
Bing perlahan berjalan kearah Xiao Yuan dan berkata, "Kekuatanmu itu dapat menebas ruang dan waktu. Kau tidak pernah berhenti membuatku terkejut, tapi sepertinya kau membayar harga yang mahal bukan ?"
"Ya... Jiwaku hampir saja hancur dan aku kehilangan seperempat umurku. Siklus itu seperti sebuah roda, jika kau ingin mempercepat putarannya maka kau harus memotong bagiannya. Karena aku belum bisa menguasai kekuatan ini sepenuhnya maka aku menggunakan daya hidupku sendiri sebagai bayarannya." Jawab Xiao Yuan sambil duduk dengan santai.
"Sebuah kemampuan yang tabu... daya penghancurnya mungkin tidak besar tapi efeknya mungkin tidak ada satupun orang yang bisa menghentikannya." Bing berkata dengan penuh kekaguman.
Semua orang yang sebelumnya membantu Xiao Yuan dalam perang melawan Ras Mayat mereka datang. Mereka semua berlutut ditanah dan menghormati Xiao Yuan sebagai yang tertinggi.
"Salam untuk Dewa yang baru... kami semua bersedia tunduk kepada Dewa dan melayaninya dengan hati yang tulus !" Kata Seorang Pria Tua dengan hormat.
__ADS_1
"Panggil aku Kaisar Perang Xiao Yuan... aku tidak tahu motif apa yang kalian miliki padaku, tapi aku tidak berniat untuk memiliki pengasuh." Kata Xiao Yuan dengan tegas.
"Nama saya adalah Ding Suan... Kaisar Perang Xiao saat ini adalah orang yang sudah membunuh Jiang Kaifeng. Awalnya tempat ini sangat damai dan sejak Jiang Kaifeng menjadi seorang Dewa dan memiliki kendali penuh terhadap Prinsip Dunia, dia mencoba merubah semuanya menjadi bonekanya dengan cara merubah semua Ras menjadi Ras Mayat."
Ding Suan melanjutkan, "Kami yang tidak setuju memutuskan untuk melawannya habis-habisan, namun kekuatan satu orang yang menyandang Gelar Dewa tidak bisa kami lawan dan memaksa kami untuk bersembunyi di Dunia Pasif selama dua ribu tahun. Dunia ini sudah rusak sejak awal dan kami hanya berharap kalau Kaisar Perang dapat membantu kami untuk memulihkannya sebagai Dewa yang baru."
"Kami akan menunggu Kaisar Perang." Kata mereka semua dengan hormat.
Semua orang pergi dan ketika Xiao Yuan memberikan kebebasan mereka merasa sangat senang. Tidak peduli siapa yang akan menjadi Dewa, selama dua ribu tahun kehidupan mereka sangat sulit karena ulah Jiang Kaifeng. Setidaknya mereka tidak harus menyiksa diri mereka menjadi Ras Mayat.
__ADS_1
Bing melihat kearah Xiao Yuan dan tersenyum, "Jangan bersikap sok kuat... bahkan untuk berdiri saja kau tidak akan mampu !"
"Ugh... Matamu itu benar-benar sangat jeli." Kata Xiao Yuan dengan wajah yang pucat.
"Tidak jauh dari tempat ini ada sebuah Istana yang besar, aku rasa bajingan itu adalah pemiliknya. Sekarang dia sudah mati dan kita akan menggunakannya untuk memulihkan diri kita !" Bing melihat kesatu arah.
"Aku akan merepotkanmu untuk membawaku kesana." Xiao Yuan berkata dengan santai.
Bing mengangkatnya dan bergegas pergi menuju Istana, sekarang semuanya sudah berakhir dan mungkin akan memakan banyak waktu sampai mereka berdua pulih sepenuhnya dan Xiao Yuan akan menjadi Dewa baru dari Dunia ini.
__ADS_1