KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 368 - Mulai Tertarik !


__ADS_3

Bing sangat mengenal Hukum Langit Bintang yang digunakan oleh Kaisar Bintang, dia dapat memanipulasi kekuatan dari Bintang dan menggunakannya sesuka hati.


Bahkan jika itu Kaisar Bergelar sangat sulit untuk bertarung satu lawan satu dengan Binatang Suci seperti mereka. Namun Kaisar Bintang dapat menandingi mereka dengan kekuatan Bintang yang dia kuasai, daya hancur kekuatan Bintang sangat besar dan cukup untuk melukai mereka dengan keras.


Namun Kaisar Perang jauh lebih menakutkan dari Kaisar Bintang, sebagai salah satu Kaisar Kuno dia memiliki Dao yang sangat tabu. Hukum Pertempuran Surga dapat menyerap segala jenis energi dan membuatnya menjadi orang yang sangat mustahil untuk dikalahkan.


Selama terdapat kehidupan maka Kaisar Perang sangat mustahil untuk jatuh, bahkan kematiannya terlalu megah. Dalam pengepungan keempat Kaisar lainya, Kaisar Perang bahkan dapat membawa mereka mati bersama.


Hal seperti ini bahkan tidak akan mungkin bisa dilakukan oleh mereka, bahkan kelima Binatang Suci akan menghindari konflik dengannya.


"Aku tidak yakin tentang siapa yang lebih kuat, tapi satu hal yang pasti bahwa semua ini sangat layak untuk dinantikan." Yong Nan terlihat cukup tertarik dengan hal ini.


Sekarang dia sudah melihat pandangan yang baru dan mungkin hal ini tidak akan membuatnya bosan. Bing juga sependapat dengan Yong Nan dan kembali ke Liontin Emas untuk membantu Bao berlatih.


....

__ADS_1


Disisi lain semua Murid baru sedang mencoba keberuntungannya dengan mencoba semua tempat latihan yang dimiliki Sekte Bulan Cerah, setiap Murid baru akan memiliki Token Poin yang nantinya akan digunakan sebagai pembayaran untuk penggunaan latihan.


Setiap bulannya setiap Murid hanya akan mendapatkan poin sesuai peringkat mereka, Murid baru hanya mendapatkan 10 poin dan jika mereka ingin mendapatkan lebih mereka bisa menyelesaikan misi yang ada di Aula Misi.


Tergantung tingkat kesulitan misi yang mereka ambil, semakin sulit misi itu maka akan semakin banyak poin yang akan mereka gunakan. Tujuan dari penggunaan poin adalah agar murid harus terus bekerja keras, kebanyakan dari mereka berasal dari Keluarga kaya dan Sekte Bulan Cerah tidak ingin Murid menggunakan bantuan dari Keluarga mereka dan harus memperoleh sesuatu dengan kemampuan mereka sendiri.


Di Puncak Awan tepatnya dikediaman Jia Yie, saat ini Tetua Sun Sie sedang melatihnya secara pribadi. Perkembangan Jia Yie juga sangat baik dan semua orang sudah mengenal dirinya dengan baik.


Jia Yie perlahan membuka matanya dan menghela nafas, suara langkah kaki terdengar ditelinganya dan salah satu Murid Pria memberi hormat.


"Salam untuk Tetua dan Adik Junior... saat ini kedua Putra Dewa ingin bertemu dengan Adik Junior, mereka menitipkan pesan dan menyuruh Murid ini untuk menyampaikannya !" Kata Murid itu dengan jujur.


"Hahaha... apakah Putra Dewa pertama dan kedua akan bersaing untuk mendapatkan hati Cucuku !" Sun Sie melirik kearah Jia Yie dan berkata, "Apakah kau ingin pergi menemui Yang Shen dan Huang Wuji ?"


"Hah... ini sudah dua hari sejak aku pergi dan bertemu mereka, mengapa mereka selalu bertindak seenaknya. Aku terlalu malas untuk pergi dan katakan saja kalau aku sedang melakukan pelatihan tertutup dan tidak akan keluar dalam waktu dekat !" Kata Jia Yie dengan kesal.

__ADS_1


Murid itu membungkuk dan pergi keluar untuk menyampaikan pesan Jia Yie, Puncak Awan memang tidak memiliki seorang Putra Dewa tapi keberadaan Jia Yie dan Sun Sie jauh lebih mengerikan dari Putra Dewa.


Ayah dari Jia Yie adalah Kaisar Bayangan Jiwa dan merupakan salah satu dari empat Kaisar bergelar. Sedangkan Sun Sie adalah Ibu mertuanya, identitas mereka bukanlah sesuatu yang bisa dilawan dan siapa yang berani untuk memprovokasi Kaisar Bayangan Jiwa.


Sun Sie menggelengkan kepalanya dan berkata, "Mereka adalah dua Putra Dewa dan merupakan bakat terbaik yang dimiliki Ras Manusia, Kultivasi mereka juga tidak buruk dan dimasa depan kau akan sering bertemu mereka. Apakah kau tidak ingin menaruh sedikit perhatian kepada mereka ?"


"Jangan menggodaku Nenek... mereka hanya menilai dari nama besar Ayah, lebih baik aku disini dan berlatih." Kata Jia Yie dengan malas.


Sun Sie sedikit terkejut dengan perubahan sikap Jia Yie, biasanya Gadis ini hanya akan bermain sesuka hatinya dan tidak akan peduli dengan latihan.


"Apakah ada sesuatu yang mengganggumu... jangan-jangan kau sudah memperhatikan Pria lain !" Sun Sie sedikit membuat tebakan.


Jia Yie menganggukkan kepalanya dan berkata dengan pelan, "Benar... tapi sayang sekali Pria itu bukan milikku.."


Sun Sie sangat senang mendengar hal ini sekaligus terkejut, dia tidak menyangka kalau Cucunya akan tumbuh dewasa secepat ini dan mulai menyukai lawan jenisnya.

__ADS_1


Sun Sin juga sangat penasaran dengan orang seperti apa yang dapat menarik perhatian Jia Yie, walaupun Jia Yie sangat polos dan jarang berbicara dengan orang seusianya. Namun dia juga bukan orang bodoh yang tidak bisa menilai seseorang.


__ADS_2