
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sudah sampai di Aula Puncak, Penjaga itu membuka mengetuk pintu dan membukanya.
Perlahan Xiao Yuan dapat melihat orang-orang didalam ruangan, tiba-tiba ekspresinya berubah menjadi terkejut dan seorang Wanita melompat kearahnya. Wanita itu memeluknya dengan erat dan membuat Xiao Yuan merasa sangat malu.
"Ibu... tolong lepaskan aku... ini memalukan, tidak bisakah Ibu melakukannya nanti !" Kata Xiao Yuan dengan panik.
"Huh... aku tahu kalau kau akan datang kemari dan menemui Ibu. Kenapa kau terlihat kurusan... apakah Bajingan Keluarga Xiao tidak merawatmu dengan baik, kedengar kau bertarung dengan Xiao Ra dan menang. Seharusnya kau injak dia tidak bisa bangun dari tempat tidurnya !" Kata Hu Yan dengan kesal.
Hu Yan sangat kesal dengan perlakuan yang dulu diterima Xiao Yuan, mereka dulu menganggapnya sampah dan bahkan tidak mengenalnya sebagai Manusia. Sekarang setelah dia menunjukan kekuatan dan bakatnya yang luar biasa, Keluarga Xiao memperlakukan mereka dengan baik dan berinisiatif untuk melatihnya secara pribadi.
Jika bukan karena bujukan dari Xiao Rong, Hu Yan tidak mungkin tinggal diam dan membiarkan Xiao Yuan untuk menetap di Kediaman Utama.
Semua orang yang berada didalam Aula tertawa melihat hubungan Ibu dan Anak yang sangat asing ini. Xiao Yuan melepas pelukan Ibunya dengan paksa dan berniat memberi salam kepada mereka.
__ADS_1
"Salam untuk para Senior dan Master Sekte Ruan, Junior ini sangat senang karena para Senior menerima kedatangan Junior ini dengan tangan terbuka !" Xiao Yuan membungkuk dan memberi hormat dengan sopan.
Ruan dan yang lainya sangat terkejut dengan sikap Xiao Yuan yang sopan, "Duduklah... kita bukan orang asing, Ibumu adalah bagian dari kami dan Putranya merupakan hal yang sama."
"Itu benar." Kata para Tetua yang lainya.
Ruan tersenyum dan berkata, "Kedatanganmu cukup membuat kehebohan dan sepertinya kau datang untuk tidak menemui Ibumu. Qin Yue sudah menceritakan semuanya padaku dan saat ini dia ada di Puncak Teratai, pergilah kesana dan temui dia !"
Xiao Yuan tidak menyangka kalau akan semudah ini mendapatkan persetujuan dari mereka, sebelumnya dia sudah memikirkan beberapa rencana untuk membuat mereka senang. Sepertinya Ibunya juga sudah bertindak sebelum dirinya dan dia cukup bersyukur karena tidak perlu melakukan usaha yang lebih.
Ruan membuka Kotak Obat itu dan Aroma Obat menyembur keluar memenuhi Aula, didalamnya terdapat 3 butir Pil Roh Kesadaran Ilahi dengan Kualitas Tinggi yang dibuat langsung oleh dirinya.
"Ini... apakah Keluarga Xiao yang memberikannya kepadamu, hal ini terlalu berharga untuk kami !" Kata Ruan dengan panik.
__ADS_1
"Yakinlah Senior... semua ini tidak ada hubungannya dengan Keluarga Xiao, ketika saya pertama kali kembali saya juga memberikan hal yang sama kepada Ibu saya. Senior bisa bertanya langsung kepadanya, terlebih bukankah Senior menganggapku sebagai Keluarga. Jadi terimalah dan berikan kepada orang yang menurut Senior layak, anggap saja hal ini sebagai kompensasi karena diriku yang akan mengambil Murid berbakat Senior !" Kata Xiao Yuan dengan jujur.
Ruan sangat paham akan nilai dari tiga butir Pil Roh Kesadaran Ilahi, jika Sekte Teratai bisa melahirkan 3 orang Tingkat Penciptaan lainya ini merupakan berkah.
Terlebih perginya Qin Yue bukan berati memutuskan hubungan, dia bisa menjadikannya Tetua Tamu seperti Hu Yan yang memilih menikah dengan Xiao Rong. Dilihat dari manapun kedua hal ini sangat menguntungkan mereka dan hubungan dengan Keluarga Xiao akan semakin kuat.
"Baiklah... aku akan menerima hadiah yang sudah susah payah kau siapkan. Kesopananmu ini bertolak belakang dengan Hu Yan ataupun Xiao Rong, apakah kau yakin bahwa dirimu adalah Anak mereka !" Ruan sedikit menggoda Xiao Yuan.
"Tentu saja dia Anakku." Hu Yan berteriak dengan bangga.
Xiao Yuan memberi hormat dan berkata, "Kalau begitu Anak ini tidak akan mengganggu obrolan orang dewasa, aku akan pergi menemuinya dan Ibu bisa bersantai."
"He... pergi." Hu Yan sedikit senang dengan hal ini dan mulai sekarang dia bisa menyombongkan Putranya didepan Master dan teman-temannya.
__ADS_1
Xiao Yuan berjalan keluar dan bertanya kepada Penjaga tentang Lokasi Puncak Teratai. Setelah dia tahu lokasinya dia meminta Penjaga itu memberikan ruangan untuk Chen Jian beristirahat.
Chen Jian tidak keberatan dan tidak akan mengganggu Xiao Yuan lebih jauh. Segera Xiao Yuan terbang menuju Puncak Teratai dan mengabaikan semuanya, sebelum dia pergi ke Menara Pil Xiao Yuan berniat untuk melihat keadaan Qin Yue apakah sudah menerobos atau belum.