
Waktu berlalu selama seminggu dan suasana didalam kereta terlihat sangat canggung. Mereka hampir sampai di Kota Awan dan tidak ada yang membuka percakapan sama sekali.
"Adik keempat... setelah upacara kedewasaan selesai aku ragu akan ada orang yang ingin membuat kelompok denganmu. Ikutlah bersamaku dan aku akan menjamin keselamatanmu !" Xiao Kang ingin membawa Xiao Yuan dibawah perlindungannya.
"Kalau bagitu terimakasih atas niat baik yang Kakak pertama berikan." Xiao Yuan mencoba untuk tetap tenang dan menahan tawa.
Kultivasinya berada diatas Xiao Kang dan dia ingin melindungi orang yang jauh lebih kuat darinya merupakan hal yang konyol. Bahkan jika dia harus menghadapi Patriak yang berada di Tingkat Penciptaan Lapisan ketiga, Xiao Yuan yakin dapat bertarung seimbang dengan keterampilannya.
"Sebaiknya kau tetap berhati-hati... Kakak pertama mungkin bisa saja meninggalkanmu ketika nyawanya terancam." Kata Xiao Dong dengan jijik.
Xiao Yang tertawa dan berpikir kalau Xiao Kang atau Xiao Dong menggunakan Xiao Yuan untuk mencari wajah. Jika mereka bisa memastikan keselamatannya maka bukan tidak mungkin mereka akan menerima Pil Roh Laut Kesadaran Ilahi dari Kakek.
"Hahaha... bagaimana mungkin aku melakukan hal seperti itu. Jika itu dirimu aku tidak akan merencanakan skema apapun, aku sendiri yang akan melemparku ke mulut Beast." Kata Xiao Kang dengan dingin.
"Kau hanya lebih Tua dua bulan dariku dan apa kau pikir aku takut menghadapimu." Kata Xiao Dong dengan dingin.
"Cih... kalian tidak perlu membawa-bawa umur, kita tentukan dengan kekuatan. Bukankah itu adalah aturan Keluarga Xiao kita !" Xiao Yang juga tidak ingin ketinggalan dalam hal ini.
__ADS_1
Xiao Yuan menghela nafas dan mengabaikan pertengkaran mereka. Tidak heran jika Kakeknya dan Xiao Ra sangat cemas dengan keadaan mereka.
Ketiga orang ini memiliki niat tersembunyi dan sangat naif, mereka bahkan tidak ingin bekerja sama dalam satu Keluarga dan akan sangat sulit untuk didamaikan.
"Tuan Muda... kita akan segera mendarat di Kota Awan." Teriak Kusir yang ada didepan.
Xiao Yuan dan yang lainya melihat kebawah, pemandangan yang indah di Kota Awan sangat indah dan tembok yang mengelilinginya terlihat tinggi dan sangat kokoh.
Sebuah Gunung yang indah berada diselatan Kota Awan dan dibaliknya terdapat Hutan Monster yang nanti akan mereka gunakan untuk ujian bertahan hidup.
Setelah Kereta itu mendarat mereka berempat turun bersama. Sambutan yang hangat diberikan oleh Tuan Kota dan para orang-orang yang tinggal di Kota Awan, Xiao Kang menjadi pusat perhatian dan sebagai Pewaris dari Patriak Keluarga Xiao namanya cukup terkenal.
Mereka berempat tidak keberatan mengikuti Tuan Kota dari belakang. Tuan Kota mengantarkan mereka ketempat yang luas dan puluhan tenda mulai terlihat, Xiao Dong dan Xiao Yang sangat terkejut dengan hal ini dan merasa kalau mereka diperlakukan dengan buruk.
"Apa maksudnya ini... kami adalah Tuan Muda dari Keluarga Xiao, kenapa kau memberikan kami perlakuan yang tidak menyenangkan ini !" Teriak Xiao Yang dengan marah.
"Maafkan saya... ini adalah sebuah tradisi yang dilakukan dari dulu. Kami memperlakukan semua orang dengan setara dan Keluarga lainya juga mendapatkan hal yang sama, tidak ada unsur untuk mempermalukan Tuan Muda disini." Kata Tuan Kota dengan sopan.
__ADS_1
"Hehehe... sekumpulan Anak-Anak manja dari Keluarga Xiao sudah datang. Jika mereka tidak bisa membangun tenda apakah perlu Tuan Muda ini membantu kalian !" Teriak seorang Pria yang perlahan keluar dari Tenda.
Pria itu berasal dari Keluarga Tang dan merupakan pewaris Patriak masa depan. Pria itu bernama Tang Yu dan kultivasinya berada di Tingkat Langit Lapisan ketiga, dia dikenal sebagai Jenius nomer tiga Benua Zien dan jauh lebih unggul dari Xiao Kang.
"Tang Yu... jangan memancing kemarahan kami, kita selesaikan ini didalam sana dan kita lihat apakah kau bisa berbicara sombong seperti sekarang." Teriak Xiao Kang dengan marah.
"Hahaha... aku Tang Yu hanya mengenal orang-orang kuat. Untuk orang yang tidak bisa mengalahkanku jangan bersikap arogan, hanya dengan kalian berempat berani melawanku... aku masih cukup dari kata mampu." Kata Tang Yu dengan bangga.
Mereka bertiga terlihat sangat marah dengan provikasi Tang Yu, namun Xiao Yuan sama sekali tidak peduli dan menguap. Perlahan dia berjalan maju dan melihat sekelilingnya, setelah mendapatkan tempat yang nyaman dia membersihkan tempat itu dan membangun tenda dengan cepat.
Melihat tindakan Adiknya yang terlalu santai ini membuat mereka bertiga sangat heran, Xiao Kang pergi dan melakukan hal yang sama dengan Xiao Yuan.
Xiao Dong dan Xiao Yang merasa sangat marah karena provokasi Tang Yu, namun sebuah bayangan berdiri dibelakang mereka dan seorang Pria berdiri dibelakang mereka.
"Sampah yang menghalangi jalan... enyahlah !" Suara dingin dari Pria itu terdengar ditelinga mereka berdua dan Aura yang kuat mulai menghempaskan tubuh mereka kesamping.
Semua mata tertuju pada Pria itu dan seketika tempat itu menjadi hening. Hanya Tang Yu yang memancarkan niat bertarung yang kuat seperti melihat lawan yang layak untuk dikalahkan.
__ADS_1
"Jenius nomer satu Ye Lin." Kata Tang Yu dengan niat bertarung yang kuat.