
"Sungguh sombong... apakah kau mengerti apa itu keberadaan yang disebut sebagai Tuhan, aku yakin bahwa Kultivator terkuat sekalipun tidak akan berani menyebut dirinya sebagai Tuhan yang melebihi Surga itu sendiri." Lei Yun Ting dengan jujur.
Jiwa itu tersenyum dan berkata, "Memang apa yang dikatakan Putri adalah sebuah kebenaran bagi mereka yang tidak tahu apa-apa. Bagaimana jika Ayah Anda yang membuat Jalan Surga itu sendiri, tempat ini hanya sebuah Dimensi kecil dan kehendaknya adalah Mutlak. Semua orang yang hidup adalah atas ijinnya dan dia memiliki Hukum Ilahi tertinggi dari segala aspek."
Lei Yun Ting membuka matanya dan teringat sesuatu. Xiao Yuan juga memiliki Dunia Liontin Emas dan menguasai prinsipnya, bisa dikatakan bahwa dia adalah Dewa ditempat itu dan tidak ada hal yang tidak bisa dia lakukan disana.
"Apakah maksudmu Roda yang ditangan Ayahku !" Tanya Lei Yun Ting dengan wajah yang terkejut.
"Benar sekali... itu semua adalah Jalan Surga yang sudah dia kendalikan sejak awal pembentukan Dunia sampai sekarang. Beliau menanamkan semua Dao dan pemahamannya disini, namun Beliau adalah orang yang terlalu baik dan tidak ikut campur dalam kehidupan." Kata Jiwa itu dengan jujur.
"Lalu mengapa mereka membuangku ketempat ini ?" Tanya Lei Yun Ting dengan marah.
"Maafkan saya... kata membuang itu sedikit tidak pantas. Raja memiliki beberapa Istri yang saling berhubungan baik, Putri dan yang lainya juga mengalami hal yang sama. Raja melakukan semua ini demi memberikan kalian kehidupan dan pengalaman yang baik. Raja ingin mengasah kalian agar dapat mencapai level yang mampu berdiri untuk memimpin Dunia dan menjaga kestabilannya."
__ADS_1
Jiwa itu melanjutkan, "Karena itulah saya ditugaskan untuk kemari dan mendorong Putri untuk bekerja keras agar dapat kembali bersama mereka."
"Sepertinya aku memiliki Saudara lain... namun siapa yang peduli. Katakan... apa yang harus aku lakukan agar aku bisa bertemu dengan mereka ?" Tanya Lei Yun Ting dengan penasaran.
"Sederhana... pergi dari Dunia ini dan melakukan perjalanan ketempat yang lebih baik. Setelah Putri mendapatkan Jiwa Burung Phoenix dari Ratu, hanya masalah waktu sampai Putri mencapai puncak kekuatan. Dunia ini sudah tidak layak bagi Putri untuk tetap tinggal !" Kata Jiwa itu dengan jujur.
"Maksudmu kau memintaku untuk pergi ke Dunia yang lebih luas ?" Tanya Lei Yun Ting dengan dingin.
"Benar sekali." Jawan Jiwa itu dengan santai.
"Tidak bisa... mereka adalah makhluk lemah yang tidak bisa disandingkan dengan Putri, walaupun Ayah Putri sangat baik namun dia hanya menghargai usaha. Terlebih orang yang akan menjadi Kekasih Putri, dia harus menunjukan bahwa dia layak. Hanya karena mendapatkan warisan kecil dan dukungan dari Binatang Suci, dia masih belum layak."
Jiwa itu melanjutkan, "Tapi bukan berarti tidak bisa... selama Putri kembali dan memiliki kekuatan yang hebat, mungkin Putri bisa membujuk mereka untuk membawanya kesana !"
__ADS_1
Lei Yun Ting berpikir sebentar dan rasanya sangat mustahil dalam hal ini. Identitasnya yang sebenarnya terlalu hebat, namun bagaimana mungkin dia meninggalkan Ayah, Adik dan Kekasihnya yang sangat dia sayangi.
"Sudah kuputuskan... aku akan tetap berada disini dan menghabiskan hidupku dengan mereka, Keluarga yang belum pernah aku lihat sama sekali tidak berarti. Sekarang aku memiliki Keluargaku sendiri dan sampaikan kepada mereka bahwa Putri mereka yang tidak berbakti ini memilih untuk menua ditempat ini bersama Keluarganya." Kata Lei Yun Ting dengan tegas.
Tiba-tiba Sumber Origin Qi milik Lei Yun Ting mulai mengamuk, sebuah rantai hitam mengunci Jiwa Burung Phoenix didalam tubuhnya dan perlahan Tingkatnya mulai turun dengan cepat.
Dari Lapisan kedua Tingkat Origin turun kembali menjadi Tingkat Penciptaan Lapisan kedua, keringat mulai menetes dan Mahkota dikepala Lei Yun Ting menghilang.
Jiwa itu menggelengkan kepalanya dan berkata, "Jika Putri masih bersikeras maka kekuatan yang Putri dapatkan akan menghilang dan tersegel, asalkan Putri mau berubah pikiran maka Mahkota Takdir itu akan muncul kembali dan Kekuatan Putri yang tersegel akan kembali."
Jiwa itu berubah menjadi segumpal cahaya dan menghilang. Lei Yun Ting duduk ditanah dan merasa seperti dipermainkan, namun dia tidak akan menyesali tindakannya.
Kebenaran ini akan terkubur bersama dirinya ditempat ini dan tidak boleh ada yang tahu mengenai asal usulnya. Tidak ada gunanya hidup tanpa adanya mereka, terlebih Lei Yun Ting juga mendapatkan kasih sayang yang besar.
__ADS_1
Perlahan Lei Yun Ting berdiri dan berjalan pergi, Aura dingin di Gunung Salju sudah menghilang dan hanya masalah waktu sampai seseorang menyadarinya. Lebih baik untuk segera pergi tanpa meninggalkan keributan yang tidak dia inginkan.