KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 337 - Taruhan


__ADS_3

Tian Du tersenyum dan berkata, "Kalau begitu apakah Maste Sekte tertarik untuk bertaruh denganku ?"


"Sejak dulu kau sudah seperti ini... aku tidak pernah menang darimu sekalipun dalam taruhan, tapi mungkin aku akan memecahkan rekor itu. Apa yang kau inginkan ?" Tanya Duan Rong dengan santai.


"Aku menginginkan satu tetes darah dari Harimau Langit." Jawab Tian Du dengan dingin.


Duan Rong mengerutkan keningnya dan berkata, "Lalu apa yang akan kau berikan sebagai taruhan dengan Harta yang berharga itu. Terlebih dirimu sudah menggunakan darah Harimau Langit, untuk apa kau memintanya lagi ?"


"Bagaimana jika aku berlari telanjang dan memutari Sekte tujuh kali. Untuk apa aku menggunakannya Master Sekte tidak perlu tahu." Kata Tian Du dengan santai.


Duan Rong sedikit memulai tebakan dan walaupun darah Harimau Langit termasuk langka, namun Sekte Bulan Cerah masih memiliki satu Guci penuh. Hanya satu tetes bukan masalah besar baginya dan tidak akan ada Tetua yang menyadari hal ini.


"Kalau begitu kita sepakat." Duan Rong menyetujui taruhan ini.


Sejak awal Tian Du sudah tahu bahwa itu adalah Xiao Yuan, ada banyak kemiripan dan dia sudah mendapatkan laporan tentang seseorang yang mendaftar masuk menggunakan Token Puncak miliknya dan orang itu bernama Xiao Yuan.

__ADS_1


Dalam segi postur dan Tingkat Kultivasi semuanya mirip dengan Xiao Yuan, terlebih seseorang yang tidak takut dengan Putra Dewa adalah orang yang bodoh atau bisa dikatakan bahwa orang itu tidak memiliki pemahaman penuh tengang Putra Dewa. Karena itulah Tian Du dapat menyimpulkan bahwa Dao Yuan adalah Xiao Yuan yang sedang bersenang-senang di Arena Virtual.


Namun tetap saja Putra Dewa Chang Sheng juga bukan orang yang lemah, dalam segi kekuatan dia berada di Peringkat tiga Murid Sekte Bulan Cerah dan Jiwa miliknya adalah Seruling Penghancur.


Namun sejak pertama kali Tian Du melihat Xiao Yuan instingnya mengatakan bahwa Anak ini sangat kuat dan memiliki potensi yang tidak terbatas. Abaikan soal bakatnya yang buruk, Anak ini adalah eksistensi yang menentang kebijakan Putra Dewa secara langsung.


....


Disisi lain pertarungan terus berlanjut diantara Chang Sheng dan Xiao Yuan yang saling menyerang. Chang Sheng saat ini sedikit berhati-hati dengan Qi Pedang Xiao Yuan yang sangat ganas.


Xiao Yuan menghentakkan kakinya dengan keras dan mendesak Sumber Origin Qi miliknya. Bayangan Hitam muncul dibawah kaki Chang Sheng dan tiba-tiba menangkapnya, bayangan hitam itu berubah menjadi sebuah kubah kegelapan dan mengurung Chang Sheng didalamnya.


"Trik rendahan !" Chang Sheng merasakan indranya terhalangi dan mulai meniup Serulingnya.


Gelombang Energi meledak dan kubah kegelapan itu perlahan runtuh, Xiao Yuan bahkan belum sempat untuk masuk dan melancarkan serangan dan tidak berharap kalau Tekniknya akan semudah ini dipatahkan oleh Chang Sheng.

__ADS_1


"Sudah cukup... kau sangat layak untuk melihat kekuatan asliku, kali ini aku akan serius dan membuka mata orang rendahan sepertimu dengan melihat kekuatan absolut." Chang Sheng mendesak kekuatan Jiwanya dan Auranya meledak dengan gila.


Xiao Yuan mundur beberapa langkah kebelakang dan merasakan sensasi yang cukup membuatnya mundur. Sebuah Jiwa Seruling yang cukup besar muncul diatas kepala Chang Sheng dan membuat Xiao Yuan sangat terkejut.


Chang Sheng tersenyum dan membentuk Segel ditangannya, Jiwa Seruling Penghancur mulai mengeluarkan suara. Tiba-tiba Jiwa Xiao Yuan mengalami guncangan dan sebuah Gelombang kejut menghantam tubuhnya.


Xiao Yuan diseret oleh Gelombang Aura seperti ombak dan menabrak dinding penghalang dengan sangat keras. Darah menyembur dari mulutnya dan Xiao Yuan sedikit bingung dengan serangan dari Chang Sheng.


"Ini masih belum berakhir !" Chang Sheng terus mendesak Auranya dan Jiwa Seruling Penghancur memainkan Nada yang berbeda.


*Ngung.*


Xiao Yuan kehilangan kontrol tubuhnya dan ditarik dengan paksa kearah Chang Sheng, dia sudah seperti bola besi dan Chang Sheng merupakan magnet yang menariknya.


Chang Sheng dengan cepat mendorong Xiao Yuan kembali dan menyiksanya secara perlahan, semua orang yang melihat hal ini merasa kasihan kepada Xiao Yuan dan mereka sudah tahu hal ini akan terjadi.

__ADS_1


Pemadatan Jiwa yang dimiliki Chang Sheng bukanlah sesuatu yang dimilikinya, melainkan Jiwa Leluhur dari Pulau Melayang yang sudah sempurna. Hanya mereka Putra Dewa yang akan memiliki hal semacam ini, karena itulah Putra Dewa sangat sulit untuk dikalahkan karena terdapat keberadaan yang mendukung mereka dari belakang.


__ADS_2