KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 443 - Sedikit Bantuan


__ADS_3

Jia Shie tahu benar apa yang dimaksudkan dari perkataan Chao Yan, perjuangan untuk menjadi Kaisar Bergelar dipenuhi dengan darah dan nyawa yang hilang.


Bahkan untuk mendapatkan pencerahan dalam Dao dan diakui Prinsip Dunia adalah hal yang sangat sulit. Jia Shie memang belum terlalu lama berada di Tingkat Kaisar Bayangan Jiwa, namun dia sudah merasakan pahit dan kesulitan yang membuatnya cukup frustasi.


Chao Yan tersenyum dan berkata, "Bayangan Jiwa... aku menyarankanmu untuk tidak bertindak bodoh. Ketika aku bertemu Anak ini matanya memancarkan ketegasan yang sulit untuk dibayangkan, seolah dia ingin membuktikan kepada Dunia bahwa dirinya memiliki kemampuan. Lebih baik kau bertemu dengannya dan berbicara secara langsung, lagi pula kalian berdua memiliki kesamaan dan aku yakin kau akan cocok dengannya."


"Kesamaan apa ?" Jia Shie mengerutkan keningnya dan terlihat sedikit kesal.


Chao Yan mengabaikannya dan menahan tawanya, Bayangan Jiwa memiliki banyak Istri dan sekarang dia memiliki menantu dengan tempramen yang sama. Seharusnya ini akan menjadi hal yang sangat lucu dan sebuah karma dari Jia Shie sendiri.


....


Setelah dua hari akhirnya Xiao Yuan menyelesaikan pekerjaannya, dia memanen semua Poin dan Tato Rumput ditangannya sudah berwarna biru. Sekarang dia tidak perlu pergi berkeliling dan mencari lawan, syarat sudah terpenuhi dan dia hanya perlu menunggu dua bulan sebelum putaran kedua dimulai.


Kota itu sudah seperti Kota mati dan setelah Poin mereka diambil, semua orang segera pergi dan tidak ingin mengambil resiko untuk tetap tinggal bersama dengan dirinya.


*Boom... Boom... Boom...*

__ADS_1


Xiao Yuan mendengar suara ledakan dan membuka matanya, dari kejauhan dia melihat Pria yang dikejar oleh Ras Iblis. Pria itu terlihat familiar dan Xiao Yuan berusaha untuk mengingatnya.


"Oh... bukankah dia bawahan dari Yang Shen, kalau tidak salah namanya Kuan Shou." Kata Xiao Yuan yang berbaring malas diatas benteng.


Xiao Yuan menghela nafas dan sebenarnya terlalu malas berurusan dengan orang ini, tapi mengingat mereka berasal dari Sekte yang sama maka kali ini dia akan menolongnya.


"Anjing kecil... kau sangat ahli dalam berlari, orang lemah sepertimu tidak seharusnya bergabung dalam acara besar ini. Kemarilah... Tuan ini menginginkan Poin milikmu !" Ras Iblis itu mendesak Demon Qi miliknya dan menyusul Kuan Shou dengan sangat cepat.


Kuan Shou sendiri terlihat berantakan dan tenaganya tidak tersisa banyak, Demon Qi menyelimuti tangan Iblis itu dan dia berniat menangkap Kuan Shou.


Iblis itu berteriak kesakitan dan mencoba menghentikan pendarahan ditangannya, Kuan Shou menghela nafas dan berbalik untuk melihat siapa yang menolongnya.


Ekspresi Kuan Shou menjadi sangat terkejut dan melihat Xiao Yuan duduk diatas Benteng Kota dengan santai. Xiao Yuan dengan santai melambaikan tangannya dan Aura dingin menyebar dengan luas.


Iblis itu merasakan Aura dingin yang kuat dan tubuhnya perlahan membeku, Iblis itu mendesak Demon Qi miliknya namun Xiao Yuan tidak berniat untuk berhenti. Setelah beberapa waktu Iblis itu berubah menjadi bongkahan es, namun terlihat masih hidup dan matanya memancarkan ketakutan dari sosok Xiao Yuan.


Kuan Shou masih diam membatu dan tidak tahu harus reaksi macam apa yang harus dia tunjukan, bersyukur namun Xiao Yuan tidak lain adalah Musuh Putra Dewa Yang Shen dan merupakan musuhnya juga.

__ADS_1


"Masih tidak ingin membunuhnya ?" Kata Xiao Yuan dengan dingin.


Kuan Shou menelan ludahnya dan mengeluarkan sebuah Tombak, Origin Qi meledak dengan gila dan dia mengayunkan Tombaknya sekuat tenaga.


*Boom.*


Bongkahan Es itu hancur berkeping-keping dan poin Iblis itu masuk kedalam Tato Kuan Shou, namun dia sedikit ragu untuk pergi kearah Xiao Yuan dan mencoba memberanikan diri.


Xiao Yuan sendiri terlihat sangat malas dan membaringkan tubuhnya dengan santai, entah apa reaksi yang ditunjukan Kuan Shou dia tidak terlalu peduli. Xiao Yuan hanya menunjukan sedikit belas kasihnya karena berasal dari Sekte yang sama, Yang Shen yang sekarang tidak memiliki kelayakan untuk menjadi lawannya dan tidak ada gunanya jika harus memperhatikan bawahannya.


Kuan Shou terbang kearah Xiao Yuan dan keringat dingin terlihat jelas didahinya, "Terimakasih atas bantuan yang Saudara Xiao berikan !"


"Ya... aku menolongmu karena kita berasal dari Sekte yang sama. Jangan terlalu gugup karena aku terlalu malas untuk berurusan dengan kalian, jika kau ingin lanjut keputaran kedua lebih baik segera pergi. Kota ini sangat sepi dan tidak ada satupun orang kecuali kita sekarang." Kata Xiao Yuan dengan santai.


Kuan Shou melihat ke Monumen Peringkat dan matanya melebar dengan penuh kejutan. Xiao Yuan berada di Peringkat pertama dan tiga ribu orang lebih sudah mati ditangannya, kemungkinan Kota ini sepi karena Xiao Yuan yang bertindak.


Kuan Shou tidak tahu seberapa hebat Xiao Yuan yang sekarang, tapi melihat jumlah poin ini sungguh sesuatu yang sangat gila dan tidak masuk akal.

__ADS_1


__ADS_2