkitkan semangat bertarungnya.


__ADS_2