KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 259 - Taktik


__ADS_3

Aura Xiao Yuan meledak dengan gila dan Pedang Dewa Petir mulai berdengung. Mendengar rencana gila mereka membuat darahnya mendidih dan sekarang dia tidak akan ragu mengakhiri mereka semua tanpa sisa.


"Oh... sepertinya kau masih ingin bertarung, maka aku akan melawan sekuat tenaga. Hanya masalah waktu sampai Qi milikmu terkuras habis dan mereka akan lepas dari Kubah Kegelapan !" Kata Mu Siao dengan percaya diri.


Xiao Yuan tersenyum dengan jijik dan berkata, "Bodoh... memang benar selama aku berhadapan denganmu aku tidak bisa pergi, namun aku tidak pernah bilang bahwa aku tidak memiliki rekan !"


Wajah Mu Siao berubah menjadi hitam dan Kesadaran Ilahinya segera menyebar. Namun dia sama sekali tidak menemukan hawa kehadiran seseorang.


Tiba-tiba tanah mulai berguncang dan seekor Golem Beruang Raksasa keluar dari dalam tanah, ukurannya sangat besar dan Auranya sangat mengerikan.


"Makhluk macam apa ini ?" Mu Siao terlihat sangat panik.


Xiao Yuan bergerak sangat cepat dan menyapu wajah Mu Siao yang sedang teralihkan. Mu Siao terpental kebelakang dan memuntahkan darah dari mulutnya.


"Kau tetap disitu dan lihatlah akhir dari rekan-rekanmu ?" Xiao Yuan mencibir dengan jijik.


Sejak awal kedatangan mereka Xiao Yuan diam-diam mengeluarkan Bao dan memintanya untuk bersembunyi didalam tanah. Membutakan pandangan mereka dan menciptakan peluang bagi Bao bersembunyi.

__ADS_1


Walaupun mereka menggunakan Kesadaran Ilahi tetap saja sulit untuk menemukan Bao. Tubuhnya adalah sebuah Batu dan walaupun mereka menemukannya, mereka pasti hanya berpikir bahwa Bao adalah sebuah Batu dan bukan makhluk hidup.


Peluang seperti inilah yang Xiao Yuan ingin ciptakan. Mengurung mereka kedalam Domain Kegelapan dan membiarkan Bao membunuh mereka dengan satu kali serangan, sedangkan dirinya hanya perlu fokus menahan Mu Siao dan membalikkan situasi dengan pasti.


*Groar.*


Bao meraung keatas langit dan membuka mulutnya, Gelombang cahaya ditembakkan langsung dan mengarah langsung kearah Kubus Kegelapan.


*Boom.*


Gelombang Ledakan yang besar menciptakan Badai dan Mu Siao merasakan kekuatan penghancur yang luar biasa. Dalam satu kali serangan ratusan Kultivator yang berada di Tingkat Penciptaan mati dan hal ini membuat Mu Siao tidak bisa mengatakan apapun.


"Bajingan... akan aku bunuh kau dan binatang itu !" Teriak Mu Siao dengan marah dan segera dia terbang kearah Xiao Yuan dengan Aura yang meledak.


Xiao Yuan tersenyum dan Akar Spiritual Emas menyerap semua Jiwa dari semua Kultivator yang mati. Perlahan tubuh Xiao Yuan diselimuti Armor Emas dengan Petir Emas yang meledak, Sayap Api Emas memblokir cakar milik Mu Siao dan Xiao Yuan memukul Mu Siao dengan keras.


*Bam.*

__ADS_1


Mu Siao terlempar kearah Bao dan segera dia berlari dengan mengayunkan tangannya. Tangan raksasa dari Bao terlihat sangat mengerikan dan membuat Mu Siao panik.


Mu Siao mendesak Origin Qi miliknya dan Gelombang Qi miliknya menyapu tubuh Bao, tubuh raksasa Bao terdorong kebelakang beberapa langkah dan Mu Siao selamat dari kematian.


Spirit Armor Xiao Yuan berubah warna menjadi hitam dan segera dia mengangkat tangannya, sebuah Busur Hitam muncul dan dipegangnya dengan erat.


Xiao Yuan menarik tali Busurnya dan sebuah Anak Panah Hitam dengan Hukum Kegelapan yang kuat mulai terbentuk. Mu Siao yang melihat hal ini merasa sangat panik dan merasakan kengerian dari pengepungan Bao dan Xiao Yuan.


"Aku akan mengirimu menyusul teman-temanmu pergi ke Neraka !" Xiao Yuan melepaskan tembakan dan Pusaran Hitam mulai terbentuk seperti Tornado yang melahap segala yang ada didepannya.


Tornado itu mengarah langsung kearah Mu Siao dan menyeretnya dalam Kegelapan yang mengerikan. Angin Tornado itu sangat tajam dan memotong tubuh Mu Siao menjadi beberapa bagian.


Gumpalan cahaya keluar dari potongan tubuh Mu Siao dan segera terbang menjauh. Bing keluar dari dalam Liontin dan membuka mengepakkan sayapnya.


Gumpalan Cahaya itu merupakan Jiwa dari Mu Siao yang berencana untuk melarikan diri, namun angin yang kuat mulai menyeretnya kembali dan Bing membuka mulutnya.


Jiwa dari Mu Siao ditarik kedalam mulut Bing dan mati sepenuhnya. Spirit Armor perlahan menghilang dan Xiao Yuan duduk ditanah, ukuran tubuh Bao perlahan menyusut dan berlari kearah Xiao Yuan.

__ADS_1


Xiao Yuan menyerap sisa Jiwa dari para Kultivator dan memulai langkah untuk memulai terobosan ke Tingkat Origin. Aura disekitarnya mulai berkumpul dan namun Aura di Benua Tianxuan sangatlah tipis.


Xiao Yuan mengeluarkan jutaan Batu Roh dan mulai berkultivasi dengan tenang.


__ADS_2