
Waktu berlalu dengan sangat cepat dan semua Murid Sekte Bulan Cerah yang berada di Tingkat Primordial berkumpul dilapangan. Keenam Putra Dewa sudah berkumpul lebih awal dan ada tiga lainya yang sudah melakukan terobosan termasuk Jia Yie.
Xiao Yuan berjalan dengan santai dan duduk dibawah pohon dengan tenang, sudah sebulan lebih terlewati dan Perang Virtual akan segera dimulai.
Yang Shen menatap Xiao Yuan dengan niat bertarung yang jelas, dia sangat ingin membalas rasa malu waktu kekalahannya terakhir kali. Sekarang dia sudah menerobos ke Lapisan ketiga Tingkat Primordial, namun setelah melihat Xiao Yuan dia dapat menilai kalau terdapat jarak yang lebar antara mereka.
Xiao Yuan yang sekarang sudah menggunakan Sumber Saint Qi, namun Yang Shen masih menggunakan Origin Qi. Terlebih Xiao Yuan dapat bertarung dengan Kultivator Tingkat Saint dan membunuh Huang Wuji dan Leluhur Bulan.
Bahkan Leluhur Matahari memperingatkannya untuk tidak bertindak gegabah dalam menghadapi Xiao Yuan. Namun Yang Shen tidak seperti Huang Wuji yang menggunakan cara kotor, dia lebih suka membalas semuanya dengan tangannya sendiri dan jika dia tidak mampu maka dia hanya perlu berjuang lebih keras.
Hanya ada sepuluh Murid yang berpartisipasi, dua orang berada di Lapisan ketiga yaitu Xiao Yuan dan Yang Shen. Sedangkan mereka yang berada di Lapisan kedua ada 5 orang yaitu Tao Lingwan, Chang Sheng, Die Yao, Su Ling dan Chen Ao.
__ADS_1
Sisanya hanya berada di Lapisan pertama yaitu Jia Yie, Kuan Shou dan Ruohua. Mereka semua adalah barisan Jenius yang dimiliki Sekte Bulan Cerah yang sudah berada di Tingkat Primordial.
Banyak Murid berkumpul disatu tempat namun apa yang menjadi pusat perhatian adalah Xiao Yuan. Rumor mengatakan bahwa dia adalah kandidat terkuat yang membuat onar bersama Pangeran Iblis ketika perebutan Dunia Pasif, jadi kualifikasinya berada diatas yang lainya.
Tiba-tiba gelombang Aura yang sangat kuat mulai menyebar, Duan Rong dan puluhan Tetua Sekte Bulan Cerah terlihat sangat mengagumkan.
Xiao Yuan bangkit dan masuk kedalam barisan, Duan Rong yang melihat hal ini cukup puas dan walaupun tidak banyak dari mereka yang berada di Tingkat Primordial namun dengan umur yang masih muda mereka dapat dikatakan sebagai Jenius dari Ras Manusia.
Duan Rong mendesak Saint Qi miliknya dan berteriak dengan sangat keras, "Perang Virtual akan segera dimulai... aku tidak mengharapkan apapun dari kalian tetapi kesempatan untuk mencari pengalaman sangat penting ditempat ini. Tidak masalah jika kalian kalah yang terpenting adalah pengalaman dan mengoreksi kekurangan diri sendiri. Tetua Sun Sie akan mengatakan aturan di Perang Virtual."
Sun Sie melempar sepuluh helai rumput dan perlahan-lahan masuk kedalam tubuh mereka, tato hitam perlahan muncul dipunggung tangan mereka dan semuanya terlihat sangat bingung.
__ADS_1
"Waktu putaran pertama adalah dua bulan... sesuai namanya semakin banyak kalian membunuh maka tato rumput itu akan berubah warna dan syarat untuk lolos putaran kedua harus berwarna biru. Tato itu merupakan poin yang menunjukan sebuah peringkat, musuh yang sudah banyak membunuh orang maka semakin banyak poin yang didapatkan. Apa kalian mengerti ?" Tanya Sun Sie dengan tegas.
"Kami mengerti." Kate mereka semua dengan tegas.
"Bagus.... aktifkan Token Arena Virtual dan kalian akan segera dikirim dilokasi. Walaupun tidak ada resiko kematian tapi kalian harus mengingat ini baik-baik, jangan mempermalukan Sekte Bulan Cerah." Kata Sun Sie dengan tegas.
Semua orang mengangguk dan terlihat sangat bersemangat. Yang Shen mengeluarkan Token dan menatap Xiao Yuan, "Kita akan bertemu didalam... aku pastikan untuk membalas rasa malu yang aku dapatkan."
"Kau sangat sombong tapi kau layak disebut sebagai Pria sejati... aku Xiao Yuan tidak akan lari darimu. Jika kau mau datanglah kapanpun... rencanaku adalah menang dan ketika bertarung entah itu teman ataupun musuh. Jangan harap untuk mendapatkan belas kasihan !" Kata Xiao Yuan dengan niat bertarung yang besar.
"Itulah yang aku harapkan darimu." Yang Shen menyuntikan Qi miliknya dan menghilang dari tempatnya.
__ADS_1
Chang Sheng dan yang lainya juga segera pergi, Jia Yie melambaikan tangan dan menghilang dari tempatnya. Xiao Yuan menyuntikan Qi miliknya dan lingkaran cahaya muncul dibawah kakinya, segera dia menghilang dari tempatnya.
Sun Sie mengeluarkan sebuah Monumen daftar peringkat, mereka bisa memantau peringkat dari setiap peserta dan hanya pertarungan puncak saja yang akan disiarkan di Seluruh Wilayah Leluhur.