
Tao Lingwan merasa tidak senang dan malu dilihat banyak orang, terlebih jika dia memilih salah satu maka wajah apa yang akan ditunjukannya kepada Xiao Yuan dimasa depan.
"Berhenti... Junior ini tidak berniat untuk pergi dengan salah satu dari kalian !" Kata Tao Lingwan dengan kesal.
"Junior tidak perlu khawatir... aku bisa menyingkirkan orang ini dengan cepat, bulan adalah bulan. Bagaimana mungkin Bulan bisa dibandingkan dengan matahari, sejak awal dia tidak memiliki kualifikasi untuk berhadapan dengan Putra Dewa ini !" Kata Yang Shen dengan mengejek.
"Kalau begitu kita tentukan sekarang." Huang Wuji mendesak Origin Qi miliknya.
Chang Sheng yang melihat hal ini juga ikut bergabung, kedua Putra Dewa melihatnya dari kejauhan dan tidak berniat untuk ambil bagian.
"Ho... sepertinya ini akan menarik, Nona Tao Lingwan memang layak mendapatkan perhatian mereka dan selamat sudah berhasil menerobos." Kata Chang Sheng dengan senyum disudut mulutnya, "Dimana Dao... maksudku dimana Xiao Yuan sekarang ?"
"Sua... di... dia berada kembali ke Puncak Harmonisasi, jangan mengganggunya dan dia sudah melawati banyak pertarungan panjang. Biarkan dia beristirahat dan setelah itu kau bisa pergi mencarinya !" Kata Tao Lingwan dengan panik.
Tao Lingwan sudah terbiasa memanggil Xiao Yuan dengan sebutan Suami, walaupun mereka tidak memiliki rencana untuk menyembunyikan hubungan mereka tetapi mengatakannya sekarang hanya akan membawa masalah baru.
Terlebih Yang Shen dan Huang Wuji selalu mengejar dirinya, berapa kalipun Tao Lingwan menolak mereka berdua namun mereka masih tetap keras kepala.
__ADS_1
Melihat ekspresi Tao Lingwan yang gugup Chang Sheng dengan mudah menebaknya, pasti terjadi sesuatu diantara mereka berdua dan sangat jelas bahwa Tao Lingwan memiliki perasaan terhadap Xiao Yuan.
"Sayang sekali... dua orang bodoh memperebutkan Bunga yang sudah menjadi milik orang lain." Kata Chang Sheng dengan sedikit mengejek.
Mendengar hal ini membuat darah mereka berdua mendidih, mulut Chang Sheng itu sangat tajam dan mereka sangat ingin merobeknya.
"Bagaimana lukamu... apakah sudah pulih ?" Tanya Tao Lingwan dengan santai.
"Hanya masalah waktu dan sudah membaik, tapi aku harus membalasnya nanti. Hutang ini harus dibayar dan hatiku tidak akan pernah damai jika belum membalasnya." Kata Chang Sheng dengan Niat Membunuh yang ditujukan langsung kepada Huang Wuji.
Mendengar hal ini Huang Wuji sama sekali tidak peduli, baginya Chang Sheng belum layak ditempatkan didepan matanya dan bukan lawan yang setara untuknya.
Mereka bertiga juga mundur dan tidak ingin melanjutkan pertengkaran, sayangnya terdapat aturan Sekte yang melarang mereka bertarung satu sama lain. Jika tidak ada aturan ini maka mereka semua hanya akan saling membunuh dan melepas kebencian mereka satu-sama lain.
Yang Shen pergi ke Pulau Melayang miliknya dan menemui Kuan Shou, "Hei... Murid baru itu pastikan untuk membuatnya bergabung dengan Fraksi kita."
Kuan Shou tersenyum dan berkata, "Lalu bagaimana jika dia tidak ingin bergabung dengan Fraksi Putra Dewa ?"
__ADS_1
"Artinya umurnya tidak akan panjang... aku tidak akan membiarkan orang berbakat ini pergi begitu saja. Jika dia tidak ingin bergabung maka orang lain juga tidak boleh memilikinya." Yang Shen berkata dengan dingin.
....
Disisi lain di Aula Puncak Awan Sun Sie, Duan Rong, Tian Du dan Sun Ronghua sedang duduk dengan santai. Sun Ronghua baru saja tiba dan pengawalnya menjaga pintu depan, namun dia sama sekali tidak menemukan Putrinya dan bingung.
"Ibu... dimana Jia Yie ?" Tanya Sun Ronghua dengan santai.
Sun Sie menghela nafas dan berkata, "Gadis itu berlari setelah mendengar kabar kalau Bocah itu kembali. Kau bisa mencarinya nanti... Anak Gadismu sudah mulai dewasa dan menyukai lawan jenisnya."
Duan Rong tersenyum canggung dan tidak memiliki niat untuk ikut campur, "Ehm... kalau boleh tahu apa yang terjadi di Dunia Pasif itu Nyonya ?"
"Apa yang kalian katakan padaku tentang Xiao Yuan ini terlalu rendah, faktanya dia dan Pangeran Iblis saling bahu membahu. Jika aku tidak menghentikan kegilaan mereka maka aku sangat yakin bahwa ratusan Kultivator Tingkat Primordial itu akan mati dibawah momentum mereka berdua." Kata Sun Ronghua dengan jujur.
Duan Rong dan Sun Sie sangat terkejut mendengar hal ini, Tian Du tidak bisa menahan senyum diwajahnya dan puas dengan pencapaian Muridnya.
"Apakah maksudmu dia dapat disetarakan dengan Pangeran Iblis itu ?" Tanya Sun Sie dengan ekspresi yang terkejut.
__ADS_1
"Pangeran Iblis sangat terobsesi padanya dan mereka akan saling bertarung nanti. Namun sulit untuk mengetahui siapa yang paling kuat, Pangeran Iblis memang kuat dan jelas Kultivasinya lebih unggul. Namun Xiao Yuan ini memiliki bentuk Jiwa yang luar biasa, bisa dikatakan Bentuk Jiwa Pangeran Iblis bukan lawan Xiao Yuan. Singkatnya kenapa kalian tidak bertanya langsung kepada Masternya !" Kata Sun Ronghua sambil meminum tehnya.