KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 155 - Akhir Pertarungan


__ADS_3

Roh Kayu perlahan muncul dan berdiri diatas reruntuhan dinding kota, matanya merah dan Auranya terlihat sangat ganas.


Xiao Yuan saat ini tidak memiliki tenaga lebih untuk melawannya. Siapa yang menyangka kalau Roh Kayu akan memiliki kecerdasan yang luar biasa walaupun Spiritualitasnya belum terbangun sepenuhnya seperti Bing.


Secara naluri untuk mempertahankan hidupnya, Roh Kayu tahu bahwa dia tidak bisa menahan serengan Xiao Yuan dan meninggalkan tubuh utama bersembunyi didalam tanah.


Apa yang Xiao Yuan serang sebelumnya adalah sebuah cangkang kosong yang tidak ada artinya, saat ini dia merasa sedikit frustasi karena seekor Monster berhasil memainkan trik semacam ini kepadanya.


Akar dibelakang Roh Kayu mulai tumbuh dengan panjang dan tubuhnya mulai membesar, Xiao Yuan merasakan Aura dingin disekitarnya dan berpikir kalau dia akan segera mati.


*Boom.*


Akar Tanaman yang panjang itu bergerak kearah Xiao Yuan, namun sebuah bilah angin menghentikannya dan memotongnya.


Diatas langit terlihat sosok yang memperhatikan sejak awal pertarungan, dia adalah Xiao Sheng yang merupakan Kakek dari Xiao Yuan.


"Menyentuh Cucuku... apakah kau sudah meminta ijin dariku !" Aura membunuh Xiao Sheng meledak dan tekanan Kekuatan Jiwa yang kuat membombardir tempat itu.


Sosok Xiao Sheng menghilang dan muncul didepan Roh Kayu, penindasan Aura yang dikeluarkan Xiao Sheng sangat mengerikan dan jauh lebih kuat dari Roh Kayu.


Xiao Sheng menempatkan telapak tangannya didada Roh Kayu dan Gelombang kejut yang kuat menyapu Roh Kayu hingga membuat terdorong kebelakang sangat jauh. Xiao Sheng membentuk Segel ditangannya dan mendesak Sumber Qi miliknya.

__ADS_1


Seekor Naga Api mulai terbentuk dengan ukuran yang besar, Naga Api itu mengejar Roh Kayu dan melahapnya diudara. Xiao Sheng meremas tangannya, Naga Api terbang keatas langit dan meledak bersama Roh Kayu.


Xiao Yuan sangat terkejut dengan hal ini dan merasa wawasannya dalam pemahaman kekuatan telah meningkat. Kakeknya adalah Kultivator Tingkat Origin Lapisan kedua, walaupun dia tidak terlihat serius namun kekuatannya sungguh sangat mengagumkan.


Bahkan musuh yang sejak awal sulit baginya untuk dia bunuh, hanya dalam beberapa gerakan semuanya musnah dengan presentasi kerusakan yang kecil. Hal ini menunjukan bahwa dia sama sekali tidak bersungguh-sungguh dalam menghadapi musuhnya.


"Lemah... aku pikir hal ini akan jauh lebih menyenangkan." Xiao Sheng menghela nafas dan berjalan kearah Xiao Yuan.


Xiao Sheng melihatnya dan duduk, "Kau sudah menyembunyikan banyak hal dari Kakekmu ini, sekarang katakan padaku apa yang sebenarnya ingin kau katakan ?"


"Hehehe... maafkan aku... keadaan yang memaksa dan jika Kakek mengetahuinya maka aku akan terseret dalam Kursi Patriak. Aku tidak ingin bermusuhan dengan yang lainya dan aku memiliki tujuanku sendiri." Kata Xiao Yuan dengan santai.


"Kakek terlalu berlebihan... aku hanya sedikit bekerja keras dari orang lain, keberuntungan yang menuntunku sampai seperti ini." Kata Xiao Yuan yang terlihat rendah diri.


"Lupakan... kita akan berbicara secara Pribadi nanti, sembuhkan dulu lukamu dan mari pergi mencari tempat yang layak !" Kata Xiao Sheng dengan santai.


Mereka berdua pergi ke Mansion Tuan Kota dan disana masih sangat sepi, Xiao Sheng memberikan informasi kepada Xiao Ra melalui Token dan menyatakan situasi Kota Awan yang sudah sepenuhnya aman.


Xiao Yuan mencari kamar dan mengistirahatkan tubuhnya. Xiao Rong dan Hu Yan datang untuk melihatnya, setelah beberapa waktu mengobrol dengan mereka dan meredakan kecemasan Ibunya mereka berdua akhirnya memberikan waktu Xiao Yuan untuk beristirahat.


*Tok... Tok... Tok...*

__ADS_1


Xiao Yuan berbaring dengan santai dan berkata, "Masuklah... itu tidak dikunci !"


Perlahan orang itu masuk dan Xiao Yuan mencium aroma wangi yang familiar, Qin Yue menunjukan ekspresi yang tidak senang diwajahnya setelah mendapatkan perlakuan buruk dari Xiao Yuan.


"Terimakasih atas perawatanmu yang sebelumnya, kau adalah orang yang benar-benar membuatku kesal selama tahun ini !" Kata Qin Yue dengan wajah yang masam.


Xiao Yuan mengusap dahinya dan berkata, "Ayolah... aku melakukannya bukan karena aku ingin, demi keselamatanmu aku terpaksa melakukannya. Jika kau tetap tinggal maka aku tidak mungkin untuk melindungimu."


"Apakah kau mengkhawatirkanku ?" Qin Yue terlihat sangat bahagia karena Xiao Yuan memikirkannya sampai sejauh ini.


"Tentu saja... bukankah itu hal yang wajar, tapi kau terlalu dekat !" Xiao Yuan memegang bahu Qin Yue dan mendorongnya.


"Ayolah... katakan bahwa kau menyukaiku, semua selesai dan kita akan menjadi pasangan yang bagus. Aku akan membiarkan kedua Wanitamu bergabung dengan Sekte Teratai dan menjaga mereka dengan baik." Kata Qin Yue dengan tegas.


"Sepertinya otakmu itu sedikit bermasalah... tapi aku tidak membencinya sekali." Kata Xiao Yuan dengan santai dan dia menarik Qin Yue kedalam pelukannya.


Xiao Yuan memangku Qin Yue dari belakang dan harum tubuhnya benar-benar merangsang hidungnya. Xiao Yuan merapikan rambut Qin Yue dan meniup lehernya yang halus.


Xiao Yuan mengeluarkan sebuah Pil Roh Laut Kesadaran Ilahi dan berkata, "Gunakan ini untuk membantu membentuk Laut Kesadaranmu !"


Qin Yue memegang Pil Roh dan menyimpannya kedalam Cincin Ruang, dia mendapatkan apa yang dia inginkan yaitu Xiao Yuan. Terlebih Xiao Yuan memberinya hadiah yang luar biasa dan hatinya dipenuhi dengan kebahagian.

__ADS_1


__ADS_2