KAISAR PERANG

KAISAR PERANG
Bab 403 - Amarah Yang Besar


__ADS_3

Huang Wuji merasa sangat marah dan Aura membunuhnya sudah seperti banjir, dia adalah Putra Dewa Bulan yang bermartabat dan bagaimana mungkin orang biasa bisa dibandingkan dengannya.


"Apakah ada solusi untuk mengatasi masalah ini, jika Tuan Muda ini tidak menerima tantangan bertarung darinya maka Tuan Muda ini akan kehilangan wajahnya !" Kata Huang Wuji dengan marah.


"Aku sarankan agar Tuan tetap diam dan jangan menerima tantangannya. Musuh memiliki kekuatan yang hebat dan untuk berurusan dengannya lebih baik meminjam tangan orang lain untuk mengukur kekuatannya." Kata San De dengan jujur.


Huang Wuji memang kuat dan salah satu Murid terbaik yang dimiliki Sekte Bulan Cerah, namun San De sudah merasakan sendiri kengerian dari Xiao Yuan. Sangat jelas bahwa dengan kekuatan Huang Wuji saat ini mustahil untuk mengalahkannya.


Kehormatan mungkin bisa didapatkan kembali dengan sedikit usaha, namun nyawa hanya satu dan bermain dengan hidup mereka bukanlah sebuah tindakan yang bijak.


"Lalu aku akan menyerahkan sisanya kepadamu... pastikan untuk mencari seseorang yang mampu berurusan dengannya. Berapapun biayanya aku akan membayarnya selama orang itu dapat membunuh Bocah sialan ini !" Kata Huang Wuji dengan marah.


San De menganggukkan kepalanya dan akan melakukan pekerjaannya. Namun tiba-tiba seorang Pria buru-buru masuk dan memberikan informasi kalau Putra Dewa Yang Shen saat ini sedang menuju Pulau Melayang Bunga.

__ADS_1


Huang Wuji dan San De saling memandang dan tersenyum, ini adalah kesempatan yang bagus untuk melihat sendiri seberapa kuat kemampuan musuhnya. Mereka tidak menyangka bahwa Yang Shen akan terlalu implusif dan datang menemui Xiao Yuan secara langsung, segera mereka keluar untuk melihat pertunjukan bagus ini.


....


Disisi lain Yang Shen berdiri diatas langit diluar Pulau Melayang Bunga, Aura membunuhnya meledak dengan gila dan menciptakan gelombang panas yang sangat kuat.


Xiao Yuan dan Tao Lingwan merasakan kedatangan Yang Shen, segera mereka berdua membuka matanya dan melepaskan pegangan tangan mereka. Mereka berdua berjalan keluar bersama-sama dan melihat Yang Shen yang berdiri diluar.


"Bajingan mana yang berani menantang Putra Dewa ini !" Teriak Yang Shen dengan Niat Membunuh yang sangat kuat.


"Diamlah... aku sudah lama mengejarmu dan kau memperhatikan Pria lain, sekarang kau tidak lebih dari sekedar Wanita ****** bagiku. Priamu itu dan aku tidak akan pernah berdamai dalam hidup ini... aku akan membuatnya menyesal karena berani mengganggu Putra Dewa ini !"


Xiao Yuan menghilang dari tempatnya berdiri dan muncul didepan Yang Shen, ekspresinya terlihat sangat marah dan dia mendesak Origin Qi miliknya. Xiao Yuan menampar wajah Yang Shen dan membuatnya terlempar sangat jauh kebawah.

__ADS_1


Yang Shen mendesak Origin Qi miliknya dan mulai menstabilkan dirinya, dia meludahkan darah dan menatap Xiao Yuan dengan dingin. Orang-orang mulai berkumpul melihat keributan yang mereka sebabkan dan ekspresi mereka terlihat sangat bersemangat.


"Sejak awal Istriku bukanlah milikmu... seekor Katak yang menginginkan daging Angsa. Aku bisa menerima penghinaan yang mengarah kepadaku, tapi menghina Istriku adalah sebuah kesalahan besar. Kau bahkan tidak memiliki kelayakan untuk disebut sebagai lawan didepanku... dari mana keberanianmu itu berasal !" Xiao Yuan terlihat sangat dingin dan rambutnya berkibar tertiup angin.


Yang Shen perlahan naik dan gelombang Aura Panas menyebar dengan gila, Jiwa Matahari miliknya terlihat sangat ganas dan matanya penuh dengan kebencian.


Xiao Yuan berbalik dan melihat kearah Tao Lingwan, kali ini dia memintanya untuk tidak ikut campur ataupun diam-diam melawan Yang Shen bersama.


Semua orang menjaga jarak yang aman dan tidak berani untuk mendekat, keributan ini bahkan mengundang Tetua lainya termasuk Master Sekte Duan Rong dan Tian Du.


Sampai saat ini mereka sangat penasaran dengan perkembangan kedua orang ini, namun siapa yang menyangka kalau mereka akan memulai pertarungan lebih awal.


"Ini perintahku... walaupun pertarungan ini sebuah pelanggaran tetapi tidak boleh ada yang menghentikannya." Kata Duan Rong dengan tegas.

__ADS_1


Tetua kedisiplinan sangat terkejut dan berkata, "Bagaimana mungkin Master Sekte melakukan hal ini... mereka adalah Jenius Sekte Bulan Cerah dan pertarungan mereka mungkin akan berakhir dengan salah satu dari mereka yang mati. Sebagai Tetua dan merupakan panutan bagi para Murid, kita tidak bisa membiarkan hal ini terjadi !"


"Aku yang mengambil tanggung jawab... aku juga tidak berencana untuk membuat salah satu dari mereka mati. Paling tidak aku ingin tahu apakah Putra Dewa Yang Shen sudah berkembang sangat banyak, atau mungkin Murid Tian Du yang bernama Xiao Yuan itu yang akan lebih mengungguli Putra Dewa." Kata Duan Rong dengan tegas.


__ADS_2