KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 514 - Kekuatan Dewa


__ADS_3

Luka ditubuh Xiao Yuan perlahan pulih dengan sendirinya, namun setelah beradu pukulan Xiao Yuan tahu bahwa mungkin pertarungan ini akan sangat sulit baginya.


"Hahaha... Ini sangat menyenangkan melawan orang kuat sepertimu. Aku pasti akan mengekstrak tubuh dan memiliki tubuh abadi !" Jiang Kaifeng tertawa dengan keras dan membuat tanah berguncang.


"Cukup sudah dengan omong kosong yang kau teriakan. Ketika aku datang kemari maka itu akan menjadi akhir bagi dirimu." Kata Xiao Yuan dengan keras.


"Sombong sekali... Kita lihat bagaimana caramu untuk membunuhku !" Jiang Kaifeng mendesak Qi Mayat didalam dirinya dan menggabungkannya dengan kekuatan dunia.


Empat rantai hitam dengan ujung yang tajam keluar dari tubuhnya dan melesat kearah Xiao Yuan. Mata Xiao Yuan bersinar dan dia segera mundur menghindari rantai hitam, Xiao Yuan meninju kedepan dan gelombang cahaya emas melesat kearah Jiang Kaifeng.

__ADS_1


*Boom.*


Jiang Kaifeng menghilang dari tempatnya dan cahaya emas itu meledak. Xiao Yuan mengeluarkan Pedangnya dan Qi Pedang mulai mengamuk kesegala arah, Xiao Yuan tidak tahu keberadaan Jiang Kaifeng dan tetap menjaga kewaspadaannya.


Diatas langit Jiang Kaifeng muncul dan Xiao Yuan segera mengunci keberadaannya. Jiang Kaifeng membentuk sebuah segel dan Aura Dunia berkumpul diatas langit, semua orang dapat merasakan bahwa Aura Dunia ditarik dengan paksa dan bahkan Bing yang berada dijarak yang sangat jauh bisa merasakan kengerian dari amukan Aura Dunia.


Aura Dunia mulai memadat dan melesat kearah Xiao Yuan seperti sebuah tinju raksasa. Angin berhembus dengan sangat kencang dan Xiao Yuan merasakan tekanan yang luar biasa hingga membuatnya sulit untuk bergerak.


*Boom.*

__ADS_1


Gelombang penghancur yang sangat kuat menyebar kesegala arah, lubang yang besar dan dalam terlihat jelas karena efek serangan tinju itu. Namun Jiang Kaifeng melihat sekitarnya dan tahu bahwa Xiao Yuan bisa menghindarinya, tidak jauh dari tempatnya sebuah retakan ruang mulai terbentuk dan Xiao Yuan keluar dari dalam retakan ruang.


Wajahnya terlihat pucat dan darah menyembur dari mulutnya. Jiang Kaifeng melirik Tombak Tulang ditangannya dan terlihat sangat iri dan ingin memilikinya.


"Menarik... diusia yang muda pencapaianmu sama sekali tidak rendah. Terlebih kau dapat keluar masuk Ruang Hampa dengan santainya dan bahkan kami para Dewa belum tentu dapat melakukan hal ini." Kata Jiang Kaifeng dengan senyum yang percaya diri.


"Pencapaianku bukanlah urusanmu." Xiao Yuan menatap dengan dingin.


Baginya umur dan pencapaiannya yang sekarang dia miliki tidak lebih karena usaha dan keberuntungan dalam mendapatkan kesempatan.

__ADS_1


"Hahaha... sepertinya kita memang tidak cocok satu sama lain. Tapi bukan hanya aku saja yang sudah bergerak, salah satu Dewa yang merupakan Ras Iblis sudah datang kemari setahun yang lalu dan dia sangat kuat. Iblis itu sudah mendapatkan satu Prinsip Dunia untuk dirinya sendiri dan bisa kau tebak sekarang ada empat sisanya termasuk milikku."


Jiang Kaifeng melanjutkan, "Jika bukan karena kita berada di Tingkat yang sama mungkin aku sulit untuk menandinginya. Jadilah bawahanku Kaisar Perang Xiao Yuan, serahkan Prinsip Dunia dan Tombak Tulang itu. Dalam segala kondisi aku akan mengabulkan semua keinginanmu dan tidak menyentuh Dunia tempat tinggalmu !"


__ADS_2