
Cang Mo keluar dari puing-puing batu dan mengusap darah disudut mulutnya, sisik keras didadanya mulai berjatuhan dan pecah.
Saat ini dia masih terkejut melihat kekuatan Xiao Yuan yang mengalami peningkatan besar, terlebih Api Emas didahinya memancarkan sesuatu yang mengerikan dan kedua Sayap Api dipunggungnya sangatlah kuat.
Sebelumnya kekuatan Xiao Yuan bahkan tidak berarti apa-apa didepannya, namun sekarang pertahanannya bahkan dapat ditembus dan Cang Mo tidak berani mengabaikannya.
Jika dia terkena pukulan Xiao Yuan secara terus menerus, maka dia akan terluka dengan parah dibawah tinju Xiao Yuan. Aura Membunuh Cang Mo meledak dari dalam tubuhnya dan ekspresinya menjadi sangat serius.
Xiao Yuan tersenyum dan mencibir dengan jijik, "Dimana senyum kebanggaanmu itu... apakah setelah terkena pukulan keras otakmu juga terkena kerusakan !"
"Bicaralah sesukamu !" Cang Mo menyerap kembali Aura merah ditubuhnya dan kekuatannya melonjak secara drastis.
Tombak Berwarna putih dengan Tingkat Penciptaan muncul ditangannya. Artifak ini jauh lebih kuat dari Palu milik Ye Lin dan Aura membunuh yang dikeluarkan Tombak itu jelas tidak sederhana.
Kemungkinan Tombak itu sudah memakan banyak nyawa dan bermandikan darah korbannya. Xiao Yuan merasa bahwa kali ini Cang Mo tidak akan bermain-main seperti sebelumnya, dia akan mengincar nyawanya dan fokus Xiao Yuan menjadi lebih kuat.
Cang Mo memutar Tombak ditangannya dan menusuk kearah Xiao Yuan, Qi merah keluar dari ujung Tombak dan melesat kearah Xiao Yuan.
__ADS_1
Melihat hal ini Xiao Yuan memobilisai Sumber Qi miliknya dan melompat keatas langit untuk menghindari Qi Tombak yang ganas. Namun dengan kecepatan yang luar biasa Cang Mo sudah berada diatas kepala Xiao Yuan dan mengayunkan Tombaknya.
Sayap Api miliknya menutup bagian depan dan Tombak itu ditahan dengan sempurna, Xiao Yuan mengepakkan Sayap Api dan mendorong Cang Mo kebelakang.
Api Emas melesat kearah Cang So seperti Bulu yang tajam, namun Cang Mo segera memutar tubuhnya dan Aura Merah ditubuhnya mengamuk dengan gila.
Semua Bulu Api Emas berhasil dibelokkan olehnya dan Api Emas mulai membakar Pohon dibawah. Entah mengapa Cang Mo sedikit merasa khawatir dengan kekuatan Api Emas Xiao Yuan dan merasa sulit untuk membunuhnya.
Fondasi milik Xiao Yuan sama sekali tidak dibawahnya, entah dalam segi pertahanan, serangan dan Kekuatan Jiwa semuanya sudah berada diatas Kultivasinya.
Sehebat apapun Keluarga Xiao seharusnya mereka tidak akan mungkin melatih seseorang ke Tingkat yang seperti ini. Cang Mo berpikir kalau ada orang yang mengajari Xiao Yuan dibelakangnya dan setidaknya orang itu adalah seorang Master yang sangat kuat.
"Teknik Tombak Sisik Naga !" Cang Mo memutar Tombaknya dan Qi merah yang keluar dari Tombak membentuk seekor Naga.
Naga itu berputar diatas langit dan jika Xiao Yuan masih bisa menghentikannya maka tidak ada pilihan lain selain mundur. Waktunya sangatlah sedikit dan jika dia tidak mundur tepat waktu maka keselamatannya akan terancam.
Cang Mo mengayunkan Tombaknya dan Naga Merah itu melesat kearah Xiao Yuan, Naga itu membuka mulutnya dan berniat untuk menelan Xiao Yuan.
__ADS_1
Xiao Yuan mengambil Pedang Dewa Petir dan melakukan gerakan tusukan, "Niat Pedang Pembunuh... Pedang Pembunuh Dewa !"
Cahaya Pedang yang dialiri oleh Petir Emas melesat kearah Naga Merah.
*Boom.*
Kedua serangan ini saling bertabrakan dan menciptakan ledakan besar, area disekitar tempat itu mengalami kerusakan yang parah dan Xiao Yuan terpental sangat jauh karena efek ledakan.
Cang Mo tidak jauh berbeda namun keduanya sama sekali tidak memiliki luka yang serius pada tubuh mereka. Kekuatan Fisik mereka sangat kuat dan sulit untuk dihancurkan dengan ledakan seperti ini.
"Hahahaha... bertarung denganmu sungguh sangat menyenangkan. Jika bukan karena aku membangkitkan makhluk berbaya itu, mungkin aku akan bertarung sampai mati denganmu dan menentukan pemenangnya sampai akhir !" Kata Cang Mo dengan semangat.
"Apa maksudmu dengan makhluk itu dan apa yang sebenarnya kalian Kelompok Penyembah Naga rencanakan ?" Tanya Xiao Yuan dengan dingin.
"Karena kau sudah menemaniku bermain sejauh ini maka Tuan ini akan menjawab pertanyaanmu, lagi pula kau akan tetap mati meskipun bukan aku sendiri yang membunuhmu."
Cang Mo melanjutkan, "Tujuan kami yang sebenarnya bukan membunuh kalian, tapi memberikan teror mengerikan kepada kalian. Kota Awan akan hancur dan kami sudah membangkitkan makhluk yang tidak mungkin bisa dilawan Ahli Tingkat Penciptaan. Para Orang Tua Tingkat Origin itu membutuhkan waktu untuk datang kemari dan sampainya mereka ditempat ini maka semuanya pasti sudah terlambat !"
__ADS_1
Xiao Yuan menanggapi hal ini dengan serius, jika hal ini merupakan sebuah kebenaran maka semua orang yang berada di Kota Awan harus segera pergi dan melarikan menjauh.
Kalau tidak Monster yang disebutkan oleh Cang Mo, terlebih Kota Awan masih termasuk Wilayah kekuasaan dari Keluarga Xiao. Namun hal ini masih belum dikonfirmasi benar adanya, jadi Xiao Yuan tidak berniat untuk pergi untuk lari.