
Han Jun duduk dengan tenang dikursi Ketua dan dua orang Alkemis muda berdiri disampingnya, mereka berdua adalah Murud langsung dari Han Jun dan bakat mereka cukup memukau diusia yang sangat muda.
Mereka bernama Yie Fei dan Gu Shan yang merupakan Alkemis Tingkat Penciptaan yang dapat membuat Pil Roh dengan kualitas rendah. Belum lama ini mereka berdua berhasil dipromosikan dan hubungan mereka berjalan tidak baik.
Gu Shan dan Yie Fei memiliki persaingan dalam perebutan Kursi Ketua dimasa depan, untuk menggantikan Han Jun ketika pensiun. Syarat yang harus mereka jalani adalah menjadi yang terbaik, karena mereka adalah dua Murid yang tergolong masih muda maka kualifikasi mereka untuk duduk di Kursi Ketua bukanlah hal yang mustahil.
Gu Shan tersenyum dan berkata, "Master... aku mendengar rumor bahwa Tuan Muda keempat ini adalah orang yang tidak mengenal aturan. Mohon Master untuk mempertimbangkannya kembali untuk bertemu dengannya, takutnya akan ada beberapa hal yang tidak diinginkan terjadi !"
"Huh... Saudara Gu Shan cukup lihai dalam mempercayai rumor, jika kau melibatkan masalah pribadi dengan kepentingan Menara Pil maka lupakan saja. Tuan Muda keempat bukanlah orang yang membunuh Adikmu dan pembunuhnya jelas adalah Kelompok Penyembah Naga, banyak saksi mata yang melihatnya."
Yie Fei melanjutkan, "Terlebih Adikmu itu hanyalah seorang pengecut... dia berani mengganggu Singa yang tertidur, namun setelah Singa menunjukan taringnya dia lari seperti pengecut. Sialnya disaat pelariannya dia bertemu dengan orang dari Kelompok Penyembah Naga, bahkan tidak ada sisa dari Mayatnya dan hal ini sungguh sangat menyedihkan."
"Katakan sekali lagi... aku tidak mendengarnya dengan jelas !" Teriak Gu Shan dengan marah.
*Brak.*
"Diam !" Teriak Han Jun yang memukul mejanya, "Jika kalian masih ingin ribut maka lebih baik kalian keluar, terlebih kau Gu Shan... kau hanya berasal dari Keluarga kecil dan jangan memancing pertikaian dengan Keluarga Xiao dengan menggunakan nama Menara Pil. Kau tidak akan bisa menanggung akibatnya jika membuat salah satu Keluarga terkuat di Benua Zien marah."
__ADS_1
Gu Shan meremas tinjunya dan membungkuk, "Murid ini akan mengingatnya dengan baik."
Xiao Yuan memang bukanlah orang yang membunuh Gu Rong, tapi sebab kematian Gu Rong adalah karena Xiao Yuan. Bahkan dilihat dari manapun Xiao Yuan adalah penyebabnya, jadi Gu Shan tidak akan berhenti disini sampai Xiao Yuan benar-benar mati.
Perlahan pintu mulai terbuka dan seorang Pelayan meminta Xiao Yuan masuk. Perlahan Xiao Yuan melangkah masuk kedepan dan samar-samar dia merasakan Niat Membunuh yang terlihat jelas dimata Gu Shan.
Dalam sekali lihat dia bisa mengenal bahwa dia adalah Saudara Laki-Laki dari Gu Rong yang mengirim pembunuh kepadanya.
Xiao Yuan tersenyum dan menelangkupkan tinjunya, "Anak ini telah melihat Ketua Menara Pil... tolong maafkan ketidak sopanan Anak ini karena kunjungan yang mendadak !"
"Ketua tidak perlu repot-repot... Murid Anda Gu Shan sudah memberikan sambutan yang bagus. Saya belum berterimakasih padanya karena memberikan 16 Juta Batu Roh secara cuma-cuma." Kata Xiao Yuan dengan sedikit sindiran.
Gu Shan yang mendengar hal ini sangat terkejut dan sepertinya Pembunuh yang dia bayar sudah mati ditangan Xiao Yuan.
Han Jun sangat terkejut dan terbatuk, "Kau baru datang ketempat ini dan dia selalu sibuk dengan pemurnian Pil Roh. Sambutan macam apa yang diberikan olehnya ?"
Xiao Yuan mengangkat bahunya dan berkata, "Saya tidak terlalu suka melebih-lebihkan sesuatu... Anda adalah Masternya dan seharusnya tidaklah sulit untuk menanyakan hal ini secara langsung !"
__ADS_1
Han Jun berpikir bahwa Muridnya kali ini sudah melakukan tindakan yang bodoh dan berusaha mencelakai Xiao Yuan. Hal ini membuatnya sangat marah dan takutnya Xiao Sheng tidak akan terima jika salah satu Keturunannya dicelakai oleh orang dari Menara Pil.
"Kau temui aku dibelakang setelah ini dan jelaskan semuanya !" Han Jun menatap Gu Shan dengan marah dan fokus kembali kepada Xiao Yuan, "Aku akan memberi jawaban yang memuaskan nanti, sekarang apa tujuanmu datang kemari dan ingin berbicara denganku ?"
"Dengan segala hormat saya ingin meminjam Tungku Obat Tingkat Origin, saya bisa memberikan kompensasi selama itu didalam jangkauan kemampuan saya." Xiao Yuan berkata dengan sopan.
"Hahaha... Tungku Obat Tingkat Origin adalah Harta dari Menara Pil yang tidak bisa digunakan oleh orang luar. Itu diluar kemampuanku jika kau ingin meminjamnya, hal ini merupakan aturan tertulis yang dibuat oleh Masterku sendiri sejak pertama kali Menara Pil berdiri sampai sekarang." Kata Han Jun dengan tegas.
"Lalu bagaimana agar aku bisa memakainya setidaknya sekali ?" Tanya Xiao Yuan dengan santai.
"Ada satu hal yang bisa kau lakukan... pertama suruh Alkemis yang berada dibelakangmu untuk mengikuti Festival Raja Obat. Jika dia bisa masuk kelima besar maka disana sudah disiapkan Tungku Tingkat Origin dan Bahan Obat Tingkat Origin, anggap saja ini kesempatan sekali untuk seumur hidup."
Han Jun melanjutkan, "Walaupun banyak lawan yang tangguh seharusnya Alkemis yang berada dibelakangmu itu cukup terampil sampai berani menyuruhmu untuk meminjam Tungku Obat."
Xiao Yuan menghela nafas dan berkata, "Dalam lima besar... apakah diijinkan untuk menggunakan Bahan Obatnya sendiri atau harus menggunakan Bahan Obat milik Menara Pil ?"
"Setiap peserta diijinkan untuk membawa Bahan Obatnya sendiri, tidak ada batasan untuk membuat Pil Roh selama hasilnya memuaskan." Kata Han Jun dengan penjelasan yang jelas.
__ADS_1