KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 406 - Kekalahan Telak


__ADS_3

Naga Api terus meraung dan berputar diatas langit, wajah Yang Shen terlihat sangat pucat dan kehabisan tenaga. Serangan ini merupakan kartu as miliknya yang diberikan oleh Leluhur Pulau Melayang Matahari.


Sebenarnya dia ingin menggunakan ini untuk melawan Pangeran Iblis, namun kali ini dia sudah sangat putus asa. Kekuatan Xiao Yuan sangat kuat dan jika dia tidak menggunakan seluruh kemampuannya maka dirinya yang akan berakhir kalah.


Hal ini akan menjadi lelucon mengingat dirinya sendiri yang datang dan membuat keributan. Bahkan Master Sekte dan Para Tetua melihat pertarungan ini dan tidak berinisiatif untuk menghentikannya, jadi dia tidak bisa mempermalukan dirinya sendiri dengan kekalahan.


Xiao Yuan memejamkan matanya dan Aura disekitarnya diserap dalam jumlah yang besar, Aura ditubuhnya kali ini terlihat sangat tenang dan terlihat sangat jelas Fluktuasi dua Aura yang saling menyatu.


Tian Du tidak bisa menahan keterkejutannya dan berkata, "Sangat hebat... dia bahkan sudah mencapai pemahaman Dao dilevel yang sama, tidak... ini bahkan jauh lebih tinggi satu Tingkat dariku."


Duan Rong menunjuk Xiao Yuan dan melirik Tian Du, "Kau mengajarinya Dao yang tidak lengkap itu... sejak kapan kau mengajarinya Teknik Yin Yang ekstrem milikmu ?"


"Tidak... ini sudah berada dilevel yang berada diatasku. Aku mengaku kalau Anak ini memiliki kecerdasan dan pemahaman yang sangat bagus, aku hanya mengajarkan langkah awal dan dia sudah mengembangkannya sampai ke Tingkat ini. Jika dia berada di Tingkat Saint takutnya kau ataupun aku mungkin akan sulit melawannya." Kata Tian Du dengan jujur.

__ADS_1


Duan Rong dan Tetua lainya sangat menantikan hal ini, mata mereka fokus pada gerakan besar dan mungkin ini akan menjadi penentuan siapa yang akan menang.


Namun bagi semua orang Xiao Yuan adalah pemenang yang sebenarnya, dia tidak mendapatkan dukungan dari siapapun dan bukanlah seorang Putra Dewa. Namun kemampuannya bahkan lebih kuat dari Yang Shen, jika mereka miliki kesempatan yang sama maka Yang Shen bukanlah lawan yang sebanding dengan Xiao Yuan.


Tao Lingwan sama sekali tidak khawatir dengan Xiao Yuan dan tetap fokus dengan Huang Wuji, jika dia bergerak maka dirinya harus turun tangan dan membantu Xiao Yuan.


Xiao Yuan mengepalkan tangannya dan Auranya meledak dengan gila, cahaya dan kegelapan saling menyatu satu sama lain dan memancarkan fluktuasi Aura yang sangat intens.


*Groar.*


Xiao Yuan membuka matanya dan melihat garis kelemahan dari Naga Api, segera dia meninju dengan keras dan menciptakan gelombang kejut yang sangat kuat.


Cahaya terang dan Kegelapan yang hitam saling membaur menjadi satu seperti sebuah Pedang yang sangat tajam.

__ADS_1


*Boom.*


Kedua serangan ini saling bertabrakan satu sama lain dan menciptakan Badai Aura yang sangat kuat. Xiao Yuan dan Yang Shen sama-sama terkena serangan balik dari Gelombang Aura ini, namun Xiao Yuan masih berdiri kokoh dengan tegas dan matanya bersinar sangat terang.


Akar Spiritual Emas mengisi kembali Sumber Origin Qi dan membuat Xiao Yuan masih sanggup untuk bertarung. Namun tidak untuk Yang Shen yang sudah sangat kelelahan, melanjutkannya lagi sama saja dengan mencari kematian.


Namun ketika Yang Shen berniat untuk melarikan diri, Xiao Yuan dengan cepat bergerak kearahnya dan Armor hitam menyelimuti tubuhnya. Tangan kanannya mencengkram leher Yang Shen dengan kuat dan membuatnya tidak bisa lepas dari genggamannya.


"Aku sudah mengatakan padamu kalau kau bukan lawanku... bahkan jika kau memiliki Artifak yang sangat berharga yang diberikan Leluhur Pulau Melayang, selama sampah sepertimu yang menggunakannya maka itu semua tidak akan ada artinya." Xiao Yuan berkata dengan jijik dan penuh dengan niat membunuh.


Tiba-tiba Tian Du memberikan pesan Kesadaran Ilahi kepada Xiao Yuan dan memintanya untuk tidak membunuh Yang Shen. Walaupun mereka memiliki konflik namun mereka juga bakat yang dimiliki Ras Manusia, jika ini diluar maka mereka tidak akan memperdulikannya. Namun jika Xiao Yuan membunuhnya didepan umum maka akan ada reputasi buruk nanti dimasa depan.


Xiao Yuan dengan pasrah mengangguk dan menatap Huang Wuji, "Putra Dewa Bulan... jika kau ingin bergabung dengan kami maka aku masih memiliki kekuatan yang cukup. Bukankah kalian menargetkanku... sekarang aku ada disini dan mari selesaikan masalah diantara kita !"

__ADS_1


Huang Wuji maju dan berteriak, "Jangan berpikir bahwa kau berada diatas angin sekarang, aku mengaku bahwa kau jauh lebih kuat. Tapi setelah aku berlatih maka aku secara pribadi akan berurusan denganmu !"


"Pengecut." Xiao Yuan berkata dengan jijik.


__ADS_2