
Jiwa Phoenix Es kembali kedalam tubuh Lei Yun Ting dan tekanan Aura disekitarnya mulai membaik. Kondisi Xiao Yuan juga terlihat sudah lebih baik, namun masih terbaring tidak sadarkan diri.
Xiao Yuan dan Lei Yun Ting menerobos bersama, sekarang Xiao Yuan berada di Tingkat Origin Lapisan kedua dan Lei Yun Ting berada di Lapisan ketiga.
Tidak ada yang berani untuk mendekati mereka dan semua orang masih ragu, sebelumnya Si Yingxia memaksa masuk dan berniat untuk mengambil alih tubuh Lei Yun Ting. Mereka saat ini tidak bisa memastikan apakah Lei Yun Ting adalah orang yang mereka kenal atau Si Yingxia yang berhasil mengambil alih tubuhnya.
Namun Qin Yue sama sekali tidak peduli dengan hal ini dan pergi kebawah untuk bertanya langsung.
"Saudari !" Qin Yue berdiri disamping Lei Yun Ting dan berniat mengkonfirmasinya.
"Tidak apa... Perang sudah berakhir dan musuh sudah mati. Aku membunuhnya didalam Laut Kesadaran milikku, Xiao Yuan saat ini sudah jauh lebih baik dan kita harus memberikan perawatan untuknya." Lei Yun Ting berkata dengan santai.
Qin Yue merasa sangat lega karena melihat mereka dalam keadaan baik, dia bersama Lei Yun Ting membantu Xiao Yuan untuk mendapatkan pertolongan dan semua orang merasa senang dengan berakhirnya Perang dengan kemenangan mereka.
Mereka semua merasakan kelelahan setelah perang usai, Lei Yun Ting menghancurkan Array Penghalang dan membawa Xiao Yuan kembali ke Menara Pil.
__ADS_1
Walaupun kondisinya sudah membaik tapi tetap dia membutuhkan perawatan dan Cai Lin sangat cocok dalam merawatnya. Qin Yue dan Chen Jian tetap tinggal di Benua Tianxuan dan menyisir tempat itu, mereka mencari sisa dari Pasukan Penyembah Naga dan berniat membersihkan mereka semua.
Korban dipihak mereka juga tidak sedikit dan hampir setengah Pasukan yang kembali dengan selamat. Namun tidak ada penyesalan sedikitpun dan semua orang memberikan penghormatan yang layak bagi mereka yang sudah gugur.
Namun ketiga Tuan mendapatkan pukulan telak diwajah mereka, terlebih Xiao Sheng yang memiliki luka yang paling serius. Jika tidak ada Xiao Yuan maka rencana mereka akan berakhir dengan kegagalan dan mustahil bagi mereka untuk selamat.
Ketiga Tuan saat ini mundur dan melakukan pelatihan tertutup sekaligus memulihkan kondisi mereka pasca Perang. Si Yingxia melukai mereka dengan keras dan Yin Qi miliknya sangat berbahaya, jadi mereka memiliki alasan untuk segera mundur dan memulihkan diri mereka.
Lei Yun Ting sendiri disibukan dengan berbagai macam pertanyaan dari Keluarganya, dia hanya bisa menjawabnya dengan jujur dan tidak menutupinya.
Liu Zhi dan Lei Li mendengarkan hal ini dan mulai memahaminya, sedangkan Xiao Rong dan Hu Yan juga merasa sangat gembira.
"Kakak sudah tahu keberadaan Keluarganya dan akan pergi meninggalkan kita, tidak bisakah Kakak membawaku dan Kakak Ipar pergi ?" Tanya Lei Li dengan sedih.
"Sulit... Orang Tuaku mengirimku ke Dunia kecil ini dengan tujuan melatih diri, tapi aku bersyukur karena memiliki Keluarga yang baik seperti kalian. Awalnya aku juga tidak ingin pergi dan berniat untuk menjalani kehidupan ditempat ini."
__ADS_1
Lei Yun Ting melanjutkan, "Namun aku membutuhkan kekuatan untuk membunuh Si Yingxia waktu itu, jadi aku terpaksa harus menyetujui untuk kembali. Tapi tenang saja... setelah bertemu dengan mereka aku akan menjemput kalian dan membawa kalian melihat Dunia !"
Hu Yan merasa sangat kesal dan melihat Xiao Rong, "Huh... Orang Tua macam apa yang membuat Anaknya sendiri mengalami kesulitan hanya dengan alasan berlatih."
Xiao Rong tersenyum canggung dan berkata, "Ini juga bukan maksudku mengirim Xiao Yuan ke Benua Tianxuan waktu kecil, tapi bukankah dia tumbuh menjadi Pria yang hebat."
"Huh... lalu kapan rencanamu akan pergi ?" Tanya Hu Yan kepada Lei Yun Ting.
"Setelah Xiao Yuan siuman." Jawab Lei Yun Ting dengan jujur.
"Xiao Yuan pasti memutuskan untuk mengejarmu dan karena sekarang kau memanggilku Ibu maka kami juga Orang Tuamu. Tapi sebagai Orang Tua aku memiliki permintaan... permintaanku adalah kalian berempat harus menikah sebelum kau pergi dan berikan hatiku ketenangan." Hu Yan terlihat sangat serius.
Lei Yun Ting tersenyum dan tersipu malu, "Anak ini akan mendengar perkataan Ibu dan akan memberitahu Saudari yang lainya."
"Bagus." Hu Yan tersenyum bahagia dan melihat Xiao Rong, "Apa yang kau tunggu... sampaikan kabar ini kepada Keluarga Xiao milikmu. Kita akan membuat Pesta Pernikahan yang paling besar di Benua Zien, pastikan untuk membuatnya sangat meriah."
__ADS_1
Semua orang mengangguk dan sependapat dengan Hu Yan, Xiao Rong hanya bisa menghela nafas dan berpikir bahwa ini akan merepotkan untuknya.
Xiao Yuan bahkan belum sadar dan mereka sudah buru-buru memikirkan acara pernikahan, lebih baik dia mendiskusikannya dengan yang lainya termasuk para Petinggi di Menara Pil.