
Xiao Yuan menatap Ye Lin dengan dingin dan berkata, "Melewatimu itu seperti melewati seekor semut bagiku, pulanglah kerumah dan berlatihlah lagi. Kekuatanmu itu masih sangat menyedihkan untuk disebut sebagai Jenius pertama !"
Xiao Yuan tidak menaruh hormat sama sekali pada mereka semua, jika mereka sombong mengapa dirinya tidak bisa melakukannya. Lebih baik mempermalukan mereka semua dan menyatakan bahwa dirinya bukanlah orang yang mudah diganggu.
Ye Lin mengerutkan keningnya dan meninju kedepan, "Raungan Naga Api !"
Tinju dari Ye Lin menciptakan Naga Api dan berniat untuk menerkam Xiao Yuan, melihat hal ini Xiao Yuan cukup terkejut namun bukan masalah yang besar baginya.
Aliran Petir Emas mulai merangsang tubuhnya dan Xiao Yuan meninju kedepan. Petir Emas yang kuat menghancurkan Naga Api, Ye Lin yang melihat hal ini cukup terkejut dan melompat keatas langit.
Palu Hitam yang besar muncul ditangannya dan itu adalah Artifak Tingkat Penciptaan dengan kualitas tinggi. Ye Lin tidak berani meremehkan kekuatan Xiao Yuan dan menuangkan semua Sumber Qi miliknya.
Yun Shuang bahkan sangat terkejut dengan Ye Lin yang langsung mengeluarkan kartu as miliknya, jika tebakannya benar maka Ye Lin secara tidak langsung mengakui bahwa Xiao Yuan adalah lawan yang setara baginya.
Qin Yue dan Xiao Dong sangat khawatir dengan Xiao Yuan, mereka sangat mengenal Artifak yang ditangan Ye Lin adalah salah satu Artifak terbaik yang dimiliki Keluarga Ye. Kemungkinan besar Patriak Keluarga Ye memberikan ini sebagai pencapaian yang dimiliki Ye Lin sebagai Jenius nomer satu.
"Aku tidak ingin membunuhmu... tapi aku tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan Artifak ini. Jika kau menyerah dan mengaku kalah... maka aku akan menghentikan semuanya !" Ye Lin berniat untuk mengakhiri semuanya dalam satu gerakan namun dia juga tidak ingin membunuh Xiao Yuan.
"Dalam mimpimu... majulah dan aku akan menghancurkan Palu yang kau banggakan itu !" Xiao Yuan diam-diam menuangkan Sumber Qi miliknya kedalam tato dipunggung tangan kanannya.
__ADS_1
Petir Emas mengamuk dan Aura Xiao Yuan meledak dengan gila. Bukan masalah besar untuk mengalahkan Ye Lin, namun Artifak yang dibawanya ini cukup merepotkan dan tidak ada pilihan selain menggunakan Tinju Raja.
Ye Lin berteriak dengan keras dan melesat kebawah seperti sebuah meteor, Palu besar ditangannya memancarkan Aura membunuh yang mengerikan dan semua orang berlari menjauh dari medan pertarungan.
Xiao Yuan terbang kelangit dan melesat kearah Ye Lin dengan Petir Emas yang sangat kuat. Ye Lin mengayunkan Palu ditangannya dan Xiao Yuan meninjunya, aura yang kuat membombardir tempat itu dan semua orang merasa lega karena berhasil lari dari tempat pertarungan.
Gu Rong yang melihat hal ini dari jauh sudah tidak peduli, segera dia terbang menjauh dan melarikan diri demi keselamatannya. Pertarungan mereka terlalu ganas dan apapun hasilnya lebih baik lari dari Xiao Yuan.
*Krak.*
Palu ditangan Ye Lin mulai menunjukan retakan dan terlepas dari tangannya, Xiao Yuan tidak melewatkan kesempatan ini dan menerjang Ye Lin dengan gila.
Ye Lin dipukul habis-habisan dan sosoknya terlihat sangat menyedihkan, bahkan setelah menggunakan Artifak dia masih tidak mampu menandingi Xiao Yuan yang tidak menggunakan apapun.
Bahkan jika dia benar seorang Kultivator Tingkat Penciptaan, ini masih terlalu berlebihan untuknya jika kalah menggunakan Palu besar miliknya.
Xiao Yuan memegang kaki Ye Lin dan memutar tubuhnya, Xiao Yuan melemparnya kebawah dan tubuh Ye Lin menabrak tanah dengan keras.
Darah menyembur dari mulutnya dan kondisinya saat ini terlihat babak belur, dia sudah seperti karung tinju dan mengerang kesakitan. Walaupun dia tidak mengalami luka yang fatal namun memar diwajahnya cukup memalukan untuk dipertontonkan.
__ADS_1
Xiao Yuan perlahan turun didepan Ye Lin dan berkata, "Sepertinya Babi itu sudah lari... apakah kau ingin melanjutkannya ?"
Ye Lin menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak... untuk saat ini aku masih bukan lawanmu, tapi suatu saat aku akan datang dan membalas rasa malu ini. Aku harap dimasa depan kau tidak akan menolak undangan pertarungan dariku !"
"Huh... datanglah kapanpun yang kau inginkan, hasilnya akan tetap sama dan jangan menyerah dengan cepat karena itu merupakan hal yang memalukan untuk disebut sebagai Jenius pertama." Xiao Yuan berkata dengan santai dan berjalan kembali kearah Xiao Dong.
Ye Lin tersenyum dan meludahkan darah dari mulutnya, "Apanya yang Jenius pertama... bahkan aku kalah dengan menyedihkan ditanganmu !"
Ye Lin tahu bahwa Xiao Yuan tidak pernah serius saat menghadapinya, hal ini merupakan sebuah penghinaan baginya. Jarak diantara mereka sangatlah jauh dan mengejar ketertinggalan ini akan memakan waktu yang lama, namun Ye Lin tidak akan menyerah dan akan tetap membalasnya.
Xiao Yuan melihat kearah Bunga Kabut Ungu dan memasukannya kedalam Kotak Obat, semua orang yang melihat hal ini hanya bisa menelan ludah dan tidak berani berkomentar.
....
Disisi lain Patriak Keluarga Ye dan Ye Sun tidak percaya bahwa Ye Lin akan kalah bahkan setelah menggunakan Artifak Palu yang diberikan khusus untuknya.
Xiao Ra sendiri tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, sedangkan Xiao Sheng terlihat sangat bersemangat. Tangannya bergetar hebat dan dia tidak bisa menahan diri setelah Xiao Yuan menunjukan bakat yang luar biasa.
Jika dia tahu kalau Xiao Yuan akan memiliki kekuatan dan bakat yang luar biasa, dia akan memprioritaskan Sumber Daya kepadanya dan melatihnya secara pribadi.
__ADS_1