
Dua lingkaran cahaya mulai muncul dan Han San dikirim masuk kedalam dan apa yang mengejutkan adalah dia mendapatkan lawan yaitu Bu Feng yang merupakan Jenius pertama Sekte Pagoda Harta dengan Tingkat Langit Lapisan ketiga.
"Aku tidak menyangka kalau akan bertemu denganmu secepat ini !" Han San tersenyum dan matanya memancarkan Niat bertarung yang kuat.
"Menyerahlah... kau sama sekali bukan lawanku !" Bu Feng terlihat sangat malas dan meremehkan Han Sao.
Baginya satu-satunya lawan yang layak diperhatikan adalah Dan Qing yang memiliki kekuatan yang setara dengan dirinya. Kultivasinya dan Han San berbeda satu Lapisan, tetapi setiap Lapisan memiliki kesenjangan yang besar dan Han San tidak cukup kuat untuk bersaing dengannya.
"Mampu atau tidak kita akan tahu setelah mencobanya !" Han San menghilang dari tempatnya dan muncul disamping Bu Feng.
Tinju yang dibungkus dengan Angin yang kuat diarahkan langsung kewajah Bu Feng, melihat hal ini Bu Feng menghentikannya dengan dua jarinya.
Xiao Yuan menyipitkan matanya dan merasakan Kekuatan Jiwa yang kuat dari Bu Feng. Han San sendiri cukup kesal dan sangat terkejut, dia tidak menyangka kalau perbedaan kekuatan mereka sangatlah jauh.
"Cih... sepertinya kekuatannya meningkat dengan pesat !" Dan Qing memperhatikan hal ini dan merasa sedikit tidak senang.
Han San memutar tubuhnya dan sapuan tendangannya langsung menuju kearah kepala Bu Feng, dengan santai Bu Feng mengambil kakinya dan memukul perut Han San dengan keras.
Han San terlempar jauh kebelakang dan membentur dinding penghalang. Darah mengalir dari mulutnya dan matanya dipenuhi dengan niat bertarung yang kuat.
__ADS_1
Sebuah Pedang muncul ditangannya dan Han San mendesak Kekuatan Garis Keturunannya, Angin yang kuat mulai muncul dan membentuk seekor ular dengan ukuran sebesar pohon.
Han San mengayunkan Pedangnya dan Ular itu bergerak kearah Bu Feng dengan Aura yang mengerikan.
"Sepertinya aku sudah salah menilai kemampuanmu, tapi jika kau ingin mengalahkanku maka itu tidak akan cukup." Bu Feng mendesak Sumber Qi miliknya.
Api mulai muncul ditubuhnya segera dia meninju kedepan dan Api yang besar bertabrakan dengan Ular Angin. Api itu menelan Ular Angin dan membuatnya jauh lebih besar, Api itu mengarah langsung kearah Han San dan membentuk sebuah Naga Api.
Han San terbang keatas langit dan menghindari Naga Api yang mengerikan. Bu Feng dengan santai berkata, "Ini adalah akhirnya !"
Bi Feng mendesak Kekuatan Jiwanya dan mengontrol Naga Api dibawah kendalinya, Naga Api berbalik dan melesat kearah Han San. Melihat hal ini membuat Han San sedikit panik dan dirinya terkena serangan telak dari Naga Api.
*Boom.*
Perlahan Api itu menghilang dan terlihat sosok Han San yang sangat berantakan, tetapi matanya masih memancarkan Niat bertarung yang kuat dan Bu Feng sangat mengagumi kegigihannya.
Bahkan setelah dia mendapatkan luka seperti itu dan hampir kehilangan kesadarannya, Han San sama sekali tidak menunjukan kelemahan dan kegigihannya membuat semua orang kagum.
"Aku tidak ingin mempermalukan orang kuat sepertimu lebih lama lagi, karena kau tidak ingin menyerah maka aku akan mengalahkanmu secepat mungkin !" Bu Feng melesat kearah Han San dan memukulnya dengan keras.
__ADS_1
Han San menahan pukulan itu dengan kedua tangannya dan terdorong kebawah seperti sebuah meteor jatuh. Tubuhnya menabrak arena dengan keras dan memuntahkan darah dari mulutnya, tapi sebelum Han San sempat menstabilkan dirinya Bu Feng muncul didepannya dan memegang kepalanya.
Bu Feng menggunakan Kekuatan Jiwanya dan menekan Han San secara penuh. Han San merasakan Jiwa miliknya mulai berguncang dan tubuhnya mulai bergetar hebat.
Pupil mata Han San mulai memutih dan dia jatuh ketanah tidak sadarkan diri. Xiao Yuan melihat gaya bertarung Bu Feng dan sepertinya dia menggunakan Kekuatan Jiwanya untuk mengguncang Jiwa milik Han San.
Kontrolnya sangat bagus dan sangat luar biasa, kemungkinan Bu Feng memiliki Teknik Beladiri yang mampu melatih kekuatan jiwanya sampai ketitik ini.
Bu Feng dan Han San dikirim keluar arena, pemenang pertarungan ini adalah Bu Feng dan dia mulai memulihkan dirinya dengan bermeditasi.
Dua cahaya muncul didalam arena Xiao Yuan dikirim kedalam. Xiao Yuan melihat kedepan dan terkejut, lawannya adalah Lei Yun Ting dan perasaan canggung muncul dihatinya.
Lei Yun Ting juga merasakan hal yang sama dan berkata, "Bagaimana mungkin itu dirimu !"
Xiao Yuan mengangkat bahunya dan berkata, "Aku bukan yang mengaturnya... bagaimana mungkin aku tahu lawanku !"
Lei Yun Ting menggelengkan kepalanya dan mengeluarkan Pedang putih bersih yang merupakan Artifak Tingkat Langit. Aura dingin mulai muncul dan menyebar kesegala arah, perlahan air mulai muncul dibawah kaki Xiao Yuan dan membekukannya.
Petir Emas muncul d kaki Xiao Yuan dan menghancurkan Es dibawahnya. Xiao Yuan menghela nafas dan tidak terlalu senang dengan hal ini, keuntungan yang dia dapat sudah cukup banyak dan tidak alasan untuk melakukan pertarungan ini.
__ADS_1
"Sebaiknya kau tidak memiliki pemikiran untuk menyerah atau aku akan benar-benar membencimu !" Lei Yun Ting berkata dengan dingin.
"Aku tidak memiliki alasan untuk bertarung denganmu, Kultivasimu jauh lebih tinggi dan kita berasal dari Sekte yang sama. Entah kau ataupun aku yang lolos itu sama saja dan tidak ada bedanya." Xiao Yuan berkata dengan dingin.