
Seminggu sudah berlalu dan disisi lain seseorang Wanita berjubah hitam terlihat berdiri dihamparan salju yang lebat. Wanita itu adalah Lei Yun Ting dan saat ini dia berada di Gunung Salju di Kerajaan Yun.
Lei Yun Ting memutuskan untuk pergi sendirian dan didalam hatinya dia merasa sedikit bersalah kepada Xiao Yuan. Dia sudah berbohong dan mengatakan bahwa dia tidak akan pergi, namun dirinya hanya ingin sendiri dan karena sebuah alasan khusus.
Didepannya saat ini terdapat Badai Salju yang sangat kuat, setelah tiba ditempat ini dia merasa ada sesuatu yang manarik hatinya seolah berbisik untuk segera datang ketempat ini.
Lei Yun Ting melangkah masuk dan Aura dingin ditempat itu sama sekali tidak bisa menyakitinya, gelombang Aura mulai menyembur dan perlahan Badai Salju itu membuka jalan untuk Lei Yun Ting.
Lei Yun Ting yang melihat hal ini sedikit terkejut dan seolah ada sesuatu yang membantunya untuk melewati Badai Salju dengan lancar. Perlahan dia melangkah maju mengikuti jalan dan melihat beberapa Balok Es yang berisi Mayat.
Setelah berjalan cukup jauh Lei Yun Ting akhirnya melihat sebuah Balok Es dan disana terlihat sebuah Mahkota Es yang bersinar. Sebuah Jiwa keluar dari Mahkota Es dan perlahan Balok Es itu hancur.
"Salam untuk Tuan Putri... karena Tuan Putri sudah sampai disini sudah waktunya bagi Tuan Putri untuk mengetahui Jatidiri yang sebenarnya !" Kata Jiwa itu dengan sopan.
Lei Yun Ting sangat terkejut dan berkata, "Siapa kau dan apa maksudmu memanggilku dengan sebutan seperti itu. Apakah kita saling mengenal ?"
__ADS_1
"Pelayan ini hanya sebuah Roh Artifak yang diperintahkan Orang Tua Anda untuk mengawasi Tuan Putri. Jiwa kita berdua saling terhubung dan saat ini Tuan Putri sudah tumbuh menjadi Wanita yang dewasa, Dunia ini tidak lagi berguna bagi perkembangan Tuan Putri !" Kata Jiwa itu dengan hormat.
"Aku lahir dan diasuh disebuah Panti Asuhan, karena serangan Beast tempat itu hancur. Aku bersama Saudaraku akhirnya menemukan seseorang yang mengangkat kami sebagai Anak, apakah kau pikir aku akan mempercayaimu !" Kata Lei Yun Ting.
Jiwa itu menatap tajam kearah Lei Yun Ting dan matanya mulai bersinar. Lei Yun Ting merasa Jiwanya diseret oleh badai yang kuat dan terdapat gambaran Dunia yang berbeda didepan matanya.
Lei Yun Ting melihat sebuah bayangan Pria besar dengan Roda yang ada ditelapak tangannya, dia duduk disebuah Singgasana dan beberapa orang Wanita dibelakang terlihat memiliki Aura yang sangat megah.
Salah satu dari Wanita itu memiliki kontak dengannya, seolah dia merasa sangat dekat.
Wanita itu sedingin es dan perlahan dia melangkah maju, sebuah Jiwa keluar dari dalam tubuhnya dan seekor Burung Phoenix meraung keatas langit dengan penuh Bintang.
Jiwa Burung Phoenix itu melesat kearah Lei Yun Ting dan menyatu dengan Jiwanya. Lei Yun Ting membuka matanya dan diatas langit Petir mulai menyambar dengan gila.
Naga Petir diatas langit mulai terbentuk dan Jiwa Burung Phoenix keluar dari tubuh Lei Yun Ting, ruang disekitarnya mulai retak dan Gunung Es mengalami guncangan yang besar.
__ADS_1
Mahkota itu perlahan melayang dan terpasang dikepala Lei Yun Ting, Auranya mengalami lonjakan yang besar. Struktur tubuhnya mulai berubah dan mulai berevolusi, Phoenix itu membuka mulutnya dan melahap semua Aura dingin yang ada di Gunung Salju tanpa sisa sedikitpun.
Naga Petir diatas langit juga ikut dimakannya dan bahkan Surga sendiri tidak mampu untuk membuatnya terluka.
*Boom.*
Kultivasi Lei Yun Ting terus menerus melompat dan berakhir di Tingkat Origin Lapisan kedua. Tubuh Giok Es saat ini berevolusi menjadi Tubuh Sumsum Phoenix Es Legendaris, Lei Yun Ting juga merasakan kehadiran Jiwa Burung Phoenix yang terhubung langsung dengan Laut Kesadaran Ilahi miliknya.
"Bagaimana... apakah Tuan Putri sudah bertemu dengan Ratu ?" Kata Jiwa itu dengan sopan.
Lei Yun Ting masih terengah-engah dan terlihat sangat bingung. Awalnya dia hanya mengikuti kata hatinya untuk pergi ketempat ini, namun dia dikejutkan dengan informasi yang baru dia ketahui.
"Katakan padaku... siapa sebenarnya Ayah dan Ibuku ?" Tanya Lei Yun Ting dengan dingin.
"Saya tidak bisa menjelaskan detailnya, namun bisa dikatakan dengan jelas bahwa Raja dan Ratu tidak membuang Putri tanpa alasan !" Kata Jiwa itu dengan santai.
__ADS_1
"Apakah ada sesuatu yang mengancam mereka ?" Tanya Lei Yun Ting dengan penasaran.
"Tolong jangan bercanda... Raja dan Ratu merupakan orang terkuat. Terlebih Kultivasi Raja sudah menerobos tatanan Hukum Surga, bisa dikatakan bahwa Raja Itu adalah manifestasi dari Dewa." Kata Jiwa itu dengan jujur.